This is getting into my nerve.😂😂😂
The World of the Married Couple really hooked me so much.
Every episode makes my heart race and my blood pressure rise 😂😂😂
#kdrama #koreandrama #theworldofthemarriedcouple

seen from United States

seen from Italy

seen from United Arab Emirates

seen from Türkiye
seen from Kazakhstan

seen from United States

seen from United States

seen from Germany

seen from Germany
seen from Netherlands
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Yemen

seen from Algeria
seen from Türkiye
seen from United States
seen from Netherlands

seen from United Kingdom

seen from United States
This is getting into my nerve.😂😂😂
The World of the Married Couple really hooked me so much.
Every episode makes my heart race and my blood pressure rise 😂😂😂
#kdrama #koreandrama #theworldofthemarriedcouple
Belajar Dari “The World of Married Couple”
Setiap akhir pekan, aku selalu menyempatkan nonton Drama “The World of Married Couple.” Drama Korea ini menjadi Drakor pertama yang masih kutonton secara konsisten dan selalu dibuat gemas.
Drama ini bercerita tentang Ji Sun Woo, seorang dokter sukses yang pernikahannya dengan Lee Tae Oh, seorang sutradara film hancur berantakan. Ternyata Lee Tae Oh menjalin hubungan gelap dengan Yeo Da Kyung yang berparas cantik dan jauh lebih muda dari Sun Woo. Yang lebih menyakitkan lagi, perselingkuhan ini diketahui dan dibiarkan oleh teman-teman Sun Woo.
Meskipun Sun Woo masih sangat mencintai Tae Oh, perselingkuhan yang sudah menghasilkan anak itu, tidak bisa begitu saja dikesampingkan. Sangat sulit memaafkan kesalahan yang begitu besar, apalagi melupakannya.
Film ini membuatku gregetan, bahkan sempat terbawa cemas karena jalan ceritanya yang penuh konflik. Namun, kuakui banyak pelajaran yang bisa diambil dari drama ini.
Urusan cinta dan pernikahan, mungkin terlihat indah. Dulu sewaktu masih SMA, aku selalu bermimpi ingin cepat menikah. Menikah terlihat menarik, membahagiakan secara instan, dan menenangkan. Nyatanya pernikahan tidak sesederhana itu. Ada tanggung jawab yang besar dan berlaku seumur hidup yaitu mempertahankan.
Ketika seseorang memutuskan untuk menikah, ia harus menerima segala lebih dan kurangnya pasangan. Menerima kalau adakalanya pasangan terlihat cuek, menua dan kulitnya semakin keriput seiring usia, bahkan harus menerima ketika berbeda pendapat yang memicu perdebatan.
Tentu, di dunia ini tidak ada yang sempurna, semua orang memiliki kekurangannya masing-masing. Sebagai pasangan, melengkapi dan memperbaiki kekurangan harus bersama-sama dilakukan. Ketika terasa jenuh bahkan merasa kurang cinta dengan pasangan, mungkin "sosok baru" yang hadir akan terlihat lebih menarik. Namun, perlu diingat-ingat lagi apa alasan pertama ingin menikahinya.
Nyatanya, cinta memang butuh pengorbanan. Kalau tidak siap berkorban, lebih baik jangan memutuskan untuk menjalin hubungan yang lebih serius.
@henniarum @adhit21 @gugunm @sekotenggg @mathmythic