Dan nikmatnya hidup adalah sepanjang nafas ini.
RK

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Germany

seen from United States
seen from China
seen from Russia

seen from Poland
seen from Germany
seen from Paraguay
seen from Maldives
seen from United States

seen from Netherlands
seen from United States

seen from Bangladesh

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Chile
seen from France
Dan nikmatnya hidup adalah sepanjang nafas ini.
RK
MINDFULLNESS
Konsep menjalani hidup yang menarik saya sangat dalam sampai harı-hari penuh denagn perenungan.
Sejak lahir saya tidak terbiasa bahkan tidak mengenal konsep ini sama sekali, sampai akhirnya hidup bersosial media membawaku menemukan konsep ini dan sukarela menjalaninya dalam keseharian.
Konsep tentang kesadaran yang membuat saya sadar penuh bahwa kehidupan hadir hanya sedetik, selebih dan kurangnya hanyalah keinginan, kekhawatiran dan ketakutan. Konsep baru yang mampu membuat saya lebih menikmati dan mensyukuri hidup seapa-adanya, tidak lagi penuh keinginan dan ambisi. Hidup hanya dalam hari ini ternyata menyenangkan, pun penuh tantangan. Tantangan untuk diri sendiri.
Mindfulness membuat saya semakin melihat diri saya sebagai satu-satunya lawan yang perlu disadari dan ditaklukan dalam kesadaran. Perang kehidupan sesungguhnya bukan antara saya dan orang lain, tapi tentang saya dan diri sendiri. Sejauh mana saya memiliki kesadaran diri, sedalam apa saya mampu membawa kesadaran diri dalam kehidupan saya seheri-hari. Melihat diri sebagai satu-satunya sumber dan awal dari segala yang ada disekitar dan dikehidupan saya. Melihat diri saya sebagai satu-satunya yang paling butuh dan paling penting untuk diperhatikan.
Mindfulness membuat saya mengerti bahwa kehidupan ini rumit hanya dikepala saja dan sesak hanya didalam dada saja, sepenuhnya kehidupan ini adalah gambaran dari kesadaran diri sendiri.
Kesadaran diri yang tak banyak dibahas pada masa ku remaja, kesadaran diri yang ketika ku dewasa baru saja ramai diperbincangkan karena ternyata masalah mental banyak bermula disana. Kesadaran diri seperti apa ? Sesederhana menyadari nafas ini, menyadari hal-hal yang ada disekitar kita, perasaan kita, pikiran kita, kemudian ternyata, ramai dan bising sekali. Saya innata, pertama kali saya melakukannya, isi kepala saya ternyata ribut, seperti pasar pagi yang orang bersaut-sautan, berteriak dan tawar menawar, alur pikir yang tak terlihat ujungnya. Begitu hari-hari awal aku memulai, makin hari makin terbiasa dan menemukan ketenangan di dalam sana, di hati dan pikiranku.
Ya, tak selalu begiet, ada kalanya, kepala ini berisik lagi, perasaan ini membingungkan, entah apa, sampai alurnya tak ku kenali. Lalu di hari-hari selanjutnya, kembali tenang. Begitu silih berganti, melewati hari-hari dalam kesadaran yang terus ku latih untuk hadir penuh disini kini. Menyadari hidup, bahwa memang tak ada yang abadi, tak ada yang kekal selamanya.
Human101
Yang sudah lama aku sadari adalah manusia itu rumit.
Tentang perasaan yang dirasa, tentang pilihanyang akan dijalani, tentang keputusan yang harus dilakukan, tentang kesempatan yang harus diambil, belum lagi tentang harapan-harapan yang (harus) dipenuhi.
Dari situ saja Aku mulai lelah berpikir.
Akhir-akhir ini, terlalu banyak “kenapa” yang hinggap di kepalaku, yang membuat aku beberapa kali kewalahan. Lalu berujung pada pikiran bahwa, siapalah Aku ini, yang harus bisa menjawab semua kenapa. Toh, tidak semua hal dalam hidup ini bisa dan akan terjawab. Akan selalu ada hal yang tidak ingin dijawab atau memang tidak ada jawabannya, begitu saja adanya.
Kita ini, manusia-manusia lucu, terlahir istimewa dengan segala kebisaan dan kerumitannya. Tak ada yang lebih rumit dari manusia dan persoalan semesta ini. Iya kan ? kalau kamu tidak setuju, paling tidak kamu bersedia membagi jawabanmu tentang itu. Kenapa ?
Katanya, manusia terlahir dengan keistimewaan, ada otak untuk berpikir, perasaan untuk merasa. Baru sususan otak manusia saja, jika dijelaskan detail, Aku akan merinding saking luar biasanya. Itu baru satu bagian dari rangkaian tubuh kita kan ? dari situ kita tau, bahwa kita ini istimewa sekali. Manusia dianggap mampu menjalani kehidupan dengan pilihan, keputusan dan harapan yang silih berganti tak pernah berhenti. Setiap tarikan nafas, setiap detik waktu, ada saja yang kita pikirkan, kita inginkan dan kita harapkan.
Sudah seistimewa itu, tapi tetap saja ada yang tidak baik, menyakiti, lalu dihujat.
sebentar, sudah Aku bilang kan kalau manusia itu rumit (?)
Katanya bermula dari kisah adam dan hawa lalu kita bertumbuh dan berkembang dalam semesta hingga saat ini. Lahir dengan penuh harapan orang tua, cita-cita keluarga dan keinginan orang lain. Siapa yang meminta dilahirkan ? Lalu dibesarkan dengan usaha, keputusan dan drama. Diminta menjadi yang terbaik, diajarkan untuk bertahan dan dituntun untuk menjadi baik, selayakanya manusia.
Kalau begitu, siapa yang jahat ? Para iblis katanya. Kenapa mereka bisa selaras dengan manusia ? Aku tau ada jawaban yang menarik tentang ini.
Kita manusia dengan segala keinginan dan harapan, menghadapi drama dan kenyataan, dituntut untuk berusaha dan berjuang, diminta menjadi baik sesuai harapan. Siapa yang tengah kita perjuangkan ? Hidup seperti apa yang kita inginkan ? Pilihan seperti apa yang harus kita jalani ?
Akan selalu ada manusia jahat, akan selalu ada manusia yang baik.
kita semua manusia, yang katanya istimewa dan bisa menjadi apapun yang kita mau, tapi sering dihantui takdir dan nasib. Diberi semangat, lalu kemudian diminta ikhlas. Diajarkan untuk menjadi diri sendiri, menjadi yang terbaik lalu dihujat karena tidak sesuai harapan dan keinginan yang lain. Rumit kan ? Manusia,
Silahkan merasa yang bisa kamu rasa, memupuk harapan yang bisa kamu pupuk, berusaha berjuang untuk yang kamu inginkan, memilih bahagia sesuai keinginanmu. Jika pun itu jahat, yang baik tidak akan mencontohmu, jika pun itu baik ada yang lebih baik yang akan membuatmu terus menjadi lebih baik.
Manusia,
Silahkan menjadi sederhana sesuai keinginanmu, jika pun ada yang tak sederhana, berarti ada cara yang berbeda.
Manusia,
Sadarilah, disini bukan hanya tentang benar dan salah. Iya atau tidak, Di sini tentang kamu yang siap melawan dan menyelamatkan dirimu bersamaan. Bukan untuk orang lain, tapi untuk dirimu sendiri. Hidup ini tentang perlombaan dengan dirimu untuk menyelamatkan kebahagiaanmu.
Manusia, nikmati hidupmu. Bagaimanapun rasanya. Kamu harus menang atas dirimu.
Memikirkan tentang kehidupan dengan segala drama dan seluk beluknya. Lalu menuju kesadaran akan satu hal. Bahwa, hidup ini hanya tentang satu hal, yaitu merawat. . Rawat// pelihara; urus; jaga. Memelihara apa yang sudah kita punya. Mengurus apa yang kita inginkan. Menjaga apa yang diberikan. . Setidaknya ini pikiranku. Semua dalam hidup dengan segala keterkaitannya perlu dan butuh dirawat, dipelihara serta dijaga. Agar mampu bertahan dan menjadi lebih baik. . Tentang iman, tentang rasa, tentang raga, tentang pikiran dan tentang sesama. Kita hanya perlu merawat, agar tetap bertahan, menjadi baik dan semakin baik. #lifethoughts #rknotes
Jika rindu itu berat, pastikan rindumu padaku tidak seberat badanku. Karena jika Iya, Aku merasa kalah. Aku tidak mau kalah olehmu, karena aku tidak untuk kalah dan kau tidak untuk mengalahkan. Aku dan kamu hanya untuk beriringan menuju kita. . #rknotes
#rknotes
#rknotes
Ada sejarah yang tak bisa di hapus. Ada kisah yang tak bisa diteruskan. Ada kasih yang tak bisa bertahan. Ada tanya yang tak perlu dijawab. Ada rasa yang tak cukup dijelaskan. . #rknotes #2818