(5/5) . . "Terima Kasih". Sebab aku tak tahu harus berucap apa lagi pada mereka. Walau aku benci mengucapnya, sebab kata-kata itulah yang selalu terucap dan menjadi pertanda akhir kebersamaan. . . Masih kuingat manakala dahulu mengawali langkah dengan "Faiz". Lalu muncul istilah-istilah baru "Bos Mushon", "Mushonipin", "Komting Polos", "Ucon", "Slepet-Slepet", "Inspire", "Mister", "MuconSyanggup", dan mungkin masih banyak yang tak mampu tersebutkan . . Betapa rasa sayang tak harus diungkapkan dengan kata-kata mesra. "Isyok ae con con", "Piye con?", "Sikile nyangkut", "Turu ae ning kelas con", "Jok kakean selfie son", "Piye, NgePES maneh?", "Update terus con", bahkan terkadang kata-kata "suroboyoan" pun terucap. . . Dan kalian punya cara tersendiri untuk peduli, sayang, serta cinta dengan keluarga kedua kalian ini. Terkadang mungkin ada kata-kata yang menyakiti, membicarakan di belakang, atau risih yang tak berkesudahan. Namun biarlah, sebab di situlah kecintaan kita di uji. . . Jika kau cinta, kau tak sibuk mencari kesalahan, sebab kau telah tersibukkan tuk menambal dengan kebenaran. Jika ada kata-kata yang tak kau suka, lantas hati menjadi terluka, maka kau kan berusaha meluaskannya. Hingga pada akhirnya cintamu mendekati sempurna. . . 4 tahun bersamamu dalam raga, Semoga sehidup semati membersamaimu dalam jiwa. Terima kasih, Angkatanku, Komando Revolusi Pendobrak Teknik Industri, TI-28, 2012. . . #Kavaleri #TI2012 #TI28 #Industri #Graduation #ITSSurabaya #HMTI #114 #Friends #College #Campus (at Teknik Industri ITS)













