Cara Mengonsumsi Vitamin dengan Benar
Assalamu'alaykum
Yuk simak #jumatsehat kali ini tentang cara mengonsumsi vitamin yang benar.
Vitamin dan mineral merupakan nutrisi esensial, artinya tubuh tidak dapat menghasilkan zat tersebut secara alami. Oleh karena itu, tubuh membutuhkan kedua asupan nutrisi tersebut dalam jumlah tertentu dari makanan atau agar dapat menunjang kesehatan yang optimal.
🥦Suplemen vitamin tambahan mungkin tidak lagi dibutuhkan apabila telah mengonsumsi beragam makanan sehat secara teratur. Jenis-jenis makanan sehat ini dapat berupa aneka buah, sayur, daging, ikan, dan sumber karbohidrat. Namun, suplemen bisa dikonsumsi ketika kebutuhan meningkat atau terjadi kekurangan asupan. Misalnya ketika sakit, bagi wanita hamil atau menyusui, orang-orang lanjut usia, atau dalam masa pemulihan setelah sakit.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan manfaat suplemen vitamin secara maksimal dan menghindari risikonya.
1. Periksa Sebelum Mengonsumsi. Jika dokter memberi resep suplemen vitamin atau berinisiatif membelinya sendiri, setidaknya ada dua hal yang perlu ditanyakan, baik kepada dokter, apoteker maupun kepada diri sendiri.
Apakah saya benar-benar membutuhkan suplemen ini? Apa manfaat dan risiko dari mengonsumsi vitamin ini? Jika benar-benar membutuhkan atau memutuskan untuk mengonsumsi suplemen tersebut, coba perhatikan beberapa hal sebelum membelinya.
2. Baca label pada kemasan. Mulai dari dosis pemakaian, bahan-bahan yang terkandung dalam suplemen vitamin, takaran sekali konsumsi, manfaat, efek samping, dan tanggal kadaluarsa.
3. Pilih suplemen multivitamin dan mineral yang memenuhi 100 persen kebutuhan harian (daily value/DV) dibandingkan yang mengandung hanya 10 persen DV satu jenis vitamin dan 300 persen DV jenis vitamin lain.
4. Periksa apakah suplemen tersebut akan menimbulkan efek tertentu jika dikonsumsi bersama obat atau makanan lain.
5. Pastikan tidak kelebihan nutrisi dan tidak berisiko mengalami efek samping tertentu. Waspadai suplemen yang dipromosikan beserta istilah-istilah yang terlalu menarik seperti "garansi uang kembali", "100 persen alami", mengklaim dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, atau melangsingkan dengan cepat. Suplemen vitamin yang baik seharusnya ditujukan untuk menangani masalah spesifik dan tidak menjanjikan hasil secara berlebihan.
6. Cek apakah produk tersebut telah terdaftar di dalam data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Obat, suplemen vitamin, atau produk yang tidak terdaftar dalam data BPOM merupakan obat yang tidak mendapat izin layak jual atau konsumsi.
Suatu suplemen dapat tersedia dalam berbagai bentuk: tablet, kapsul, bubuk, atau cairan. Perbedaan bentuk ini menentukan berapa kadar vitamin yang dapat diserap tubuh, dan seberapa cepat efek kerja suplemen vitamin tersebut. Selain itu, perbedaan ini juga tergantung kepada jenis vitamin yang dikonsumsi. Beberapa suplemen vitamin hanya tersedia dalam bentuk pil karena jika tidak, dapat membahayakan dan berpengaruh pada asam lambung. Tetapi beberapa suplemen dalam bentuk cairan akan lebih cepat diserap tubuh dibandingkan pil.
Tabel pada link berikut dapat menjadi panduan dalam mengonsumsi suplemen vitamin.
http://www.kesmas.kemkes.go.id/portal/konten/~rilis-berita/021411-pemenuhan-kecukupan-gizi-bagi-pekerja
Terakhir, hindari konsumsi suplemen vitamin terutama vitamin A, D, E, dan K dalam dosis tinggi karena dapat mengganggu metabolisme keseluruhan. Vitamin A,D,E, dan K merupakan vitamin larut lemak yang jika dikonsumsi berlebihan akan dapat menumpuk di dalam jaringan tubuh sehingga menjadi racun di dalam tubuh. Kondisi ini disebut hipervitaminosis. Dengan bijak mengonsumsi suplemen vitamin sesuai anjuran dokter, kita bisa mendapatkan manfaat terbaik dan hidup lebih sehat.
Semoga bermanfaat! (ns)
Sumber: 1. alodokter dot com 2. kesmas dot kemkes
🌷SUPERMOM's NOTE🌷 Edisi #jumatsehat 22 Agustus 2019
🔖 Email: [email protected] 🔖 Fanpage FB: https://web.facebook.com/supermomwannabefanpage/ 🔖 Twitter: https://twitter.com/supermom_w 🔖 Instagram: https://www.instagram.com/supermom_w/ 🔖 Tumblr: http://supermomwannabee.tumblr.com/ 🔖 WhatsApp: http://bit.ly/supermomwannabe












