
seen from Italy
seen from Malta
seen from Italy
seen from United States
seen from Germany

seen from Mexico

seen from United States

seen from Italy
seen from T1
seen from Sri Lanka

seen from United States
seen from Italy

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Germany

seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from United States

seen from United States
My crops are watered, my skin is clear, my anxiety and depression are gone
I..cant believe I just got Lorine for free in my mailbox. I am shook. This is the guy I have been dying to get since I started playing this damn game and every time he alluded me in the gacha. Thank you, ShinNaZuki
Now I can go listen to Ishida Akira in the favor section (●♡∀♡)
Tumblr at it again with it’s ridiculous and excellent ads
Review Game ShinNaZuki Yang Menghadirkan Gameplay Mobile JRPG
Genre mobile JRPG yang diperkenalkan oleh beberapa mobile game Jepang perlahan semakin naik ke permukaan dengan hadirnya berbagai game yang kini menghadirkan mekanisme serupa. Tak main-main, beberapa game juga berkolaborasi dengan berbagai franchise anime untuk menarik pemain baru. Menghadirkan mekanisme gameplay JRPG yang kental, karakter-karakter moe dan fitur lainnya, apakah ShinNaZuki cocok menjadi pilihan game untuk para gamer pecinta anime? Yuk, simak reviewnya! Story ala JRPG, lengkap dengan elemen fantasi
ShinNaZuki menceritakan tentang kisah dunia yang telah ditinggalkan oleh para dewa-dewanya setelah sang dewa menanam pohon suci bernama Divine Tree. Kamu berperan sebagai Shilo, seorang pemuda dengan pedang suci untuk menyelamatkan dunia bersama Riyas, gadis yang ia temui di sebuah kota saat penyerangan berlangsung.
Tentunya, JRPG takkan lengkap tanpa karakter dengan voice acting yang mumpuni. Dalam ShinNaZuki, hampir seluruh karakter penting dalam story ShinNaZuki memiliki voice acting yang diperankan oleh pengisi suara terkenal di Jepang, seperti contohnya Kana Hanazawa, Saori Hayami, Fukuen Misato, dan beberapa lainnya. Bermacam-macam Role untuk dimasukkan dalam tim
Layaknya game bergaya anime lainnya, kamu diwajibkan mengumpulkan karakter-karakter yang disebut 'Role' dalam ShinNaZuki. Role ini akan kembali menjadi 5 klasifikasi lainnya, seperti Warrior (Merah), Archer (Hijau), Assassin (Kuning), Mage (Biru), dan Minister (Putih). Setiap role memiliki kelemahan masing-masing, kecuali Minister yang tak memiliki kelebihan ataupun kekurangan.
Jika kamu belum mendapatkan role SSR sama sekali, jangan khawatir karena karakter R pun dapat kamu gunakan untuk memenuhi kebutuhan support ataupun defense karena sistem pertarungan yang mementingkan taktik diatas segalanya. Jadi, tak perlu khawatir terdapat gap kekuatan yang sangat jauh asal kamu rajin menaikkan level. Sistem battle yang kaya akan variasi
Dibanding dengan game turn based mobile lainnya, ShinNaZuki memiliki mekanisme gameplay yang walau terlihat simple namun memiliki berbagai efek menarik yang mampu membantumu dalam sebuah battle. Misalnya saja, kelebihan dan kelemahan yang dimiliki setiap role, damage yang ditentukan dari penempatan karakter, hingga skill yang hanya akan menyerang area-area tertentu.
Selain itu, sistem PVP dalam ShinNaZuki juga lumayan unik dengan sistem Ban and Pick dimana kamu dapat memilih Role dari musuhmu untuk di ban dalam sebuah battle sehingga pengaturan strategi akan sangat berpengaruh dalam sebuah battle. Kesimpulan Dengan menghadirkan variasi-variasi dan gimmick dalam gameplay, serta cerita fantasi yang sangat kental dengan pengisi suara yang meramaikan elemen cerita dalam game ini, ShinNaZuki merupakan salah satu Mobile JRPG yang patut diapresiasi. Karakter-karakter waifu yang imut serta kolaborasi dengan Hatsune Miku yang sedang dijalankan beberapa hari ini juga menjadi daya tarik tertentu karena sifatnya yang limited.
Sayangnya, berbagai kelebihan dari ShinNazuki harus sedikit tercoreng berkat penempatan UI dan teks yang seringkali terlihat berantakan. Sistem komentar dalam cutscene juga mengganggu karena banyaknya komentar-komentar tak senonoh yang tidak disensor oleh sistem. Read the full article