engkaulah permata hati bertahta di sanubari yaa محمد #Muhammad #Maulid #Robiulawal (di Pekalongan)
seen from Philippines

seen from Brazil
seen from United States

seen from Czechia
seen from Ukraine
seen from Australia
seen from Côte d’Ivoire

seen from Slovakia
seen from Brazil
seen from India

seen from Bolivia
seen from Slovakia

seen from Slovakia
seen from T1

seen from Malaysia
seen from Russia

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Slovakia

seen from Canada
engkaulah permata hati bertahta di sanubari yaa محمد #Muhammad #Maulid #Robiulawal (di Pekalongan)
PENGAKUAN
Aku tak pandai menerjemahkan perasaan dalam hati. Allah tahu seperti apa kepribadianku. Takkan terucap rindu jika tidak terasa. Takkan berujar sayang jika tiada rupanya di dada. Tapi padamu, wahai Baginda, tak bisa sehari pun berlalu tanpa bisik rindu kepadamu dari bibirku. . Aku tak pandai menyatakan perasaan dalam tindakan. Allah tahu seperti apa kepribadianku. Sering kali aku mencair untuk menghangatkan lingkungan. Melembek disaat semua teguh berbantah-bantahan. Tapi padamu, wahai Baginda, aku terlalu takut tak pernah pantas memasuki barisan pengikutmu. . Aku tak pandai dalam memokrlamirkan diri. Benar aku berhijab. Benar agamaku islam. Tapi untuk menyatakan diri pecintamu, wahai Baginda, aku agaknya ragu. Amalku pincang, kesungguhanku nihil. Pengetahuanku, tentang agama ini, dan terkait sejarahmu saja, aku masih meraba-raba. Lantas sungguh tak pantas diri mengaku mencintai engkau. -meski hati sungguh penuh harap- . Wahai Baginda, dengan segala kelebihanmu atas seluruh manusia di muka bumi dan kerajaan langit; Maukah kau, mendoakan kebaikan untukku? Maukah kau, membidani dan merawat keistiqomahanku di atas jalan Allah? Maukah kau, menjadi saksi dan memberi syafaat atasku? Di hari ini dan nanti?