Hamparan hutan hujan di Pulau Kalimantan telah berganti menjadi lubang lubang yang berisi air beracun, hamparan tanah tandus dan pepohonan kering. Lebih dari separuh hutan hujan di Kalimantan hilang dalam 50 tahun terakhir, berganti dengan perkebunan monokultur dan lubang batubara. Kini meningkatnya suhu bumi, menambah bencana Krisis iklim ke tanah Borneo. Mirisnya, melalui revisi UU Minerba dan UU Cipta Kerja malah memberi karpet merah kepada industri batubara untuk meneruskan kerusakan ini dan akan menciptakan lebih banyak bencana di Masa yang akan datang. Si pemangku kebijakan ??? Energi terbarukan ??? Dilansir dari @greenpeaceid 📷 : @mhdfajrian_ #narasiecosystem #seninseni #greenpeaceindonesia #krisisiklim #bumibutuhaksi #weekofresistance #beyondcreator https://www.instagram.com/p/CL2dSxsHlBb/?igshid=1o4rz6kqb5lbj














