Huappy Valentine’s Day

seen from Malaysia
seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Yemen
seen from Saudi Arabia

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from France

seen from Spain

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from Austria
seen from T1
Huappy Valentine’s Day
It really hurtz...
(Warak)
oh i feel weird
Taman Pandanaran Semarang
Warak
Minggu kemarin, 1 Juni 2025, aku sempat jalan-jalan pagi sendirian ke Taman Indonesia Kaya. Dari rumah (di Madukoro, Krobokan, Semarang Barat) jalan kaki. Sampai di Taman Pandanaran aku melihat sosok makhluk besar yang sudah tidak asing bagi warga Semarang, Warak.
Sebenarnya, aku sudah sering lewat sini, terutama waktu berangkat dan pulang dari kontrol dokter di RS Telogorejo. Sudah lama pula aku kepingin mampir di taman itu sekedar untuk nongkrong melihat pemandangan sekitar sambil foto-foto. Tapi aku merasakan waktunya kurang pas.
Baru pada Minggu kemarin itu, bener-bener aku sempatkan. Apalagi sampai di sana aku bener-bener sudah capek banget. Aku langsung masuk ke area taman kecil yang cukup terawat itu. Langsung duduk di kursi taman, melepas lelah. Mengatur nafas sambil lihat pemandangan sekeliling. Banyak sekali pejalan kaki yang masuk ke Jl. Tri Lomba Juang untuk menuju ke Taman Indonesia Kaya. Kayaknya cuma aku sendiri yang transit di Taman Pandanaran.
Setelah napasku pulih, capekku hilang, baru aku berdiri jeprat-jepret memfoto patung warak yang jadi ikon Kota Semarang itu. Juga memvideokan.
Setelah itu aku melanjutkan perjalanan ke Taman Indonesia Kaya.
Taman Pandanaran Semarang
Warak
Minggu kemarin, 1 Juni 2025, aku sempat jalan-jalan pagi sendirian ke Taman Indonesia Kaya. Dari rumah (di Madukoro, Krobokan, Semarang Barat) jalan kaki. Sampai di Taman Pandanaran aku melihat sosok makhluk besar yang sudah tidak asing bagi warga Semarang, Warak.
Sebenarnya, aku sudah sering lewat sini, terutama waktu berangkat dan pulang dari kontrol dokter di RS Telogorejo. Sudah lama pula aku kepingin mampir di taman itu sekedar untuk nongkrong melihat pemandangan sekitar sambil foto-foto. Tapi aku merasakan waktunya kurang pas.
Baru pada Minggu kemarin itu, bener-bener aku sempatkan. Apalagi sampai di sana aku bener-bener sudah capek banget. Aku langsung masuk ke area taman kecil yang cukup terawat itu. Langsung duduk di kursi taman, melepas lelah. Mengatur nafas sambil lihat pemandangan sekeliling. Banyak sekali pejalan kaki yang masuk ke Jl. Tri Lomba Juang untuk menuju ke Taman Indonesia Kaya. Kayaknya cuma aku sendiri yang transit di Taman Pandanaran.
Setelah napasku pulih, capekku hilang, baru aku berdiri jeprat-jepret memfoto patung warak yang jadi ikon Kota Semarang itu. Juga memvideokan.
Setelah itu aku melanjutkan perjalanan ke Taman Indonesia Kaya.
Warak di Taman Pandanaran Semarang
Warak
Minggu kemarin, 1 Juni 2025, aku sempat jalan-jalan pagi sendirian ke Taman Indonesia Kaya. Dari rumah (di Madukoro, Krobokan, Semarang Barat) jalan kaki. Sampai di Taman Pandanaran aku melihat sosok makhluk besar yang sudah tidak asing bagi warga Semarang, Warak.
Sebenarnya, aku sudah sering lewat sini, terutama waktu berangkat dan pulang dari kontrol dokter di RS Telogorejo. Sudah lama pula aku kepingin mampir di taman itu sekedar untuk nongkrong melihat pemandangan sekitar sambil foto-foto. Tapi aku merasakan waktunya kurang pas.
Baru pada Minggu kemarin itu, bener-bener aku sempatkan. Apalagi sampai di sana aku bener-bener sudah capek banget. Aku langsung masuk ke area taman kecil yang cukup terawat itu. Langsung duduk di kursi taman, melepas lelah. Mengatur nafas sambil lihat pemandangan sekeliling.
Banyak sekali pejalan kaki yang masuk ke Jl. Tri Lomba Juang untuk menuju ke Taman Indonesia Kaya. Kayaknya cuma aku sendiri yang transit di Taman Pandanaran.
Setelah napasku pulih, capekku hilang, baru aku berdiri jeprat-jepret memfoto patung warak yang jadi ikon Kota Semarang itu. Juga memvideokan.
Setelah itu aku melanjutkan perjalanan ke Taman Indonesia Kaya.