Titik Nol Kilometer Bandung => Geser. . 2. Hotel Savoy Homan. 3. Jl.Asia Afrika (depan kantor pikiran rakyat). 4. Gedung Landbouw Benoodigdheben Import Commissionairs Venduhouders Warenhuis de Vries Export Kunst Boek. . Kisah di Balik Tugu Kilometer Nol Tahun 1810, Gubernur Jendral Daendels bersama Bupati Bandung Wiranatakusumah II berjalan-jalan ke sebuah lokasi yang akan dilewati untuk jalur pembangunan Jalan Raya Anyer-Panarukan. Tiba-tiba, sambil menancapkan tongkat Daendels berkata “Zorg, dat als ik terug kom hier een stad is gebouwd” artinya “Coba usahakan, bila aku datang kembali di tempat ini telah dibangun sebuah kota." Setiap kota tentunya memiliki sejarah dari awal pembentukan sampai hari berdirinya. Begitu pula dengan Bandung, titik nol kilometer di Jalan Asia Afrika inilah yang merupakan tonggak sejarah berdirinya kota Bandung. Dahulu, Gubernur Jendral Daendels mengemban tugas untuk membangun Jalan Raya Pos dari Anyer sampai ke Panarukan (Jawa Timur). Hal ini dilakukan sebagai upaya mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris Sebenarnya, pembangunan jalan raya ini memiliki banyak manfaat bagi bangsa Indonesia saat ini. Yang menjadi masalah adalah kekejian Daendels. Untuk membangun jalan raya tersebut, ia menggunakan sistem kerja paksa. Para pekerja pribumi dipaksa bekerja tanpa diberi upah, alhasil, banyak orang tewas karena hal ini. Tahun 1810, Gubernur Jendral Daendels bersama Bupati Bandung Wiranatakusumah II berjalan-jalan ke sebuah lokasi yang akan dilewati untuk jalur pembangunan Jalan Raya Anyer-Panarukan. Tiba-tiba, sambil menancapkan tongkat Daendels berkata “Zorg, dat als ik terug kom hier een stad is gebouwd” artinya “Coba usahakan, bila aku datang kembali di tempat ini telah dibangun sebuah kota." (Sumber : AyoBandung.com) #titiknolbandung #nolkilometerbandung #titiknolkilometer #bandung #jalanasiaafrika #gowesantuy #gowes #visitbandung #pesonaindonesia (di Jl. Asia Afrika Pusat Kota, Bandung, Indonesia) https://www.instagram.com/p/CCBrR_2JryK/?igshid=kilj6pkn0kie















