Sebegitu Meragukannya Kamu
Sebegitu meragukannya kamu,
namun tetap menjadi salah satu penenang hatiku,
walaupun tiap senyummu adalah panah,
yang siap menusukku kapan saja,
Sebegitu mencurigakannya kamu,
namun indera-indera ini selalu menujumu,
walaupun sanubari ini berdenyut perih,
ketika realita menghampiri,
Adakah jalan untuk mendekati kamu,
memeluk ragamu tanpa kamuflase,
tanpa hasrat yang terkesan menggebu,
tanpa indera yang tersabotase,
Rasanya ingin saja merantai kamu,
dan menenggelamkan ke palung laut terdalam,
palung laut yang tak pernah terpetakan,
namun ternyata, itu lautan hatiku..










