ну типоо, один из моих артов
seen from Indonesia

seen from United States

seen from Qatar
seen from United States
seen from Türkiye

seen from France

seen from United Kingdom
seen from China

seen from China
seen from United States

seen from India
seen from Brazil
seen from United States
seen from Türkiye
seen from Singapore
seen from United States
seen from Türkiye
seen from China
seen from Türkiye

seen from United States
ну типоо, один из моих артов
EKONOMI ANJLOK
Lagi dan lagi Covid 19 menjadi permasalahan yang menyebalkan, bagaimana tidak hampir seluruh aktivitas kegiatan dibatalkan, yaa mau bagaimana lagi ini demi kepentingan bersama. Akan tetapi sangat di sayangkan dengan situasi saat ini masih banyak segelinitir orang mencari kesempatan untuk mencari keuntungan tersendiri. Seperti yang kita tahu bahwa saat ini kelangkaan Hand Sanitizer banyak diburu kalangan manusia.
Covid 19 menjadi permasalahaan dunia saat ini, khususnya di Negara kita Indonesia. Tak sedikit juga yang terkena wabah ini sehingga menyebabkan kematian yang semakin hari semakin bertambah drastis jumlahnya dan juga pemerintah saat ini sedang mengupayakan yang terbaik unuk warga Negara nya.
Dalam pandemik saat ini perekonomian mulai tidak stabil, terkhusus untuk masyarakat menengah kebawah yang sebagian besar mata pencahariannya adalah usaha, lantas bagaimana nasib mereka? Yang seharusnya dari hasil usahanya itu untuk kehidupan sehari-hari tetapi kali ini hanya bisa untuk sekali makan saja. Pemerintah harus sesegera mungkin untuk mengatasi permasalahan ini karena terkait kelangsungan kehidupan warga negaranya, dengan solusi memberikan pangan murah disetiap kelurahan dan saya rasa pemerintah lebih paham terkait hal ini.
Lantas bagaimana nasib mahasiswa yang telah membayar UKT? Mereka tidak mendapatkan hak pendidikan yang semestinya mereka dapat, sekarang perkuliahan dilakukan online yang dapat membebankan mahasiswa secara Psikologis dan Ekonomi. Dalam aspek piskologis mahasiswa dibebankan dengan pandemic dan juga tugas-tugas yang diberikan oleh para dosen, yang seharunya para dosen memberikan tugas-tugasnya secara kompetentif. Dalam aspek ekonomi mahasiswa dibebankan megharuskan untuk slalu terhubung dengan jaringan internet, dapat kita ketahui tidak semua mahasiswa yang perekonomiannya setara dapat membeli jaringan internet lalu bagaimana yang tidak dapat membeli?
Maka dari itu kami menuntut para pihak kampus agar melakukan kepekaan sosial dalam bentuk bantuan kepada mahasiswa dan keluarga nya yang mengalami keterpurukan ekonomi akibat pandemic Covid 19 ini. Dan juga memberikan kompensasi terhadap hak-hak mahasiswa yang semestinya didapatkan, meskipun dalam keadaan seperti ini, Prinsip professional dan keadilan tetap harus dihadirkan dalam aspek pendidikan.
9 April 2020
Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Schon klasse, wenn man dich bittet, dich vom Psychiater krank schreiben zu lassen, weil man dich sonst von der Schule suspendiert. Danke, meine lieben psychischen Krankheiten. Fickt euch, liebe Lehrer.
Abschluss gefährdet
Meine Lehrerin: Wenn es nun so weiter geht, dann wird dir der Abschluss nicht gelingen. Und dann stehen wir auch da, denn wiederholt hast du schon, was sollen wir dann noch machen?
Ich in Gedanken: Ich sollte mich umbringen, dann müsst ihr euch nicht mehr sorgen und sollte ich den Abschluss wirklich verkacken, dann muss ich nicht gezwungenermaßen irgendeinen schlechten Job anfangen.
Ketua Dewan Pakar JMSI Sulawesi Tenggara, Dr Herman, Bakal Maju Pilrek UHO
KENDARI, Sirkulasi | Ketua Dewan Pakar JMSI Sulawesi Tenggara, Dr Herman, memberi sinyal bakal maju pada Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (Pilrek UHO). Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) untuk periode 2026–2030 yang kini sedang berlangsung, masih dengan tahapan penjaringan dan pendaftaran bakal calon telah dibuka sejak Mei 2026. Proses kontestasi ini diikuti oleh sejumlah…
PADA 1961 ada seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) yang hobi bermain bola dan bergabung dengan klub sepakbo
PADA 1961 ada seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) yang hobi bermain bola dan bergabung dengan klub sepakbola UNI Bandung.
Klub tersebut merupakan salah satu anggota Divisi Utama Persib, kompetisi internal yang bertujuan mencari kader pemain inti bagi klub legendaris Persib Bandung.
Setahun berselang pada 1962, anak muda yang lahir di Purwakarta dan besar di Ciamis itu terpilih menjadi pemain inti Persib Bandung. Namanya, Abdullah Himendra Wargahadibrata.
Hendra atau Himendra, begitu dia biasa dipanggil oleh rekan-rekannya, menempati posisi sebagai striker di UNI dan Persib, Rekan satu timnya saat itu antara lain Yus Etek, Max Timisela, Wowo Sunaryo, dan Emen Suwarman.
Fokus studi Selama lebih dari 10 tahun memperkuat Persib, Himendra pernah juga dipanggil untuk bergabung dengan timnas PSSI junior.
Namun posisi sebagai pemain timnas PSSI junior itu terpaksa dilepas karena Himendra masih harus fokus dengan studi kedokterannya di Bandung.
Pemain bertubuh jangkung itu lalu gantung sepatu sebagai pemain Persib pada 1973 dan mengabdi sebagai akademisi di Unpad dan dokter di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
GURU Besar Sekolah Farmasi (SF) Institut Teknologi Bandung (ITB), sekaligus Direktur Riset dan Inovasi ITB, Prof. Dr. apt. Elfahmi, terpilih
GURU Besar Sekolah Farmasi (SF) Institut Teknologi Bandung (ITB), sekaligus Direktur Riset dan Inovasi ITB, Prof. Dr. apt. Elfahmi, terpilih sebagai Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) periode 2026–2030.
Terpilihnya Elfahmi menjadi bentuk kepercayaan terhadap kapasitas kepemimpinan, pengalaman akademik, serta kontribusinya dalam pengembangan riset dan inovasi di Indonesia.
Elfahmi dikenal sebagai akademisi yang aktif mengembangkan riset di bidang farmasi bahan alam dan obat herbal Indonesia. Selama berkarier di ITB, beliau berkontribusi dalam pendidikan, penelitian, hilirisasi inovasi, hingga pengembangan kolaborasi riset yang berdampak bagi masyarakat dan industri kesehatan nasional.
Hilirisasi hasil penelitian
Saat ini, Elfahmi juga menjabat sebagai Direktur Riset dan Inovasi ITB. Dalam perannya tersebut, beliau aktif mendorong penguatan ekosistem riset, inovasi, serta hilirisasi hasil penelitian agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung kemandirian bangsa, khususnya di bidang kesehatan.
Rekam Jejak Mentereng Prof Zaenuddin, Kandidat Kuat Rektor IAIN Pontianak 2026-2030
KALBAR SATU ID – Pemilihan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak masa jabatan 2026-2030 semakin menarik perhatian publik. Salah satu figur kuat yang maju sebagai bakal calon rektor adalah Prof. Dr. H. Zaenuddin, S.Ag., M.A.. Sosok akademisi yang kini menjabat sebagai Direktur Pascasarjana IAIN Pontianak ini membawa segudang rekam jejak akademik mentereng, pengalaman manajerial,…