Niat Berpuasa di Bulan Ramadan
Bulan Ramadhan tiba tidak lama lagi, seluruh umat muslim akan melaksanakan ibadah di bulan yang mulia ini, salah satunya yakni ibadah puasa wajib. Maka, penting untuk memahami doa dan niat berbuka puasa.
Agama Islam mengajarkan kita untuk memulai amalan dengan doa dan niat. Terlebih lagi, jika kita dapat memahami makna dibalik doa dan niat yang kita panjatkan pada Allah SWT.
Dalam melaksanakan ibadah puasa, baik saat berbuka puasa maupun sahur, terdapat doa dan niat tersendiri. Lantas, bagaimana doa dan niat berbuka puasa?
Niat berpuasa
Sebelum memulai berpuasa, niatkan bahwa ibadah kita benar-benar untuk Allah SWT. Pasalnya, ibadah puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi ada hikmah yang dapat kita dapatkan di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Doa niat puasa Ramadhan:
Nawaitu shauma ghadin an adai fardhi syahri ramadhaana haadzihis-sanati lillahi ta'ala.
Artinya:
“Saya berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”.
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk melaksanakan sahur. Sahur memiliki keutamaan dalam puasa Ramadhan. Hal ini didukung oleh hadits berikut:
“Sahur mengandung berkah. Maka, jangan kalian meninggalkannya walau kalian hanya meminum seteguk air karena Allah dan malaikat bershalawat untuk mereka yang sahur.” (HR. Ahmad).
Lafadz niat berbuka puasa
Setelah melaksanakan puasa seharian, selanjutnya tiba waktu kita untuk berbuka puasa. Waktu berbuka puasa berbeda untuk setiap daerah bahkan negara. Jika telah waktunya tiba, kita disunnahkan untuk segera berbuka puasa.
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ala rizqika aftartu. Birahmatika yaa arhamar raahimiin.
Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih dan Penyayang”.






