Generasi kita
Ini adalah hasil dari rusaknya pendidikan dalam keluarga.
Apa sedang dibangun oleh keluarga Indonesia hari ini? Siapa yang menjadi role model pendidikan keluarga bangsa ini? Apa cita-cita keluarga Indonesia hari ini?
Dan sekelumit tanda tanya yang harus segara ditemukan jawabannya.
Rupa-rupanya, moralitas sudah tertimbun dalam didasar tanah. Banyaknya kriminalitas, kejahatan, amoralitas hari ini berangkat dari hilangnya fungsi keluarga sebagai Madrasatul Ula. Fungsi Ayah dan Ibu sebagai pendidik telah hilang. Visi dan Misi membangun keluarga bervisi syurga telah tiada.
Telah jauh orangtua dari Tuhan. Anak makan halal haram tak hiraukan. Anak bergaul sedemikian rupa dibiarkan. Pengajaran agama telah lama pensiun. Keteladanan sebagai orangtua tidak ditanpilkan. Tak ada yang tersisa.
Bagaimana mungkin anak-anak bisa tumbuh dengan nilai dan moralitas yang baik?
Sedang dunia luar mengacamnya dari berbagai bahaya kerusakan moral yang parah. Lagibete* contohnya.
Rumahlah tempat memproses dan membangun iman dan imunitasnya. Rumahlah tempat memupuk dan menumbuhkan nilainya. Sehingga saat keluar rumah ia punya pegangan yang dijadikan panduan.
Tak terbayang perih apa yang akan ditanggung generasi ini dari lebatnya kerusakan yang ditimbulkan.
Ayah ibu.. kembalilah kerumah. Kembalilah pulang dan memperbaiki seluruh isinya. Kembalilah pada peran dan tuganya. Kembalilah pada Allah dengan sungguh-sungguh.
Jika tidak, kelak dimasa depan kita hanya akan menanggung luka yang berkapanjangan bahkan azab yang yang mengerikan.
Pulanglah kerumah. Bangun tangganya bersama-sama. Bangun dasarnya dengan iman. Dan istiqomahlah.
Semoga Aallah mengampuni kita semua. Aaamiin ya Rabbal alamin.








