Monthly tracker for food, wake up, and writing

seen from Austria
seen from China
seen from China

seen from Malaysia
seen from China

seen from South Africa
seen from China

seen from United States
seen from Germany
seen from South Africa

seen from United States
seen from Saudi Arabia
seen from United Kingdom
seen from Macao SAR China
seen from United States

seen from South Africa
seen from China
seen from Malaysia
seen from Malaysia

seen from United States
Monthly tracker for food, wake up, and writing
Stationary : Food for my kid self
Sepertinya setiap orang akan menjadi tidak waras dalam memenuhi hobi koleksinya. Sepatu, mobil, motor, skincare hingga alat kantor dan belajar aka stationaries. Tanpa berbelit-belit, tulisan ini akan membagikan ragam toko yang menjual stationary unik untuk melepas dahaga kalian !
1. Bookstore
Jika toko-toko berikutnya mungkin sulit dijangkau dari rumah kalian, tentunya toko buku adalah tempat mencari stationary yang lucu dan lengkap. Notebook dalam merk apapun mudah didapatkan di toko buku beserta planner dan alat menulisnya. Let’s mention Gramedia, Gunung Agung, Books and Beyond, Kinokuniya dan toko buku lainnya. FYI untuk kalian yang juga mengkoleksi buku, aku saranin kalian ke Pasar Kenari di Senen karena disana jauh lebih murah dan memberikan pengalaman baru belanja buku !
2. Muji dan Ingiyoso
I would like to mention this store because I love their pens. Harganya affordable dengan konsep Muji yang ramah lingkungan. Seperti hal nya Miniso, Muji juga menjual alat rumah tangga lain. But if I could compare, stationary Muji khususnya pena lebih baik dari yang punya Miniso. FYI lagi nih ya, buat kalian yang lebih suka koleksi barang-barang impor semacam dari Miniso/Daiso/Muji, ada toko alternatif yang suka diskon gila-gilaan. Namanya Ingiyoso yang terletak di Pasar Baru Jakarta Pusat.
Bersyukur banget dikenalin sama Ingiyoso oleh teman dan disana lagi diskon 40% all item ! Belanja disana bisa bikin kalap karena diskonnya gak nanggung-nanggung. Menurutku toko ini ngangkat tema kucing yang kental banget, karena beberapa barang dia berdesain kucing. Aku beli satu pack postcard, pembolong kertas berbentuk bulan sabit, washitape dan sebenarnya ada banyak notebook yang lucu.
3. Scoop
Toko ini walau mengimpor barang cina/jepang juga, tapi dia tidak setipe Miniso/Daiso/Muji/Ingiyoso. Tokonya lebih kecil tapi seperti gudang harta karun. Segala benda aneh, lucu untuk dekorasi dan stationary ada disana. Belanja disini menyuguhkan pengalaman yang berbeda, karena harus jeli ngeliat barang yang dibiarkan ada disetiap sudut rak. Kalau beruntung bisa nemuin barang lama yang jadinya diskon juga haha. Scoop ada di beberapa Mall Jakarta. Sejauh ini yang ku temui ada di Lippo Mall Puri dan Grand Indonesia.
That’s all, ketiga part ini aku jamin bisa memenuhi hasrat untuk koleksi kalian. Tetap pintar dalam belanja ya gengs. If you have any recommendation, be kind to comment
Have A Good Day ! Chu!
I said "Duuh" after a shot of espresso coffee. And sip the water right after. Feels the bombing in my mouth.. "Duuh" what kind of water??
Dduh duuh duuh duuh... would be new word in my dictionary. Sounds better than shit, Duuh?
Day by Day, little by little... Our fragile heart back to the place where they united. Especially our self that lost for the fame, people reaction, people perception, or any kind of codependency.
We build habit.. We reduced source of negative energy. We let go anything don't worth to think. All to do for self care. To heal the wounds inside. Mentally growth is a real war and surrender. We need to move and trust. Until we more accepting and less complaints, even the worst happen.
For me... That time of balance are a long road to reach but finally I could see it. I can figure out the safe place to go, but don't settle. It came as the result of applied new habit. I start to wake up at morning and stay awake, do things that really ignited my mood to move. Until I could easily add another good habit like keeping brushed my teeth every night, new diet routine, writing.
Alhamdulillah... Praise to my God after all things. This is my bullet journal story. It really impacts my productivity, and self improvement.
Your better guide to read about me
Please look to this Tumblr account if you want to see journaling and studyvibe themes
Nov 3, 2019- Explore affifahtatatanjung's board "journalvibe" on Pinterest. See more ideas about Bullet journal inspiration, Bullet journal inspo and Bullet journal layout.
This is the Pinterest pages of my journal photo galleries! check it out
Do works that you love. What if working on journaling is what I love to do?
Ketika journaling adalah kegiatan mediasi antara pikiran, perasaan, dan segala kerumitan yang mengisi kepala. Seharusnya journaling jadi alat untuk mencapai apa yang sedang ingin kita raih. Dan saat ini, bagaimana jika apa yang menjadi tujuan ku adalah journaling itu sendiri.
Sebaiknya kita melakukan pekerjaan yang kita sukai, karena seperti yang dikatan Steve Jobs
"your work is going to fill a large part of your life. And the only way to be satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do"
Saat ini, hal yang paling ku sukai adalah refleksi diri dalam segala perasaan dan pikiran. Hal tersebut membuat banyak waktu dan energiku tersita. Dan medianya adalah journaling. Pada saat yang sama, journaling dapat dikapitalisasi dengan bentuk konten di media sosial. Sehingga pada beberapa kesempatan, journaling membawaku berkenalan dengan orang baru, pengalaman baru juga pemasukan tak terduga.
Seperti yang ku katakan diawal, dan yang ku bagikan di Instagram, bahwa journaling bukan tentang menghias. Sebagai penggiat journaling yang masih sering berpatokan pada keindahan jurnal, deep inside I valued the messy journal than the beautiful one. It could be treasure for ourself in the future ! Imagine every single word that we write on the past spreads on the blank space.
Seperti roda yang terus berputar. Aku tidak tau akan selama apa mengisi konten journaling di Instagram. Tapi aku berharap akan terus melakukan kegiatan ini pada setiap fase hidupku. Begitupula kalian, pesan yang ingin ku sebarkan dengan konten journaling adalah "Do it ! Make your own journal"
Karena itu sangat berharga, tentunya untuk kalian. Selamat tumbuh dan berkembang, bagi kita manusia yang ingin jadi manusia.