Checkpoint, Baby!
Semua berawal dari video youtube-nya Arap yang tengah bermain game Cat Mario. Sangat tampak jelas, dia cukup stress main game tersebut hanya untuk menuju checkpoint--agar tidak kembali lagi ke awal permainan. Berbagai cara dia coba berulang-ulang untuk menghadapi rintangan yang tiba-tiba menyerang. Tidak hanya sekali saja, tapi berkali-kali gagal hingga akhirnya dia mencapai checkpoint dan dia berteriak kegirangan.
Dari sana, aku belajar satu hal. Kadang, hidup itu sama saja seperti game Cat Mario tersebut. Ada checkpoint-nya. Dan untuk menuju checkpoint tersebut akan ada banyak-banyak-banyak rintangannya, dan bahkan bisa saja membuat kita mengulang lagi dari awal. Berat? Capek? Bosan? Marah? Iya. Pasti. Tapi, hasilnya? Absolutely, worth it!
Checkpoint itu adalah target yang ingin kita capai ke depannya. Bisa saja berupa hal-hal sederhana, seperti lulus sekolah, lolos ke universitas idaman, wisuda kuliah, dapat pekerjaan, dapat beasiswa S2, menikah, punya anak, dll. Selama ini, aku selalu punya buku yang bertuliskan checkpoint yang ingin aku capai selama hidup. Bucketlist itu isinya macam-macam dan bagian terbahagianya adalah ketika aku berhasil mencentangnya sebagai pertanda aku telah berhasil melakukannya.
Dan tentu, untuk mencapainya dibutuhkan kerja keras dan usaha. Selama bumi masih terus berputar, aku merasa masih perlu untuk mencapai checkpoint berikutnya. Selama kita masih bergerak, jangan pernah menunda untuk melakukan sesuatu yang produktif, sebagai pembuktian diri kalau kita bisa.
Jadi, yuk, lanjutkan! Kalau kalian, sekarang sedang ingin mencapai checkpoint apa?














