Reblog if you’re going to TNT!
seen from Spain
seen from Belgium
seen from United States
seen from China

seen from Malaysia

seen from Italy
seen from Singapore

seen from Israel
seen from Hong Kong SAR China

seen from Spain
seen from Hong Kong SAR China
seen from United States

seen from Belgium
seen from United States

seen from Spain
seen from United Kingdom

seen from Australia
seen from United States
seen from Japan

seen from Australia
Reblog if you’re going to TNT!
I'm an action figure guys!!!!
.Traveling and Teaching. Secara pribadi, saya ikut kegiatan ini bukan karena saya memiliki pendapatan yang banyak atau bahkan berlebihan (banyak yang mengira begitu 😂). Tapi saya ikut karena ingin berbagi sedikit dari apa yang bisa saya bagikan lewat cerita hidup saya. Kami (volunteers) punya latar belakang "kesibukan" yang berbeda. Tapi kami punya tujuan yang sama yaitu untuk memberikan motivasi kepada adik-adik disana agar terus bersemangat dalam mengejar cita-cita, demi masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia❤ Tidak banyak yang dapat kami berikan dalam ruang dan waktu yang terbatas. Namun kami berharap, apa yang kami lakukan sungguh dapat menginspirasi dan memotivasi adik-adik di Desa Kakenturan. Terima kasih @1000_guru_sulut Kami menantikan kesempatan berbagi selanjutnya 💙 "Semangat berbagi. Tetap menginspirasi. Salam 👋 jari". In frame: Kak @dianrafs Kak @lavieo_o Kak @angelinghana Kak @amartiaaa Kak @fardhybasri Kak @valentinosiwy Adik-adik Desa Kakenturan, Kecamatan Modoinding, Minahasa Selatan. @1000_guru @1000_guru_sulut #travelingandteaching #tnt18 #1000guru #1000gurusulut https://www.instagram.com/p/Bu1TxHTg2nvnMSICp35TfBmgJ6kqGjqJ4Nrk7g0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=5pv8lz8jja47
23 Jumada I 1439 H | Perjalanan TNT 18 (3/3) - Kawah Wurung . . Dilema dan keputusan. Selesai sudah perjalanan kawah ijen yang penuh dengan kabut dan angin kencang. Selanjutnya kemana? Berdasarkan rencana, ada dua destinasi lagi yang harus dikunjungi, yaitu wisata air panas Belawan dan Kawah Wurung. Mengingat badan yang cekot-cekot, wisata air panas adalah destinasi yang tepat. Namun, setelah berdiskusi, kami memutuskan pergi ke kawah Wurung, pun searah dengan jalan pulang. . . Kawah Wurung. SubhanALLAH, perjalanan ke sana ternyata cukup membuat kami terguncang-guncang di dalam truk. Tapi, masyaALLAH, ketika turun dari truk, mata kami dimanjakan oleh hamparan permadani di kaki langit, gunung menjulang, berpayung awan, oooh indah pemandangan (*hayo siapa yang tahu lagu ini) . . Menanjak (lagi). Baiklah, kami harus menanjak lagi, tak apa, ini lebih 'ringan' daripada Ijen. Naik sekian meter, foto. Naik lagi sekian meter, foto. Ya begitulah, beberapa orang bertugas menjadi fotografer, beberapa menjadi modelnya. Kami terbagi lagi menjadi beberapa kloter, sesuai dengan jumlah fotografer (yang bawa kamera), dan saling bergantian berfoto. . . Puncak. Alhamdulillah, kali ini kami disambut indahnya ciptaan ALLAH saat di puncak. Stok foto pribadi sudah di tangan, dilanjut dengan foto bersama, foto para lelaki, dan foto para wanita. Berakhir sudah perjalanan kami. Waktunya pulang. . . Kembali. Perjalanan pulang dihiasi dengan obrolan ringan terkait arti nama, keseruan saat mendaki, saat tnt, dan hal lainnya yang tidak akan terlupakan. Setelah lelah bercerita, cahaya dan angin malam mulai meredupkan mata kami. Berbagai macam posisi tidur pun tercipta. Yang paling normal tidur dengan posisi duduk dan bersandar, setengah normal tidur dengan posisi duduk tapi di lantai truk, dan posisi paling ekstrim adalah yang bisa tidur telentang di lantai truk (lah dia tidak takut dikira keset kah? Kalau terinjak bagaimana?). Ada juga yang sedari awal perjalanan sudah tidur, eh bahkan truk masih parkir saja sudah tidur duluan. . . Saya benar-benar menunggu suasana demikian di hari-hari selanjutnya. Sampai jumpa lagi di TNT selanjutnya @1000_guru_sby ... #1000guru #1000gurusurabaya #tnt18
18 Jumada I 1439 H | Perjalanan TNT 18 (2/3) - Gunung Ijen . . Ijen. Kalau dalam bahasa jawa artinya sendiri. Tambahakan imbuhan "-an" akan menjadi "ijenan", yang berarti sendirian. Tapi saya tidak berbicara tentang arti bahasa, melainkan tentang ciptaan ALLAH yang terletak di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso yaitu Gunung Ijen (2.443 mdpl). . . Rencana. Manusia berencana, ALLAH menentukan. Apalah daya 21 anak muda yang berencana berangkat dari Rejo Agung pukul 11 malam, namun cuaca kurang mendukung. Medan yang harus diterjang ketika hujan cukup berbahaya. Mengingat kami naik truk, jalanan kecil, tidak rata, gelap, ditambah licin selama hujan. Berdasarkan kesepakatan bersama, rencana berangkat pukul 11 malam dibatalkan, dan mundur berangkat pukul 3 pagi. Tentu Blue Fire tidak akan dapat kami nikmati. . . Mendaki. Kami sampai di pos perizinan pukul 07.00. Lalu dilanjutkan makan terlebih dahulu. Pendakian baru dimulai pukul 09.00 pagi. Ya, memang terlalu siang untuk mendaki (biasanya saya sudah turun kalau jam segini). Bahkan saya yakin kabut tebal akan menemani kami sepanjang perjalanan. Tidak apa, kami semua masih semangat untuk bersama-sama menuju puncak (gemilang cahaya. Mengukir cita, seindah asa. *lah). . . Lelah. Saya mengakui cukup lelah saat mendaki, padahal ini bukan pertama kalinya. Tapi yang membuat lelah berkurang adalah semangat teman-teman yang lain, terutama yang belum pernah mendaki. Saya pun kagum melihat ketika teman-teman saling membantu, mengulurkan tangan untuk digenggam, merelakan lengan untuk jadi tumpuan, memberi waktu istirahat meski belum lelah, berbagi cerita dan kalimat motivasi (yang sebenarnya kocak, bukan memotivasi 😂) . . Puncak. Benar saja, kabut tebal tersaji dihadapan kami saat sampai di puncak. Tapi entah kenapa, saya tidak melihat sedikitpun wajah yang redup bak kabut diantara teman-teman saya. Setiap orang menikmati perjalanan dan pencapaiannya. Proses hingga sampai ke puncak tidak mudah, sehingga tawa tetap terdengar disana. Sangat menyenangkan. . . Saya benar-benar menunggu suasana demikian di hari-hari selanjutnya. Sampai jumpa lagi di TNT selanjutnya @1000_guru_sby ... #1000guru #1000gurusurabaya #tnt18 #bondowoso
14 Jumada I 1439 H | Perjalanan TNT 18 (1/3) - Rejo Agung . . Kebun kopi. Begitulah pemandangan yang tampak sepanjang kaki ini melangkah menuju Desa Rejo Agung, Dusun Tol-tol, Wonosobo. Desa yang (kami anggap) berada di pedalaman ini ternyata hanya 1 dari sekian desa di sekitarnya yang (jauh) lebih di pedalaman. . . Di desa tersebut hanya terdapat sekitar 60-66 Keluarga dan kebanyakan anak-anak serta orangtua. Kebanyakan para remaja merantau atau bahkan menikah dan kemudian keluar dari desa. Bersama teman-teman dari @1000_guru_sby memanfaatkan waktu senggang untuk berkecimpung sejenak dengan tenangnya suasana desa tersebut. . . Desa tanpa sinyal. Jangan harap bisa update stories IG, sinyal segaris pun tak ada. Inilah serunya, ketika 21 anak muda masa kini disatukan dalam kondisi tak bisa bercengkrama dengan internet. Tentu menyenangkan, lebih mudah rasanya saling mengenal. Tidak ada kata berhenti saat bercerita, ada saja bahan yang bisa menjadi bahan pembicaraan. Sangat menyenangkan. . . Mengajar. Perjalanan hari pertama dilakukan pada jum'at malam, dan sampailah pada sabtu pagi. Setelah istirahat sejenak, langsung dilanjutkan pada kegiatan utama yaitu mengajar adik-adik di SD Rejo Agung 3. Siswanya (hanya) ada 11 anak dari kelas 1 hingga 6 SD, serta PAUD (usia 1-3tahun) ada 12 anak. . . Apa yang diajarkan hanya dalam sehari? Bermacam-macam sesuai kebutuhan usia mereka. Ya, tentu sehari itu kurang untuk berbagi ilmu dengan mereka. Tapi, ini bukan hanya perjalanan berbagi ilmu, melainkan perjalanan mencari ilmu bagi kami yang mengajar. Bagiamana tidak? Mereka (anak-anak) tetap semangat belajar dengan segala macam keterbatasan fasilitas. Mereka punya mimpi yang tinggi dan tidak ragu mengungkapkannya. . . Kami...ah...saya khususnya, sungguh bersyukur atas segala kesempatan yang ada. Bertemu dan berbagi ilmu serta keceriaan dengan mereka. Menikmati indahnya suasana tanpa terganggu oleh gawai, quality time yang sangat berkualitas. . . Saya benar-benar menunggu suasana demikian di hari-hari selanjutnya. Sampai jumpa lagi di TNT selanjutnya @1000_guru_sby ... #1000guru #1000gurusurabaya #tnt18 #wonosobo #travelingandteaching