sekarang
entah sudah berapa kali mengira, "oh sudah berganti fase nih kayaknya, sudah akan enak". tapi ternyata keesokan harinya atau bahkan sorenya, muncul lagi ini atau itu. saya biasanya terhitung mudah menjalani perubahan² kondisi, adaptif lah. hanya saja yang ini entah bagaimana sekian pekan terakhir rasanya suulit sekali damai dan enjoy dengan diri sendiri huhu subhaanallaah. tapi akhir² ini alhamdulillaah sudah lebih baik. lebih menikmati. karena hal² tidak enaknya sudah berkurang hehehe.
buktinya saya sudah bisa ketik² teks, jadi ya lebih terkondisi ya. ini cerita tentang periode yang sudah lewat saja, biar tercatat. biar bisa ingat di masa mendatang bahwa ini berat (wk wk wk menangis). biar bisa lebih bersyukur karena sudah berhasil melewati, walau setelah ini pasti ada yang lain lagi. biar ingat, bahwa diri ini sedemikian rupa Allaah kuatkan.
be present
ini mungkin tidak akan terlalu berat kalau diri ini sadar (?). jadi di tengah bersiap, ada kesadaran yang harus dibangun, bukan hanya tentang apa² untuk masa mendatang, namun jugaa perkara masa² terdekatt.
wkwk intinya saya tuh sudah terlanjur memikirkan banyak hal untuk nanti tapi lupa hadir di masa kini.
jadilah, skip. lupa bahwa banyak hal bisa terjadi di masa kini dan bukan cuma persoalan pikiran dan ilmu, tapi mental juga fisik.
fisik saya rasanya amburadul sekali padahal tidak juga lho wkwk. mental saya terus berpesan untuk menikmati, tapi susah wkwkwk gimana coba cara menikmati hal yang tidak enak? :'
padahal sebetulnya, kalau sudah sadar, hal tidak enak jadinya tidak akan seberapa lah.
akhirnya, plan² 'ideal' yang sudah tersusun perlu menunggu dulu, sampai diri ini kondusif untuk menjalankan.
laa haula wa laa quwwata illa billaah
jadilah sekian pekan ini mendekam di rumah, di kamar. baru berhasil keluar dua, tiga kali di sepekan terakhir. ngeliat postingan jalan² adr berulang kali kepikir ingin jalan² ketemu orang² jugaa deh. tapi yak langsung sadar diri bahwa harus sabar dulu hehehe.
semoga mahmud selalu Allaah kuatkan wkwk saya ribet banget jadinya yaaAllaah.
hayo jurnal apa ini?














