- StyleFile - 2015 -nr.46 - oblong 29.7-21.1cm - softcover -

seen from United States
seen from Netherlands
seen from United States
seen from United States
seen from Netherlands
seen from South Africa
seen from Netherlands
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Malta

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Azerbaijan

seen from China
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from France

seen from Italy
- StyleFile - 2015 -nr.46 - oblong 29.7-21.1cm - softcover -
it’s not a burnout it’s burning within kept by muzzling sizzling and seething holding tight and in the actions, or lack thereof, others void of truth hushed by payout, viewership and use she’s been quiet long enough her words clear with reveal they shake like quake, awakening integrity intact for it’s the only currency she holds what she thought burnout was instead a wild, fiery burning within for truth to be unmasked she waits in patience settling for nothing less #writewithme #writewhatsreal #writeclubnow #saywhatsreal #writingonthewall #holywomanhood #writeyourheartout #womenrising #holyandwholly https://www.instagram.com/p/CAJS4Y9BHWo/?igshid=1dsajxohqqqx8
Ha! I gotta say I saw this coming 😂😂😂😂 #WritingOnTheWall #HumblePie #BuiltByHonda?
Not for sale
#he and #me #love #eachother #feltpen on #paper #instaart #instalike #instagood #contemporaryart #frieze #writingonthewall (bij NO.12 Gallery TOKYO)
BERDAMAI DENGAN JARAK Aku memutuskan pulang. Setelah semuanya menjelaskan bahwa saat ini dekat adalah fana. Namun aku juga percaya, bahwa jauh akan lebih fana. Ia akan lebur oleh temu yang syahdu. Dan akhirnya sekarang aku memastikan diriku kembali ke rumahku, menutup pintu-pintu untuk sementara waktu yang sesekali mampu membawa ingatanku padamu. Biarlah ia rehat untuk saat ini, untuk sementara waktu. Terima kasih untuk pertemuan singkat yang membuatku benar-benar ingat. Dia di masa depan katamu adalah balon udara yang terbang mengangkasa, suatu saat akan kembali padamu. Dan kini hanya kota-kota kita yang berjauhan, tubuh kita, tulang yang sering kali kau sebut rapuh, dan hati kita. Hanya mereka yang terpisah, selebihnya kita dekat pada cara kita berdekatan. Unik, semisal lewat sajak tanpa alamatnya yang hanya terpapar pada laman jejaring sosial kita. Ah, bagiku itu sudah cukup melegakan. Setidaknya kamu masih juga menyukai apa-apa yang ku sukai. Aku selalu percaya dengan hakikat bersyukur. Aku bersyukur menemukanmu waktu itu. Perkenalan tanpa banyak bicara ialah ingatan-ingatan yang menyejukkan. Senyuman jadi kata-kata, dan kata-kata yang urung dibebaskan jadi kekaguman tersendiri. Aku menyukai caramu menyimpulkan sesuatu. Melengkapi pendapatku bagimu jauh lebih menentramkan daripada beradu argumen denganku. Kamu selalu membuatku berdecak kagum, sebab yang ku tahu, sepasang rindu adalah paket lengkap yang saling melengkapi, bukan ajang kompetisi harga diri. Dan hari ini aku memutuskan untuk benar-benar berdamai dengan jarak. Aku memastikan diriku yang harus selalu berbaik sangka. kamu yang jauh adalah kumpulan urusan yang harus terselesaikan. Aku juga, kotaku terpisah ratusan kota denganmu sekarang. Namun kamu adalah salah satu alasan bahwa rindu harus tetap ditanam, dan tentunya kamu harus selalu ada dalam ingatan. . . . . . . . . -- Lupa sumber . . #poem #poetry #writing #poetrycommunity #poemsofinstagram #poemsporn #poetrylife #poetryofig #poetryoftheday #writinglife #writingonthewall #pnw #oregon #arttherapy #writinglife #words #distance #prose #writerscommunityofinstagram #writerscorner #storytime #storytelling #read #sajak #puisi #tale #tales #rhymea