MALANGTODAY.NET - Sapi potong berbobot 1.259 kilogram milik peternak, Miseri, warga Kecamatan Turen berhasil merajai kontes ternak Kabupaten Malang dengan kategori paling bergengsi, Ekstrim. Di posisi kedua ada sapi potong dengan bobot 1.229 kilogram milik Samuji, warga Kecamatan Kalipare. Sementara di posisi ketiga ditempati sapi potong berbobot 1.207,5 kilogram milik Misdi,warga Kecamatan Singosari. [caption id="attachment_120467" align="aligncenter" width="1068"] Sapi yang ikut dalam Kontes Ternak Kabupaten Malang (Dhimas)[/caption] Juara pertama dalam kontes ternak ini diganjar hadiah uang pembinaan sebesar Rp 5 juta. Sementara posisi kedua mendapat Rp 4 juta dan posisi ketiga Rp 3 juta. "Kami masih utamakan peserta peternakan rakyat, yang kita dorong untuk ikut kontes ini. Sapi perah kita ambil kategori induk saja. Lalu sapi potong ada tiga kategori, calon induk, bakalan kereman dan ekstrim. Total hadiah Rp 93 juta," ucap Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Sudjono, Sabtu (24/11). Selain kontes ternak, juga diselenggarakan pameran agribisnis peternakan. Kegiatan bertempat di Lapangan Parkir Timur Stadion Kanjuruhan, Kepanjen dan digelar mulai 24 hingga 25 November. Seperti diketahui, selain sektor pertanian, peternakan di Kabupaten Malang sangat potensial. Antara lain seperti sapi perah, sapi potong dan kambing, khususnya kambing etawa. "Dari tahun ke tahun perkembangan peternakan sangat membanggakan," imbuhnya. Untuk penilaian kontes sendiri ada beberapa kriteria, seperti kategori ekstrim, hanya difokuskan pada berat badan sapi. (Mas/Ans)