Selamat Jalan Uwa Sadi..
Telah meninggal dunia, Uwa Sadi pada Kamis (6/2/2020) di RS Banjar Patroman (Jabar), selanjutnya almarhum akan dikebumikan di kampung kelahiran saya di ds Madura, kec Wanareja, kab Cilacap (Jateng).
Uwa Sadi adalah kakak ibu saya tercinta ibunda Djuminah Soediyoso, yang sudah pulang duluan tahun lalu, pada Agustus 2019.
Semasa ibu sakit di Bogor hingga berpulangnya, ibu ditungguin dan dirawat dengan setia oleh Uwa Sadi dan Uwa Istri, istrinya, selama lebih dari 3 bulan.
Kini, Uwa Sadi juga sudah pulang menghadap sang pencipta-Nya. Semua kebaikannya kepadaku, keluargaku, dan kepada orang lain menjadi catatan tersendiri yang tidak mungkin terlupakan.
Jadi teringat saat dulu kecil sering menemuinya di pabrik tapioka di kp Ciupas. Kebetulan waktu itu kakekku mbah Soediyoso juga kerja di situ sebagai mandor dan montir, sedangkan Uwa Sadi menjadi montir yang bertugas membantu mbah kakung untuj memperbaiki mesin kalau rusak.
Setiap ke pabrik, ketika itu masih SD/SMP (40an tahun yang lalu) saya selalu naik sepeda kecil - sama Uwa Sadi selalu dibawa ke warung sebelah pabrik dan disuruh makan cemilan kampung sepuasnya di situ. Saya suka sorabi asin (yang dibakar di wajan yang terbuat dari tanah) dan rempeyek kacang. Enak betul.
Bukan itu saja, saat di tempat kerjaan pun selalu dibuatkan “belekem” nggak tau bahasa Indonesianya apa, tapi terbuat dari tepung tapioka yang dibakar (dibeulem, bahasa sunda).
Banyak kisah Uwa Sadi yang juga diceritann ibu saja, lebih banyak kisah pahitnya, dan itulah saudara ibu yang dianggapnya paling dekat. Mungkin itu juga alasan ibu mendatangkan Uwa Sadi hingga akhir hayatnya.
Hari ini Uwa Sadi menyusul ibu pulang. Wilujeng kantun nya Wa…
#selamatjalan #wilujengkantun #uwasadi #soediyoso #ciupas #madura #wanareja #cilacap #jawa #sunda #jateng
(Dalam gambar adalah foto Uwa Sadi saat di Bogor, Agustus 2019) https://www.instagram.com/p/B8N9Mu8jqxE/?igshid=1ofjqnfy7mwjv













