Puisi: Terusir
https://i.pinimg.com/564x/2c/6a/fe/2c6afe8790f91182863d3ea9ba0d6bac.jpg Tanah sunyi di depan adalah saksiKudengar dengking burung-burung gerejadalam otakkuMewakili raung dalam jalinan tahun yang telah lama berjalanBukan sebentar saja jiwa ini melupaTiada lagi anestesiBagiku, namamu telah basi Derit pintu tua terdengar sebagai melodiBergerak sesuai badai angin yang menerpaUdara beku merambat…
View On WordPress













