#temwan: Asmara City Pop
(Disclaimer 01: semalam si saya menyatakan bahwa tumblr ini akan diisi dengan tulisan berbahasa Inggris saja. Tapi bodo amat lah.)
(Disclaimer 02: #temwan tuh maksudnya temuan yang berarti kalau menemukan sesuatu yang menarik dan kepikiran untuk ditulis dan dibagikan, biar ga terlalu nyampah di lini masa akan berakhir di media ini hehe.)
Niat awal si saya menghabiskan sore pertama di 2019 untuk produktif membuat CV (yang masih berputar di situ-situ saja) harus tertunda gara-gara tercantol oleh Futari-nya Tatsuro Yamashita (selanjutnya si saya akan memanggilnya Tats) yang kebetulan dire-run oleh NTS dari playlist-nya Mac DeMarco. Kebetulan cuaca Bandung sehabis hujan dan jalanan kosong membuat Futari ini jadi sangat pas yang berujung keinginan melihat live performance-nya Tats di Youtube. Dan ternyatanya lebih susah untuk dapat videonya, beda dengan Queen atau artis barat di era-era 80an yang video live-nya bertebaran. Hanya ada satu kebetulan, itu pun ternyata video promo untuk album konsernya yang berjudul Joy di tahun ‘89. Sambil scroll-scroll dikit ke bawah terus ada yang komen bahwa Tats membawakan lagu istrinya.
“Hah? Lagu yang mana?”
Ternyata lagunya yang Plastic Love. Tapi kan itu lagunya Mariya Takeuchi?
Tunggu....
WHUTTTTTTTTTTTT????
Sontak si saya buka-buka Wikipedia dan akhirnya si saya sadar bahwa Tats dan Mariya adalah pasangan suami istri. Damn, ini keren! “Icon city pop yang ternyata tinggal seatap,” pikir si saya. Ya bagi mereka yang sudah tahu mungkin merasa biasa saja tapi sungguh si saya kaget dan merasa senang. Terutama bagaimana Tats dan Mariya yang “tenar lagi” beberapa tahun ke belakang yang mana Tats populer ketika Vaporwave booming dan Mariya yang mondar mandir di algoritma Youtube sekitar setahun ke belakang. Tentu temuan ini berlanjut si saya cari-cari live perform mereka bareng yang sayangnya mentok di sini.
Si saya jadi berandai-andai bagaimana kalau ternyata album For You-nya Tats didedikasikan spesial untuk Mariya dan juga karena tahun rilisnya yang sama dengan tahun pernikahan mereka. Sampai di titik ini si saya tidak tahu ini benar atau tidak maka dari itu poin barusan sangat subjektif.
Akhir kata, si saya merasa temuan hari ini cukup menyenangkan. Jujur, si saya jarang ngulik kehidupan orang macam begini. Memang, komen netizen mampu memancing hal-hal impulsif tapi menyenangkan. Tentu saja si saya berharap akan ada footage-footage live-nya Tats atau Mariya atau mereka berdua yang bisa diakses (atau setidaknya dibeli) oleh publik. Karena memang pengarsipan ini penting dan menurut si saya selalu menyenangkan untuk bisa menonton live performance musisi apalagi kalau ada bumbu-bumbu asmara macam begini.
Sekian reportase si saya yang, jujur, bukan alasan mangkir untuk produktif kok.
Sumber foto: reddit tapi di-googling












