Aku menulis kisah yang kuharapkan terjadi tapi tidak terjadi. Kejadian yang sesuai dengan bayangan ku hari ini adalah…………
Writer’s POV
Hari ini, harus nya akan jadi hari yang berat. Tapi aku mengharapkan tidak seberat ini… aku seharusnya sudah sampai disekolah saat ini, mengeluhkan letihnya diriku seusai berjalan jauh dan seseorang akan menghampiri ku ketika dia melihat ku tengah mengeluh tentang kaki ku yang sakit.
“kaki mu baik-baik saja?”katanya
“masih agak sedikit sakit, kaki ku sedikit tergores karena sepatu yang aku pakai tadi”jawab ku.
dia memperhatikan ku sebentar, dan kemudian pergi tanpa sepatah katapun. Aku bingung, kenapa dia pergi begitu saja? Tidak lama kemudian, dia kembali dengan membawa dua pembalut luka. Aku tercengang ketika dia menunduk di hadapan ku dan menempelkan pembalut itu di kedua kaki ku yang lecet.
“supaya gak sakit lagi”begitu katanya sambil memberi senyuman simpel tepat di kedua mata ku.
‘aah, ternyata hari ini tidak sebegitu beratnya’
sementara teman-teman ku sibuk dengan urusannya, dia selalu ada di sampingku mengajakku bicara seolah dia mengerti bahwa aku tidak mau sendiri hari ini, seolah dia mengerti bahwa hati ku sedang hancur sekarang. Dia membuat ku tertawa dan melupakan bahwa aku di tinggalkan hari ini, membuatku merasa bahwa aku tidak sendiri, membuat ku merasa bahwa aku bisa mengandalkannya.
Membuat ku mencurahkan hati ku kepadanya dengan bebas, dan dia mendengarkannya sambil menepuk punggung ku menenangkan ku untuk tidak merasa terlalu terbebani.
“ada aku kok”
“jangan pernah merasa sendiri, karena aku selalu ada untuk mu. Kapan pun”katanya sambil menepuk pundakku dan memberi ku sebuah kekuatan untuk menatap semua orang.
“terimakasih kamu mau menjadi seseorang yang selalu ada ketika semua orang disekitar ku pergi”kata ku padanya dengan tulus.