Dear hati,
Hai, apa kabar?
Lama ku tak bersua denganmu
Lama ku tak menengokmu
Maaf, aku meninggalkamu diujung ruang kehampaan, dipojok kekosongan
Maaf, aku membiarkanmu berlama-lama dalam kesendirian, sepi, tak berwana
Dear hati
Aku hanya ingin kamu tak jatuh lagi, tak patah lagi, tak rapuh lagi oleh getaran yang sesaat. Aku hanya ingin menjagamu dari getaran yang entah dia merasakan atau tidak. Bahkan jika dia merasakan getaran yang sama entah akan berakhir bahagia atau malah sebaliknya.
Dear hati
Aku hanya ingin menyampaikan satu pesanku untukmu. Sebergetar-getarnya dirimu, serbergejolak-gejolaknya dirimu. Jangan, jangan keluar. Tetaplah disana. Meskipun kamu sangat ingin dan ingin sekali keluar. Tetap dan tetaplah disana. Sampai nanti sang Pemilikmu, menjemputmu untuk dipertemukan, untuk dibersamakan dengan yang tak bersifat sesaat, dengan yang bukan tipuan dan dengan dia yang akan membersamaimu dalam 1 rumah indah nan elok. Nanti. Nanti di Surga.







