Harus diakui bahwa kotanya sendiri tidak bagus, tapi kelihatan tenang. Sebab itu dibutuhkan waktu cukup lama untuk menyadari apa yang membedakan dia dari begitu banyak kota bisnis di mana pun. Misalnya, bagaimana membayangkan sebuah kota tanpa burung merpati, pepohonan ataupun taman dan halaman. Di sana tidak terdengar kepak sayap maupun gemerisik daun-daun. Pendek kata, sebuah tempat tanpa ekspresi. Pergantian musim hanya bisa diterka di langit. Musim semi menunjukkan diri lewat kondisi udara atau tampaknya keranjang-keranjang bunga yang dibawa para penjual dari pinggir kota. Itu adalah jenis jualan musiman di pasar. Di musim panas, matahari membakar rumah-rumah yang terlalu kering serta melapisi dinding dengan debu berwarna kelabu. Pada waktu itu, penduduk hanya tahan hidup dengan daun jendela tertutup. Kebalikannya, musim gugur merupakan banjir lumpur. Hari-hari cerah baru datang pada musim dingin.
Cara mudah untuk mengenal sebuah kota ialah dengan mengetahui bagaimana penduduk di sana bekerja, bercintaan lalu mati. Barangkali disebabkan oleh iklim, di kota kecil kami, ketiga hal itu terjadi bersama-sama dan sekaligus dengan semangat atau kepasrahan. Artinya, penduduk merasa bosan, lalu bergerak mengikuti alur rutinitas. Mereka bekerja keras, tapi selalu untuk memperkaya diri, karena perhatian terutama terfokus pada perdagangan atau bisnis. Menurut mereka, yang penting ialah mencari keuntungan. Tentu saja mereka juga menyukai kesenangan-kesenangan sederhana, misalnya perempuan, menonton film dan mandi-mandi di laut. Selayaknyalah jika mereka menyisihkan kesenangan-kesenangan ini untuk akhir pekan. Sedangkan hari-hari lainnya untuk usaha mendapatkan banyak uang. Sore, ketika meninggalkan kantin pada jam tertentu mereka berkumpul di kafé, menghadang angin di jalan raya atau duduk-duduk di balkon. Nafsu penduduk yang paling muda penuh gairah tapi cepat berlalu. Sedangkan kelaknatan penduduk yang paling tua tidak melebihi perhimpunan pemain-pemain boules, pertemuan makan-makan maupun kelab-kelab tempat penduduk bertaruh besar dalam kocokan kartu.