selamat siang jogja, siang ini ijinkan aku berbagi sedikit cerita. ditemani es coklat dan beberapa lagu yang ajaib, kuingin membagi 2017 top tracks, dimana ada 10+ harmoni-harmoni yang membantu aku untuk kembali merangkak dan berjalan seperti biasanya, tentunya terselip cerita sendiri dimasing-masing baitnya.. so here we go : 1. Banda Neira - Hujan Di Mimpi, 2017 bagiku tahun-tahun penuh perjuangan, dari akhirnya wisuda, berjuang mencari “aku yang hilang”, berjuang mencari nafkah setidaknya untuk diri sendiri, dan harmoni yang duo melankolis ini lantunkan sungguh sangat membantu dalam proses aku untuk merangkak, baitnya yang paling aku suka “sepi itu indah, percayalah. membisu itu anugerah”. kadang sepi kita butuhkan untuk menilai diri sendiri, untuk lebih menyayangi diri sendiri. lalu maju kembali ke jalan yang ternyata telah dipilih oleh diri sendiri.. seperti hadirmu dikala lemah, jujur dan tanpa bersandiwara, teduhnya seperti, hujan di mimpi... terimakasih mbak rara dan mas nanda, harmoni kalian membuatku terhentak, tertegun, terkadang berkaca-kaca. sungguh melodi yang hidup bukan hanya di jiwa, tetapi merasuk menyentuh hati. 2. Fstvlst - Menantang Rasi Bintang, lagu yang membuatku berpikir dan memutar otak, sungguh mas Farid Stevy otaknya cerdas sekali. “Hidup itu sekali, dan mati itu pasti. bisa jadi nanti, atau setelah ini.” lagu yang membuatku kembali menemukan “aku” yang sudah lama hilang. Sudahilah, sedihmu yang belum sudah. Bahagialah.. Berbahagialah ❤️ 3. Dialog Dini Hari - Tentang Rumahku, playlist wajib setiap opening. entah kenapa setiap lagu ini kuputar, pikiran langsung kepada mimpi-mimpi selama ini, tidak muluk-muluk kok hanya... rumah mungil dan cerita cinta yang megah. suatu saat nanti, ya. :) 4. Float - Tiap Senja, setiap kalian pasti pernah merasakan jatuh, tertunduk, dalam sekali sampai tidak bisa melihat cahaya sekalipun kan tentunya? nah, disaat aku merasakan hal serupa, lagu ini menemani, seperti teman sejati yang memeluk erat, dan berbisik “tak mestinya luka menghentikan langkah”. pergolakan batin saat itu sampai fase benci semua orang, benci dia, benci apapun, paling parah adalah benci diri sendiri. tapi hebatnya lagu ini membantuku untuk memeluk lagi diriku yang hilang. aaah terimakasih banyak, “bila saatnya, hadapilah!” :) 5. Nosstress - Pegang Tanganku, lagu cinta anti mainstream. lagu cinta yang jauh dari kesan lebay, alay, dll. banyak pelajaran yang didapat dari lagu ini, salah satunya “sudah saatnya merenung, dan bersyukur.” “indah itu tak selalu ada, senang itu sementara, jika senang jangan terlalu, jika sedih jangan terlalu.” :) 6. Nohsalleh - Angin Kencang, musisi asal Malaysia ini berhasil menggerilya seluruh isi hati hehehe. dibawanya melayang bersama angin kencang yang entah kemana.. 7. American Football - I’ll see you when we’re both not so emotional, tau lagu ini dari salah satu sahabat nun jauh di malang~ menjadi sontrek disaat sedang benar-benar emosional, ingin marah, dikit-dikit kesinggung. enak sekali buat temen tidur! :) 8. Payung Teduh - Diatas Meja, playlist terbaru, lagunya bikin mikir, kadang bengong sendiri. hehe “mengapa takut pada lara, sementara semua rasa bisa kita cipta.” bahwa sesungguhnya kamu bisa kok sedih selamanya, atau bahagia selamanya. kamu yang pilih, mau bahagia atau mau sedih. karena rasa memang kita ciptakan sendiri. :) 9. Tigapagi - Album Roekmana’s Repertoire, kenapa satu album? karena suatu kewajiban memutar semuanya dipagi atau dimalam hari hendak tidur. tidak adil rasanya hanya memutar satu 🖤 senang sekali akhirnya bisa menyaksikan langsung mereka bergerilya dengan alunan-alunan menyayat hati menyentuh hati. terimakasih akang-akang! 10. Banda Neira - Sampai Jadi Debu, lagu pertama tadi dibuka oleh Banda Neira, dan ditutup juga seharusnya oleh Banda Neira :’) tau lagu ini sebenernya dari kakak, pas denger itu pertama kali inget banget lagi main sama kucing-kucing dirumah. edan, salut sekali sama duo melankolis yang bisa merasuk sampe merasakan bagaimana jadi tua, dan sampai jadi debu. setiap kali denger lagu ini, dimanapun, selalu ada jeda waktu untuk diam seperdetik, karena sangat disayangkan untuk menyia-nyiakan lagu ini. dibawanya aku kepada mimpi-mimpi yang tidak terlalu muluk tetapi... gimana ya rasanya hidup bersama seseorang yang mencintai sisi-dan-sisaku, yang tidak banyak menuntut ini itu tetapi hanya menuntut untuk selalu bersama sampai tua— sesusah apapun nanti, bersama seseorang yang membangunkanku dengan kecupan hangat, mengajak untuk menghabiskan minggu kita di beranda sambil menikmati teh hangat, singkong goreng buatanmu, ngobrol ngalor ngidul, dari masalah musik sampai berkebun, mendengarkan lagu ini sampai rambut kita memutih tapi tetap berpegang tangan... sampai kita tua, sampai jadi debu... ini mungkin sebuah do’a, mohon di aamiin-kan 🖤 semoga.. 2017 is sucks, really. tapi dengan adanya 10 playlist diatas 2017ku ngga muram2 amat~ masih banyak sebetulnya lagu-lagu bagus yang menemani perjalanan hingga sejauh ini, tapi yang terbaiklah yang layak untuk diabadikan dan diceritakan. hello 2018, aku siap dengan cerita baru didalamnya 🌻🖤