Gitgit Waterfall, Gitgit, Bali, Indonesia
by Juan Pablo De Miguel from Spain
Source | Google Maps

seen from United States
seen from Türkiye
seen from Latvia
seen from United States
seen from United States

seen from South Korea
seen from United States
seen from Türkiye

seen from Australia

seen from United States
seen from Sweden
seen from China
seen from United States
seen from Kosovo

seen from United Kingdom

seen from South Korea
seen from Yemen
seen from Australia
seen from United States

seen from United Kingdom
Gitgit Waterfall, Gitgit, Bali, Indonesia
by Juan Pablo De Miguel from Spain
Source | Google Maps
Air terjun banyumala 2016
Dua Warga Meninggal Dunia Gegara Alami Rem Blong di Desa Selat
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG - Didiga akibat rem sepeda motornya blong, dua warga yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) dinyatakan meninggal dunia usai mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Umum Singaraja - Desa Selat, tepatnya di wilayah Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Buleleng, pada Rabu (6/12/2023). Saat dikonfirmasi Kamis (7/12/2023), Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kala itu sekitar pukul 17.00 WITA, korban Made Sutanaya (54) bersama istrinya Luh Leni Utarini (54) melaju dari arah selatan menuju ke arah utara menggunakan sepeda motor beat dengan nomor polisi DK 3997 VT. Kemudian setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) saat melintasi jalan turunan dan menikung, tiba - tiba rem sepeda motor yang dikendarai pasutri asal lingkungan Tegal Mawar, Kelurahan Banjar Bali, Buleleng tidak berfungsi, sehingga korban tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan terjatuh. "Kondisi jalan menurun dan menikung. Saat di TKP diduga sepeda motor keduanya mengalami rem blong sehingga terjadi laka lantas tunggal," ungkap Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan. Akibat peristiwa ini, pasutri tersebut dinyatakan meninggal dunia usai sempat dilarikan ke Rumah Sakit Parama Sidhi Singaraja. Sutanaya mengalami luka robek pada dahi dan cedera kepala berat (CKB) serta luka lecet pada bagian tangan kanan dan kirinya. Sementara istri korban mengalami luka robek pada bagian wajah dan kepala, serta luka lecet pada bagian tangan kanan dan kirinya. Dugaan sementara peristiwa ini terjadi gegara rem blong. Korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp500 ribu. "Keduanya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Parama Sidhi Singaraja, namun karena mengalami luka berat. Keduanya dinyatakan meninggal dunia," pungkas dia.(dar/bpn) Read the full article
Sejumlah Remaja dan Sepeda Motor Berknalpot Brong Diamankan
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG - Polsek Sukasada terus melaksanakan operasi penertiban balap liar serta sepeda motor dengan knalpot brong sesuai arahan Polda Bali. Seperti yang dilakukan pada Sabtu kemarin sejumlah remaja dengan beberapa sepeda motor menggunakan knalpot brong berhasil diamankan. Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan menerangkan ada enam remaja dan sepeda motor telah berhasil diamankan Tim Gabungan Polsek Sukasada. Dimana semua remaja langsung diamankan lantaran sejak beberapa hari belakangan terpantau akan melakukan balapan liar di beberapa wilayah Kota Singaraja. Mereka diamankan saat sedang berkumpul di salah satu toko modern di kawasan Jalan Jelantik Gingsir, Kelurahan Sukasada, Buleleng. Bahkan dari sejumlah motor yang diamankan sebagian besar tanpa nomor lolisi dan tanpa surat kendaraan bermotor. "Operasi penertiban balap liar dan sepeda motor dengan knalpot brong sesuai dengan amanat Kapolda Bali," ungkap dia saat dikonfirmasi, Selasa (28/11/2023). Kompol Dwi menambahakan berdasarkan informasi yang berhasil didapatkan Tim diketahui jika sejumlah remaja ini sedang menunggu rekan lainya. Kemudian secara bersama-sama akan menuju ke wilayah Kota Singaraja untuk melakukan balapan liar. "Para remaja ini sudah kita amankan beserta kendaraannya. Semua masih berstatus Pelajar. Kisaran umurnya 16 tahun sampai 19 tahun,” imbuhnya. Atas kondisi tersebut, pihaknya telah memanggil pihak guru dan orang tua sejumlah remaja yang berhasil diamankan. Selanjutnya baik guru dan orang tua diminta untuk membina kembali supaya tidak mengulangi hal serupa. “Sudah kita pulangkan, orang tua dan guru mereka sudah kita panggil, kalau sepeda motor ada beberapa yang sudah diambil dengan membawa dokumen lengkap dari kendaraanya,” pungkas dia.(dar/bpn) Read the full article
Ditinggal Pulang, Warung di Bakung Ludes Terbakar
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG - Warung beserta bangunan rumah lantai dua milik Made Supartini (53) yang berlokasi di Lingkungan Bakung, Kelurahan/Kecamatan Sukasada, Buleleng hangus terbakar usai ditinggal pulang, pada Sabtu (11/11/2023), sekitar pukul 08.00 WITA. Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, sebelumnya korban membuka warungnya sekitar pukul 04.00 WITA, kemudian korban meninggalkan warung yang sudah ditutup ke rumahnya di Perumahan Graha Adi Jaya Sangket, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Setibanya di rumah korban menerima panggilan telpon yang menginformasikan bahwa warung miliknya kebakaran. Panik akan hal itu korban dan keluarganya langsung bergegas menuju ke tempat kejadian perkara (TKP). Disana korban mendapati kobaran api sudah membesar membakar warung beserta bangunan rumah lantai dua. Dengan bantuan warga sekitar dan juga petugas pemadam kebakaran (damkar) akhirnya api berhasil dipadamkan. "Korban pulang itu sekitar pukul 08.00 WITA. 20 menit kemudian korban menerima telpon dari Jro Suadnyani yang memberitahu korban bahwa warung miliknya kebakaran," ungkap Kompol Dwi, Minggu (12/11/2023). Akibat peristiwa ini, warung hingga bangunan rumah lantai dua berukuran 3 x 20 meter beserta isinya yakni, tiga buah kasur spring bad, seluruh barang dagangan, dua unit kulkas, dua buah almari, surat kendaraan, peralatan rumah tangga, beserta pakaian sehari-hari korban. "Kerugian ditafsir mencapai Rp150 juta. Untuk sementara terkait penyebab peristiwa kebakaran ini masih kita dalami," tandas Kompol Dwi.(dar/bpn) Read the full article
Berulang Kali Mencuri di Buleleng, Budayasa Terancam Pidana 7 Tahun
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG - Ketut Budayasa (25) asal Banjar Dinas Darma Semadi, Desa Tukadmungga, Buleleng terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Pelaku terancam pidana tujuh tahun penjara usai berulang kali melakukan aksi pencurian. Kanit Reskrim Polsek Sukasada, IPTU Kadek Robin Yohana mengatakan, awalnya pada Kamis (10/8/2023) sekitar pukul 07.00 WITA saat bersih-bersih korban Nyoman Ardika (43) mendapati mesin gerinda miliknya tidak ada. Kemudian setelah dicek ternyata tabung gasnya juga hilang. "Seperti biasa setiap pagi korban melakukan aktifitas di warung miliknya. Korban membuka warung lalu bersih-bersih," ungkap IPTU Robin Yohana, Senin (4/9/2023). Kemudian setelah diselidiki ternyata mesin gerinda tersebut merupakan milik korban yang hilang. Polisi lantas langsung menangkap pelaku sekitar pukul 16.00 WITA. Usai diperiksa, pelaku mengaku telah mengambil sejumlah barang yang ada di warung korban di Banjar Dinas Bangah, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng. "Korban melihat barang miliknya yang hilang diperjual belikan di media sosial, hal itu lalu dilaporkan ke polisi. Sehingga sorenya pelaku berhasil dibekuk," terang IPTU Robin Yohana. Disisi lain, pelaku terungkap melakukan aksi pencurian di Banjar Dinas Bhuana Sari, Desa Kayu Putih, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Disana pelaku berhasil meraup satu buah handphone merk Redmi, satu buah mesin bor listrik merk orion, satu mesin gerinda dan satu box alat - alat kunci pertukangan pada November 2022. Selain itu, pelaku juga melakukan aksi pencurian serupa diantaranya, tiga buah tabung gas 3 kilogram di sebuah warung di Banjar Dinas Lebah Siung, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Buleleng pada (23/7/2023). Kini akibat perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 363 ayat 1 ke 5 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(dar/bpn) Read the full article
Nmax Tabrak Pick Up di Selat, Satu Meninggal
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG - Diduga rem blong sepeda motor Nmax menabrak Pick Up hingga sebabkan satu penumpang meninggal dunia, di Jalan Raya umum jurusan Singaraja-Banjar Desa Selat, tepatnya di Wilayah Banjar Dinas Sekar Sari, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Buleleng, pada Minggu (26/2/2023) sekitar pukul 12.30 WITA. Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan saat dikonfirmasi, Senin (27/2/2023) membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kecelakaan itu bermula saat Zainur Rohim (27) asal Dusun Merto Sari, Desa Kunir Kidur, Kecamatan Kunir, Lumajang, mengendarai kendaraannya dari arah selatan menuju ke arah utara. Tidak sendiri, Zainur saat itu juga membonceng dua orang diantaranya bernama Putu Sumardika (32) asal Banjar Dinas Asah, Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Buleleng dan Nur Hasan (53) asal Dusun Krajan, Desa Karang Bendo, Kecamatan Tenang, Lumajang. "Pengendara ini nekat membonceng dua orang sekaligus. Dimana ketiganya ini datang dari arah selatan hendak menuju ke utara," ungkap Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan. Kemudian saat tengah melaju, tiba-tiba sepeda motor tersebut mengalami rem blong sehingga terus melaju dengan kecepatan tinggi. Sontak ketiganya pun berteriak, namun saat tiba di lokasi kejadian ada mobil Pick Up dengan nomor polisi DK 8014 UI yang dikemudiakan Ni Luh Sudarsini, datang dari arah berlawanan, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas. "Saat melintas, remnya tiba-tiba blong sehingga tidak bisa dikendalikan. Mereka katanya teriak-teriak tapi ditikungan ada mobil Pick Up dari arah berlawanan sehingga ketiganya menabrak mobil itu," jelas Kompol Dwi. Akibat peristiwa tersebut, satu penumpang bernama Hasan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Singaraja, lantaran mengalami cedera kepala berat (CKB). Sedangkan pengendara mengalami luka lecet pada lutut kiri, lecet tumit kiri, terasa sesak dan sakit pada perut, kemudian di rawat Rumah Sakit Parama Sidhi Singaraja, dan satu penumpang lainnya dalam keadaan selamat tanpa luka.(dar/bpn) Read the full article
Terpeleset Lalu Tertimpa Batu, Betis Bule Amerika Putus
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG - Niat hati ingin menikmati kesegaran Objek Wisata Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika bernama Donnel Jack Sullivan (22) malah mendapat musibah yang membuat betis kaki kanannya putus, Rabu (2/11/2022) sekitar pukul 12.15 WITA. Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan, S.H., M.H., mengatakan awalnya Donnel berniat mengunjungi Air Terjun Aling-aling, namun dirinya tidak memakai jasa pemandu wisata. Dengan berbekal petunjuk seadanya Donnel kemudian nekat berangkat sekitar pukul 11.30 WITA melalui jalur Desa Ambengan Kecamatan Sukasada menuju Air Terjun. Setibanya di tengah perjalanan sekitar pukul 12.15 WITA, Donnel melihat sebuah tebing dan memiliki niat menaikinya. Akan tetapi di lokasi yang sama Rigaud Alixis Louis Yves,40, asal Francis memperingatkan agar tidak naik. "Disini si Donnel tidak mengindahkan peringatan dari Alixis kemudian baru saja naik kaki Donnel langsung terpeleset dan jatuh," ungkapnya. Sialnya setelah kaki Donnel terpeleset tiba-tiba sebuah bongkahan batu tebing yang cukup besar runtuh serta langsung menimpa kaki kanan Donnel hingga betisnya terputus dan mengeluarkan darah. Melihat kejadian itu Alixis yang berada di lokasi yang sama langsung berteriak minta tolong mengingat situasi saat itu sepi. Teriakan saksi kemudian didengar oleh para pemandu wisata di Desa sambangan. Lalu selang beberapa saat mereka datang untuk memberikan pertolongan dengan mengikat kaki korban menggunakan sebuah handuk agar mengurangi pendarahan. "Saat itu saksi ini berteriak dan didengarlah sama Pemandu Wisata di Sambangan lalu korban dilarikan segera ke rumah sakit Balimed Singaraja untuk mendapatkan pertolongan," imbuhnya. Kemudian setelah dilakukan pengecekan di lokasi kejadian oleh pihak kepolisian sebagai upaya mencegah peristiwa serupa terjadi Kapolsek Sukasada mendorong kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Sambangan dan Desa Ambengan agar menambahkan papan atau spanduk peringatan. "Agar dapat mengurangi atau meminimalisir musibah yang terjadi seperti dialami Donnel kita mendorong Pokdarwis dari dua desa yang berdekatan dengan TKP untuk memasang peringatan," pungkasnya.(dar/bpn) Read the full article