Ialah ibu yang sunyinya ia urai sendirian
Ialah ibu yang bahagianya diam-diam ia rayakan
Ialah ibu yang tangisnya bulat-bulat ia telan
Ialah ibu yang lelahnya ia hembuskan
Ialah ibu yang sakitnya ia sering abaikan
Iya ialah ibu, yang masih mendekap erat isaknya meski lara hati ia padamkan
Yaa, ialah ibu yang meski anaknya tumbuh besar berlarian ia masih memerhatikan dari kejauhan.
Abainya acapkali hanya ungkapan khiasan
Nyatanya kasih sayangnya sering tak dinampakkan.
Ya ialah Ibu, yang perginya pun harus penuh kekhawatiran.













