PERPISAHAN YANG MENYESAKKAN DADA DICAMPUR DUKA
Kali ini aku mau bahas tentang perpisahan, dari kata perpisahan saja udah sangat menyesakkan dada apalagi kita yang mengalami perpisahan itu sendiri. Sakit banget yaa.. huhu :( Ya, yang nama pertemuan selalu ada perpisahan dan yang hidup pasti akan mati. Tak ada yang abadi..
TAK ADA YANG ABADI,
Tak ada yang abadi di dunia ini, sedih pasti akan bahagia, bertemu akan berpisah. Kita tau itu semua adalah kuasa Allah SWT. Kalian pasti pernah bertemu dengan seseorang yang kalian sayangi dan harus berpisah karna keadaan. Kalian pasti punya orang yang sangat kalian cintai pergi untuk selama-selamanya dan tak akan pernah kembali, ya artinya ia udah tidak ada dibumi ini. Pilu yang kalian rasakan sangat menyesakkan dada, beselimut duka dan air mata yang bahkan membuat kita tak dapat berkata-kata sanking tak percaya. Yaa, kita bahkan tak percaya itu semua.
………
YA, IYA TELAH TIADA
Tak ada kata lagi yang mampu terucap, pikiranpun memberontak dan berkata bahwa “ini tak nyata, aku tak ingin ini terjadi, aku tak sanggup ditinggalkan, aku tidak bisa hidup tanpanya”.
kenyataan pahit yang ada bahwa, aku harus ikhlas, “tapi aku tak bisa”, aku tak bisa hidup tanpanya, kumohon Tuhan bawa ia kembali padaku.
Aku tak percaya dengan ini semua, setibanya iya datang dengan keadaan tak lagi bernafas, suasana haru, gelap dan tangisan ada dimana-dimana, ini sungguh menyesakkan dadaku. Pikiran ku gelap, setengah tubuhku terasa hancur, aku ingin lari, aku tak sanggup melihatnya tak bernafas, aku tak sanggup melihatnya kaku, aku merasa aku juga ingin tak bernyawa, aku tak ingin ini semua terjadi.
Aku ingin dia hidup kembali mengukir semua kenangan lebih banyak lagi, aku rasa aku belum cukup untuk membuatnya sangat sangat dan sangat bahagia hidup didunia, aku rasa aku belum cukup untuk membuatnya merasa bangga bahwa aku anaknya, untuk memberitahunya bahwa aku benar benar bersyukur punya orang tua sepertinya. Bahwa aku ingin ia hidup dan bercanda tawa bersama sama. Bahwa aku ingin sekali lagi untuk bisa menuruti semua apa yang diinginkannya.. sekali lagi ku katakan bahwa aku sangat sangat berharap bahwa ia masih ada di dunia.
Suasana haru menyelimuti perpisahan ini,Dan aku masih sungguh tak menyangka. Mereka hadir untuk menyampaikan belasungkawa dan aku tak merasa aku mengenal mereka semua. Para sahabat kerabat dan teman-teman juga hadir untuk menyemangatiku dan bahkan tubuhku merasa tak bersemangat untuk hidup dan bangkit karna ini sungguh sanggat menyiksa bagiku, aku tak pernah ditinggal oleh orang yang sangat sangat ku cintai, ini pertama kalinya aku merasakannya. Dan maaf jikaku tak masih tak bisa untuk mencoba mengikhlaskan, aku masih ingin ia kembali disini bersamaku dan aku janji aku bakal menjadi anak yang lebih berbakti lagi. Ku mohon, untuk iya kembali ke dunia ini.
SAAT SAAT TERAKHIR
Saat saat terakhir itu, aku ingin melihat wajahnya tersenyum dan berkata aku baik-baik saja, ikhlaskan aku agar aku bisa tenang, hiduplah dengan baik. Katanya terhadapku. Sungguh, itu masih terpikir olehku dan air mataku seakan mengalir lebih deras disambut teriakan, aku tak sanggup, ku mohon kembalilah, jangan tinggalkan aku :(
Aku masih ingin kita hidup bersama seribu tahun lagi :( AYAH









