Tips untuk membeli Property #tipsbeliproperty #tipsbeliproperti (at Tangerang) https://www.instagram.com/p/B6KkUpqh2lI/?igshid=12f1yewd0aj7r
seen from United Kingdom
seen from Spain
seen from Switzerland
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Italy

seen from Kazakhstan
seen from United States
seen from United States
seen from Netherlands

seen from United Kingdom
seen from Türkiye
seen from Bulgaria
seen from Russia
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Poland
seen from Switzerland
Tips untuk membeli Property #tipsbeliproperty #tipsbeliproperti (at Tangerang) https://www.instagram.com/p/B6KkUpqh2lI/?igshid=12f1yewd0aj7r
Ingin Jadi Agen Properti yang Sukses? Intip 8 Cara Ini
Inanews - Menjadi agen properti memang susah-susah gampang. Anda harus mampu meyakinkan klien hingga mereka berminat membelinya dari Anda. Josh Altman seorang makelar top di Beverly Hills mengatakan, bila ingin sukes, seorang agen propeti harus menguasai setidaknya 8 car untuk membuat klien terkesan. Berikut cara tersebut: 1. Jangan Narsis Meski Anda harus membuat klien terkesan, Anda tidak harus narsis. Narsisme dan menunjukkan siapa yang paling unggul dengan klien justru menghilangkan peluang Anda. "Jika seorang klien bilang, 'Saya baru saja beli sebuah peternakan di Montana.' Jangan sekali-kali Anda menjawab, 'Saya punya pulau di Karibia.' Jangan pernah merasa unggul dan narsis di depan klien," ucap Josh Altman. "Anda tidak memiliki percakapan, Anda hanya berbicara saja soal siapa yang paling unggul," katanya lagi. Daripada beradu dengan klien, sebaiknya arahkan kata-kata Anda ke arah apa yang dikatakan orang lain, bukan apa pun yang mengalir di kepala Anda. 2. Dengarkan Klien Dengarkan mereka seperti hidup bisnis Anda tergantung padanya. Hal ini tentu menunjukkan Anda menghormati mereka. Menjadi makelar mungkin saja Anda akan bertemu dengan tipe orang yang mengajukan pertanyaan untuk memotong pembicaraan Anda. Jangan tergoda untuk membalas. Tutup mulut Anda dan telinga Anda tetap terbuka. Cobalah untuk benar-benar mengenal orang itu dan memikirkan taktik negosiasi. 3. Jangan Gunakan Jargon Jargon industri justru mematikan minat seseorang. Berbicaralah dengan kesederhanaan, transparansi, dan kejelasan. "Gunakanlah kata-kata sederhana. Jangan gunakan kata-kata mewah yang membuat Anda terdengar seperti orang bodoh. Bersikaplah konsisten jika Anda tidak mau kehilangan uang," tutur Josh. 4. Imbangi Klien Studi psikologis menemukan, orang tertarik pada lawan bicara yang mirip dengan mereka. Jika Anda berbicara dengan seseorang yang berbicara dengan lembut, tenangkan juga suara Anda. Tujuannya adalah untuk membuat mereka merasa nyaman berbicara dengan Anda. "Ini semua tentang keseimbangan. Mirroring adalah strategi penjualan yang sudah terbukti benar," katanya. 5. Perhatikan Gaya Busana Berpakaianlah seperti orang sukses karena itulah yang ingin Anda sampaikan kepada klien. Selalu siapkan pakaian bersih dan halus di bagasi mobil Anda karena Anda tidak pernah tahu kapan membutuhkannya. 6. Beri Pujian kepada Klien Dengarkan kebutuhan orang lain dan perkuat pendapat mereka. "Sebagai agen real estat, saya sering memuji klien potensial. Saya mencari elemen properti yang saya sukai dan memuji pekerjaan klien. Seperti 'Fasad itu memiliki detail luar biasa,' dan 'Apakah mantel kayu itu diukir dengan tangan. Aku suka ukiran batu,'" kata Josh. 7. Lakukan Kontak Mata Tatap mata adalah saran standar untuk interaksi manusia. Jika Anda memalingkan pandangan saat berbicara, Anda akan memberi kesan bahwa Anda memiliki sesuatu yang disembunyikan. "Temui mata orang lain sebelum mengarahkan pandangan Anda pada apa pun yang mereka bicarakan. Setiap beberapa saat, lakukan kontak mata lagi," sebut Josh. "Jika Anda orang yang tidak bisa melakukan kontak mata, cari tahu dan berlatihlah yang dibutuhkan," lanjutnya. 8. Ketahui Peran Anda Anda harus mengetahui peran Anda sebagai seorang makelar. Peran seorang makelar yaitu mempelajari keinginan klien, memahaminya, dan memulai hubungan baik. "Jika saya ditunjukkan daftar oleh penjual potensial, saya juga akan memulai hubungan baik, menghormati, dan memahaminya," papar Josh. Read the full article