Kerlip Bintang di Lereng Merapi
Judul tulisan gue ciamik banget, kan? Tunggu sampai lo baca keseluruhan isinya. Hahahahaha. Tulisan ini seharusnya gue posting tiga hari yang lalu. Tapi karena riweuh persiapan mudik, akhirnya tertunda. Dan emang masih setengah jadi juga sih. Hehheehe. Namun demi melunasi utang menulis yang menggunung dan membahagiakan para pembaca setia gue (baca: Tyas), gue bela-belain deh buat ngelanjutin dan mosting tulisan ini. Meskipun badan capek karena baru nyampe di Makassar. Terharu dong… *maksa*.
Jadi gini, tiga hari yang lalu gue dapat informasi hiburan baru. Tentang seorang artis pendatang baru super dahsyat yang sedang menapaki karirnya di dunia hiburan tanah air. Informasi ini gue dapetin dari si Pinky. Gue juga heran tumbenan dia apdet soal artis, tapi pas gue baca nama artisnya gue langsung bergumam: “ooh, pantes”. Yah, karena emang selera sobat gue yang satu ini suka rada-rada ajaib. *dilindes*
Kala itu dia sms menanyakan apakah gue pernah mendengar nama Any Merapi dengan judul lagu Santai di Mall. Kalau dilihat dari nama dan judul lagunya ketahuan dong genre musiknya apa dan bagaimana. Hohoho. Udah gue bilang, selera Pinky emang suka ajaib. Karena penasaran sehebat apa artis baru ini, gue pun membuka yutub dimana kala itu gue sedang ada di dalam kereta. Harap dicatat: samping kiri dan kanan gue waktu itu adalah bapak-bapak, yang manah bapak-bapak sebelah kanan gue semacam suka curi-curi pandang ngeliatin apa yang gue baca di hape *GR bin su’uzon*.
Pas gue ketik dan klik di yutub nama Any Merapi, muncullah ini:
Nah, dengan kondisi gue di kereta yang seperti tadi itu, apakah gue cukup kuat mental untuk membuka salah satu videonya? Oh ya, dan gue juga gak bawa earphone. Jadi wajar kalau gue gak mengindahkan pesan Pinky saat itu yang minta gue nonton videonya. Gue belum cukup umur berani untuk mempertaruhkan harga diri gue di kereta. Menurut nganaaa ajaaaa… Pffft.
Gue pasti akan merasa nista kalau sampai membuka video kayak gitu di kereta. Kebayang dong kalau tiba-tiba alunan musik masa kini mengalun dari hape gue. Bapak-bapak sebelah gue pasti langsung nengok. Orang-orang sekitar juga pasti langsung ngeliatin gue. Lalu gue jadi pusat perhatian massa di kereta. Lalu mereka penasaran pengen tau gue nonton apaan. Dan akhirnya gue jadi trending topik di twitter dengan hestek: #GadisBerjilbabDanAnyMerapi. Gak lucu sama sekali.
Terpaksa gue urungkan niatan itu, meski hati sudah sedemikian penasaran ingin melihat videonya. Karena jika menilik dari promosi Pinky, maka video, lagu, dan musiknya terkesan sungguh spektakuler. Sounds promising. “Aje gileee.. artis macam mana nih” pikir gue. Padahal sebenarnya sih bisa kelihatan kan dari ‘clue’ di awal tadi, dari selintas gambar yang muncul di list video yutub. Tapi tulisan ini kan harus lebay, kalau gak lebay bukan Uli namanya. Hahahahaha *kikir kuku*.
Gue pun memutuskan akan menonton video sang artis setibanya gue di rumah. Gue hampir lupa sama niatan ini kalau seandainya gue gak chat sama si Pinky. Akhirnya gue pun membuka laptop, lalu segera melakukan pencarian kembali di yutub sambil tetap chat bersama Pinky guna membahas idola barunya ini. Hahahaha. Hih, Pinky menggeser kedudukan Kak Rhoma dari dalam hatinya. Akoh sedih T__T *apeu*.
Sungguh Any Merapi ini mungkin adalah sosok bakat terpendam yang kurang diekspos oleh media. Pinky emang mengenal dia dari video klipnya yang ditayangkan salah satu TV swasta nasional *bilang WOW dong*, tapi berhubung Mbak Any ini belum masuk infotainment, jadi namanya belum berkibar. Jika setelah tulisan ini diturunkan dan nama Mbak Any mulai menjadi tenar, maka Any Merapi harus berterima kasih pada Pinky alias Tyas. Karena dialah, gue menuliskan tulisan ini yang kemudian menjadi hits di…..
Hampir semua lagu yang dinyanyikan oleh Mbak Any ini diciptakan oleh dia sendiri. Silahkan ber-WOW lagi. Bukankah itu adalah bakat yang sungguh tak biasa? Gak gampang loh, nyiptain lagu. Apalagi lagu buat mengkampanyekan seeorang calon presiden.
Yak, benar. Tapi Calon Presiden yang kemaren gak jadi masuk bursa kandidat. Video pertama dari Mbak Any yang gue tonton malahan bukan Santai di Mall, seperti yang diminta oleh Pinky. Tapi sebuah mahakarya video dengan judul lagu: ARB Presidenku. Uwooo. Lagu ini bahkan diciptanya sendiri. Keren ya, Mbak Any ini? :')
Meski gue gak ngerti apa korelasi antara ngomongin presiden, bangsa dan negara, dengan joget uget-uget di video klip. Ah, tapi sudahlah. Bukankah ini adalah persembahan seorang anak negeri yang menginginkan ARB sebagai presidennya? Gue penasaran apa ARB tahu bahwa seorang artis pendatang baru membuat lagu tentangnya. Pasti dia terharu. Apalagi liriknya begini:
Kupilih ARB.. Yes.. Yes.. Kuingin ARB.. Yes.. Yes..
Kupilih ARB untuk memimpin bangsa.. Kupilih ARB untuk jadi presiden kita
Oooh… kepedulianmu… membuat rakyat merasaaaah (dengan nada mendesah),
membuat rakyat percayaaaahh (mendesah lagi), yang paling pantas memimpin bangsa iniiiih…
Hanya satu nama.. Aburizal Bakrie…
Epic ya, liriknya? *brb minum aspirin*
Setelah menonton video itu, gue merasa kena kutuk. Karena tu lagu terus terngiang-ngiang di kepala gue. Bahkan ampe sekarang. Padahl gue cuma muter videonya sekali. Gue rasa Mbak Any ini bikin lagu pake jampe-jampe deh.
Setelah menonton video yang itu, gue pun menuju video utama rekomendasi dari Pinky. Pinky kala itu juga sedang nontonin video-videonya si mbak artis baru, sampai akhirnya dia menyerah karena terlalu lelah melihat joget dan goyangan Mbak Any, yang diistilahkan dengan Goyang Kunciran. Da hirup mah peurih, Yas…
Gue sudah menyiapkan hati dan mental untuk menonton video selanjutnya. Video diawali dengan 4 orang wanita dan satu pria berbadan kekar yang turun dari sebuah mobil berwarna merah di depan pintu Mall. Alunan musiknya diawali dengan hentakan ciamik ala-ala discodut alias disco dangdut, yang kalau kata seorang komentator di videonya ‘bikin-ikutan-manggut-manggut-karena-enak-didengar’. Enak? Pasti lagunya banyak mecin-nya deh!
Sejak dari pertama turun, si mbak artis ini udah langsung joget muter-muter kunciran rambutnya 360 derajat sambil ndusel-ndusel mulai dari pintu sampai bagian depan mobil. Entah apa maksudnya. Menunjukkan trademark mungkin. Mungkin. Setelah puas joget ndusel-ndusel, dia dan rekan-rekannya pun berjalan (tetap sambil bergoyang dong ah) masuk ke Mall. Gerombolan kawula muda ini pun kemudian berkeliling di Mall menghabiskan waktu bersantai mereka di sana, yang kalau berdasarkan liriknya sih seharian.
Dari pagi sampai siang, dari siang sampai malam… Istirahat dengan senang..
Dari pagi sampai siang, dari siang sampai malam… Sampai kita lupa pulang..
Gue gak ngerti deh, orang-orang ini ke mall mau jalan-jalan atau emang nyambi jaga sebagai security?
Mbak Any dalam video klipnya yang ciamik
Selain lirik, banyak hal yang juga gak gue mengerti dari video klip lagu ini. Seperti misalnya berapa banyak orang yang ke Mall sambil joget uget-uget muter kunciran rambut di depan gerai toko, dalam resto, bahkan di eskalator? Atau seberapa sering orang melakukan ritual ndusel-ndusel di bagian depan mobil sebelum masuk ke Mall? Ah ya, dan apakah tarian dinding badinding kini lumrah dilakukan di dalam Mall seperti ini.
Dinding badinding ooii.. dinding badindiiiiiinnnggg....
Dan ketidakpahaman gue selanjutnya adalah ini:
Jujur gue gagal paham, apa korelasi antara pamer otot dan bersantai di mall. Oh ya, jangan lupa, pamer ototnya di eskalator.
Mungkin ini bakalan jadi semacam trend baru. Mungkin loh ya. Karena cuci mata dan nenteng belanjaan di Mall sudah terlalu mainstream. Maka trend terbaru yang ingin digalakkan adalah joget uget-uget sambil muter-muter kunciran rambut dan pamer otot di eskalator *brb daftar gym*.
Sungguh Mbak Any ini adalah kerlip bintang tersembunyi yang belum banyak diketahui orang. Terpujilah Pinky yang ‘ngenalin’ gue ke sang artis. Dan ternyata, dia ini (Any Merapi, bukan si Pinky) udah pernah ikutan kuis Famili 100. Omagaaahh… kemana ajee gueee… baru tau info iniiiii??!!
Kalian juga baru pada tau kan? Iya kan? Kita memang kurang bergaul nih.. Any Merapi udah ikutan kuis di TV loh!!
Ditinjau dari segi nama, Any Merapi ini sebenarnya nama yang cukup menjual loh. Sebagai salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia, pasti bakal sangat menarik perhatian khalayak jika disematkan sebagai nama orang *udah iyahin aja*. Sepertinya trend nama penyanyi dangdut beberapa tahun ke depan akan bergandengan dengan nama-nama gunung. Gue sebenarnya gak tau juga darimana asal Mbak Any ini. Apakah memang benar dari lereng gunung merapi, atau hanya karena berima dengan nama gunung, sehingga dipilih nama itu. Tapi sebenarnya di komen salah satu videonya di yutub ada yang menyebutkan secara tidak langsung kalau Mbak Any ini berasal dari Jepara. Mungkin karena jika namanya Any Jepara, kurang sedap didengar. Ah, maafkan karena gue kurang riset tentang hal ini. Mungkin lain kali. Siapa tau besok-besok nama Any merapi udah muncul di wikipedia.
Demikian postingan maha penting gue kali ini yang tentu saja akan menambah khazanah pengetahuan hiburan para pembaca sekalian. Yang mau minum aspirin setelah baca tulisan ini, silahkan. Saya juga tadi udah nyiapin satu tablet buat jaga-jaga.
Sekian dan terima CD lagu Mbak Any.
** yang penasaran sama lagu dan video mbak artis kita yang satu ini, silahkan loh dilihat di sini: http://www.youtube.com/watch?v=1Siem9C2lSE