Saya lagi ingin cerita nih, beberapa hari yang lalu saya ikut sebuah workshop tentang Bahasa Python, and it was fun :) jadi rencananya, kali ini saya mau share apa saja yang kami lakukan saat itu.
Sebelumnya, i’ve never been into programming language. Kalau mendengar bahasa pemrograman sih lumayan sering ya.. C, C++, java, pascal, delphi, dll; tapi kalau nyobain coding sih belum pernah. Jadi saya ini bener-bener cuma di level ‘sering mendengar’ saja.__. haha
Terus ya tiba-tiba ada ‘selebaran-berformat-jpg’ nyasar di newsfeed fb, isinya menginfokan ada yang mengadakan workshop tentang Bahasa Python ini. Kesan yang saya tangkap sih tujuannya memang untuk mengenalkan seperti apa Bahasa Python itu ke khalayak ramai. Dan di selebaran juga tidak terlihat tulisan ‘just for experts’ atau ‘cuma untuk yang sudah jago’ atau ‘workshop tingkat lanjut’.
Jadi, ya saya coba ikut saja :)
Anyway.. dengar-dengar, Bahasa Python ini termasuk yang paling mudah diantara saudara-saudaranya yang lain. Coba tengok infographic ini...
See? Difficulty levelnya 1 of 5. Jadi penasaran kan?
Workshopnya mulai jam 10.00-14.00 wita, in real life mulai jam 11.00-15.00. Ada 2 coding session yang belum sempat dibawakan karena keterbatasan waktu. Sayang ya?*sigh*
Pembawa materinya saat itu adalah founder titiktanya.com which is Mr. Rahmat Ramadhan. Nah, titiktanya.com ini dibuatnya pakai Bahasa Python. He has been in relationship with Python for 5years and still counting. cieeeh.
Jadi, Bahasa Python ini bukan varian parseltongue-nya Harry sama Voldemort ya.. Ini adalah salah satu bahasa pemrograman, yang mana dipakai untuk memprogram komputer. Contoh program/situs yang menggunakan Bahasa Python ini adalah Youtube, Instagram, Google, NASA, Facebook, dll
Di awal, Mas Rahmat cerita tentang kelebihan-kelebihan Python; diantaranya; easy to learn, simple, fleksibel, dinamis, multi-OS, termasuk tipe interpreter (bukan tipe compiler), sudah mendukung OOP(object oriented programming)(bahasa pemrograman yang lain ada yang belum OOP, maksudnya lebih memakai logic daripada data), errr... sesi ini lebih banyak membahas tentang perbandingan Python dengan bahasa pemrograman lain, and the thing is.. i didnt quite understand, :) so, what we can REALLY highlighted here is ‘simple’ and ‘easy to learn’ :D these words are pretty relaxing ,huh? XD
Selanjutnya ada pembagian bahasa pemrograman. Menurut kedekatannya; bahasa pemrograman dibagi 4;
Bahasa Mesin (perintah-perintahnya pakai bahasa yang ‘mesin banget’ cth binary number; 0 dan 1);
Bahasa Low-Level (sudah mulai pakai kode-kode perintah sederhana, tapi tetap lebih dekat ke bahasa mesin daripada bahasa manusia; contoh Bahasa Assembly);
Medium-Level (instruksinya ada yg memakai bahasa manusia dan simbol-simbol, seperti begin, end, if, {}, &, ||, etc etc; contoh Bahasa C); dan yang terakhir,
High-Level (yang ini perintah-perintahnya sudah ‘lebih manusia’ daripada yang tadi-tadi; contoh Visual Basic, PHP, Java, Python)
Di slide selanjutnya kami diperlihatkan video-video pengaplikasian dari Bahasa Python ini. Menarik lah.
Karena Bahasa Python ini tidak bisa langsung dijalankan di windows, maka kita diminta nginstall programnya dulu. Yang belum punya bisa langsung ke sini https://www.python.org/downloads/ terus pilih yang versi 2.7. Kenapa bukan yang paling baru? katanya versi terbaru sudah jauh dari nilai-nilai ke-Python-an gitu, katanya. Untuk yang pakai linux, biasanya sudah ada dari sananya. Untuk memastikan, coba ke terminal, lalu ketik python.
Selanjutnya kita masuk ke sesi coding. It was fun. Berasa programmer gitu haha(what?). Beberapa peserta ada yang sudah kenal bahasa pemrograman lain alias they are a real programmer, jadi tidak terlalu sulit mengikuti. Yang lainnya sepertinya benar-benar baru macam saya. Ada sekumpulan anak sekolah yang ikut acara ini didampingi guru matematikanya. Ada juga mbak mas mahasiswa/i gitu.
Jadi waktu coding session, kami diminta untuk menulis perintah-perintah sederhana. Paaaaling pertama yang diajarkan adalah
print “Hello World!!” (klik enter)
Mas Rahmat bilang, ini kalau pakai bahasa lain, minimal 3 baris baru hasilnya bisa sesuai dengan perintah diatas. Selanjutnya, ada beberapa hal, seperti membahas perintah-perintah yang berhubungan dengan string, integer, dictionary, if, else, elif, loop, dll banyaak.
Saya sempat berkali-kali salah dan ‘diingatkan’ sama si Python ini apa kesalahan saya dan di-line keberapa. Keren ya. Tapi karena pada dasarnya memang baru belajar ya, jadi kadang kesalahannya ketemu dan bisa diperbaiki, kadang “hmm-perasaan-ini-sudah-benar-deh” gitu.
So, sepertinya segini dulu yang bisa saya share. Lain kali ngobrol lagi ya :D