THEY DID. THEY REALLY DID. FIRST GOLD FOR INDONESIA🇮🇩 THANKS THE GOOD LORD, THANK YOU COACH, KAK GREY AND KAK APRI YALLAHI I MIGHT CRYYYY GUE MELEYOT TOLONG

seen from Singapore

seen from France

seen from United States

seen from Singapore
seen from Greece

seen from Tajikistan
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Italy
seen from Argentina
seen from China

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from China
seen from China
seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from China
seen from China

seen from United States
THEY DID. THEY REALLY DID. FIRST GOLD FOR INDONESIA🇮🇩 THANKS THE GOOD LORD, THANK YOU COACH, KAK GREY AND KAK APRI YALLAHI I MIGHT CRYYYY GUE MELEYOT TOLONG
Arigato Tokyo, Bienvenue Paris
Menyelenggarakan Olimpiade di tengah pandemi bukanlah perkara mudah, namun Jepang membuktikan kepada dunia bahwa mereka mampu melakukannya dengan baik.
Usai sudah pagelaran Olimpiade musim panas edisi ke 32 yang ditutup dengan sebuah upacara penutupan yang sederhana pada Minggu malam (8/8) di Stadion Olimpiade Tokyo, Jepang. Menggunakan nama Olimpiade Tokyo 2020, Olimpiade edisi ini adalah yang paling berbeda dengan edisi edisi sebelumnya. Hal ini dikarenakan perhelatan Olimpiade kali ini berbarengan dengan pandemi global Covid-19. Pandemi juga yang menyebabkan ajang multi event olahraga dunia ini harus diundur satu tahun pelaksanaanya. Sempat muncul kekhawatiran dan kebimbangan bahwa pandemi akan menggangu bahkan membatalkan Olimpiade di Tokyo. Menjelang upacara pembukaan, kasus positif Covid 19 di Tokyo meroket dan status darurat diberlakukan. Alhasil, Olimpiade Tokyo 2020 diselenggarakan tanpa penonton dan protokol kesehatan diberlakukan sangat ketat. Hampir setiap hari, atlet dan offisial dilakukan test usap atau swab test serta mobilitas yang dibatasi. Protes besar besaran dilakukan warga lokal untuk menolak olimpiade karena seharusnya pemerintah Jepang lebih fokus penangan Covid-19 dan kekhawatiran Olimpiade akan memperparah pandemi di Jepang.
Kontingen Indonesia memberangkatkan 28 wakilnya yang berlaga di 8 cabang olahraga. Total 5 medali yang terdiri dari 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu berhasil diraih oleh atlet - atlet Indonesia. 3 perunggu didapatkan oleh Anthony Ginting di cabang bulutangkis nomer tunggal putra, Rahmat Erwin Abdullah di cabang angkat besi nomer Putra 73kg dan Windy Cantika Aisah dari cabang angkat besi nomer putri 49Kg. 1 perak didapatkan dari legenda angkat besi, Eko Yuli Irawan di nomer putra 61kg. Pasangan ganda putri bulu tangkis Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu membuat prestasi fenomenal untuk Indonesia dengan meraih medali emas setelah mengalahkan pasangan China, Chen Qingchen dan Jia Yifan, dua set langsung. Prestasi ini menjadi fenomenal karena pasangan Greysia dan Apriyani bukanlah pasangan yang diunggulkan dalam nomer ganda putri dan melalui perjalanan berat untuk menuju final. Kemenangan ini dirayakan hampir seluruh rakyat Indonesia dan menjadikan Indonesia negara kedua setelah China yang pernah memenangkan semua nomer dalam cabang bulu tangkis yang dipertandingkan di Olimpiade. Indonesia berada pada posisi ke 55 di tabel perolehan medali.
Kebahagiaan juga dirasakan negara Asia lainnya di Olimpiade kali ini. Filipina berhasil mendapatkan emas pertamanya dalam Olimpiade yang didapatkan oleh atlet angkat besi mereka, Hidilyn Diaz di nomer putri 55kg. Setelah hanya mendapatkan medali perak di Olimpiade Rio 2016, kini Diaz membuktikan bahwa ia adalah yang terbaik di dunia. Total kontingen Filipina membawa pulang 4 medali yang terdiri dari 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu dari cabang tinju dan angkat berat. Capaian ini membuat Filipina menjadi negara Asia Tenggara terbaik di Olimpiade kali ini setelah berada pada posisi ke 50 tabel perolehan medali. India juga merasakan hal manis di Olimpiade Tokyo 2020. Setelah menunggu selama 13 tahun, India kembali mendapatkan emas. Emas didapat oleh atlet lempar lembing, Neeraj Chopra. Lemparannya sejauh 87,58 m memastikan emas pertama India dari cabang atletik di Olimpiade. Tim hoki lapangan putra India juga membuat sejarah dengan mengalahkan tim Jerman dalam pertandingan perebutan medali perunggu. Medali pertama bagi tim hoki lapangan putra India setelah 40 tahun. Total India membawa pulang 7 medali yang terdiri dari 1 emas, 2 perak dan 4 perunggu yang didapat dari cabang atletik, angkat besi, gulat, bulu tangkis, tinju dan hoki lapangan. India berada pada posisi 48 tabel perolehan medali.
Banyak drama dan rekor tercipta di Olimpiade Tokyo ini. Total 20 rekor dunia pecah yang berasal dari cabang olahraga terukur seperti renang, atletik dan angkat besi. Caeleb Dressel, atlet renang putra asal Amerika Serikat menjadi atlet tersukses di Olimpiade Tokyo 2020 setelah membawa pulang 5 medali emas. Serangkaian drama juga mewarnai jalannya perlombaan di Olimpiade Tokyo ini. Mutaz Essa Barshim asal Qatar dan Gianmarco Tamberi dari Italia sepakat untuk berbagi medali emas dalam cabang lompat tinggi putra setelah mereka sama sama mampu membuat lompatan setinggi 2,37 meter. Keduanya juga gagal untuk melampaui angka 2,39 meter setelah tiga kali percobaan. Kemudian ofisial perlombaan mencoba menawarkan untuk membuat lompatan lagi tapi Mutaz bertanya apakah bisa emas dibagi dua dan ofisial menjawab bisa, dan kedua atlet setuju untuk berbagi medali emas. Sejarah tercipta karena untuk pertama kalinya sejak 1912, emas olimpiade dibagi dua dalam cabang atletik. 10 menit setelah kejadian itu, kebahagiaan tim Italia bertambah. Pelari mereka, Marcell Jacobs, berhasil memenangkan nomer paling bergengsi dalam cabang atletik yaitu lari 100m putra dengan catatan waktu 9,8 detik. Tamberi yang masih larut dalam euforia ikut merayakan kemenangan kompatriotnya dan mengibarkan bendera Italia. Drama juga terjadi di cabang senam putri. Pesenam putri fenomenal asal Amerika Serikat, Simone Biles mundur dari final nomer beregu putri setelah tidak dapat tampil dengan gemilang dan alasan kesehatan mental. Karena kejadian ini, tim Amerika Serikat harus rela hanya mendapatkan medali perak dan medali emas direbut tim ROC (Russia Olympic Comitee). Biles juga awalnya menyatakan mundur dari semua nomer final individu yang dia ikuti. Tapi ia kemudian meralat pernyataannya dan berlaga di nomer final balok keseimbangan putri. Di final itu, Biles harus puas dengan medali perunggu setelah dikalahkan duo pesenam China, Guan Chenchen dan Tang Xijing. Biles yang pada Olimpiade Rio 2016 mampu meraih 4 emas dan 1 perunggu di Tokyo hanya mampu meraih 1 perak dan 1 perunggu. Posisi juara umum juga tidak luput dari drama di Olimpiade Tokyo ini. Setelah nyaris memimpin selama dua minggu tabel perolehan medali, China harus merelakan posisinya di puncak pada Amerika Serikat (AS) di hari terakhir Olimpiade. AS unggul perolehan 1 emas dari China. Detik detik AS menyalip China di hari terakhir terjadi saat kontingen AS mampu meraih tambahan 3 emas dari cabang balap sepeda trek, basket dan voli putri sementara China tidak mampu menambah koleksi emas nya di hari terakhir.
Menyelenggarakan Olimpiade di tengah pandemi bukanlah perkara mudah, namun Jepang membuktikan kepada dunia bahwa mereka mampu melakukannya dengan baik. Segala keraguan yang muncul sebelum Olimpiade dimulai perlahan sirna. Spirit Olimpiade mengalami pembaharuan yang awalnya "Faster, Higher and Stronger" (Lebih Cepat, Lebih Tinggi dan Lebih Kuat) bertambah dengan kata "Together" (Kebersamaan). Dengan kebersamaan dan spirit Olimpiade yang baru ini, diharapkan bangsa bangsa di dunia mampu menyelesaikan berbagai krisis dan problema yang terjadi secara bersama sama terutama pandemi Covid 19 yang sedang melanda dunia. Apresiasi tertinggi diberikan kepada para atlet yang telah berlaga di ajang pesta olahraga terbesar di dunia ini. Walaupun tanpa dukungan penonton di venue, mereka masih mampu menampilkan kemampuan terbaik dan menyuguhkan tontonan olahraga kelas dunia kepada pemirsa di seluruh dunia. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020.
Terima kasih Tokyo,
Selamat Datang Paris 2024.
Yah kira kira begini tampang klo berat gw 73kg 🤭🤭🤭 Reposted from @kabarsports_id BRONZE MEDAL TOKYO 2020 OLYMPIC GAMES WEIGHTLIFTING | Men's 73kg 🥉RAHMAT ERWIN ABDULLAH 🇮🇩 ASLI MIN KS SPEECHLESS 😭 PADAHAL TADI GAK BERHARAP LEBIH TAPI INI SANGAT LUAR BIASA!!!! FROM GROUP B TO BRONZE MEDAL 👏👏👏 #Tokyo2020 #Olympic2020 #OlympicGames #NOCIndonesia #TimIndonesia #KontingenIndonesia #BawaPulangEmas #Weighlifting #WeighliftingIndonesia #OlahragaIndonesia #IndonesiaJuara #IndonesiaEmas https://www.instagram.com/p/CR3z4e7tadP/?utm_medium=tumblr
Repost from: @unisifm 🤣 Hey, dalam rangka mendukung @asiangames2018 yg akan dibuka tanggal 18 Agustus 2018, seluruh penyiar Unisi Radio mengcover ulang Theme Song Asian Games yang dinyanyikan @viavallen 😁 Kalau mau liat versi lengkapnya, cek channel youtube kita ya Intelektual Muda.. Udah siap buat dukung #timindonesia? #aseangames2018 #aseangames2018jakartapalembang #unisfm
Semangat Team untuk kemenangannya 😇 #TimIndonesia #LifeatApril 🙆🙏🥇🥈🥉. @sahabatrappSaat ini kami tengah bersama beberapa Atlit kebanggaan @/TimINAOfficial dalam dukungan kami kepada #TimIndonesia pada perhelatan olahraga terbesar se-Asia 2018. #GoodforCountry cr : RAPP_Official/Twitter
#Repost @indonesiabisaemas with @repostapp ・・・ Eko Yuli Irawan @ekopower62 mencatat sejarah dengan meraih medali di tiga Olimpiade. #TimIndonesia #IndonesiaBisaEmas #Rio2016 #Repost @ekopower62 with @repostapp ・・・ #angkatbesi #pabbsi #indonesiabisaemas #hookgrip #hookgripindonesia #prima #menpora #indonesia Terimakasih atas doa n dukungannya untuk tim angkat besi n tim Indonesia 🙏
#Repost @indonesiabisaemas with @repostapp ・・・ Otot kawat, tulang besi. Sri Wahyuni berhasil mempersembahkan medali pertama untuk #TimIndonesia. #Rio2016
Support #TeamIndonesia RIO 2016. #supportindonesia #IndonesiaBisaEmas #RoadtoRio #Olympics #OlympicGames #TimIndonesia #Rio2016 #riodejaneiro #taekwondo #taekwondoindonesia #태권도 #IndonesiaOnTop