Udara sore terasa pengap. Tak terlalu sigap menembus dinding waktu yang mati suri -- membaca akhir kisah dengan gagap. Sebelum petang datang, sebelum siulan angin terdengar sumbang. Langkah - langkah yang kita lalui tak pernah terarah. Hanya sebatas pengandaian yang masih merekah. Seolah melingkar pada satu siklus tanpa menukar dengan kata serius. . . Sore ini saja, aku ingin lebih lama bersemayam di kedua manik matamu itu. Sekadar menahan linang yang akan kautumpahkan jadi gerimis. Resahmu kerap meriap; membelai daun pintu kamarku -- menitipi surat yang terlipat rapi berisi luka. Masa lalu bagimu pengikat abadi. Semata pelampiasan ketika kau senang terus-menerus mengacak nomor dadu berulang kali; melanjutkan permainan lagi. Maka, aku hadir sebatas bayang, bukan? Nyata. Lekat terlihat namun, sangat jauh. . . Karena kusadari bahwa aku hanyalah persinggahan ke sekian bagimu. Bukanlah jingga, seperti yang kaukatakan akan menemani hari senjamu. #anomalirasa #aksararindu #wppict #kamuflase











