the strawberry farm owner would’ve loved working with miji because they share the same sense of humour and I think that’s why it’s perfect that mirae is the one helping him out (SOULMATISM)
seen from Türkiye
seen from Sweden

seen from Singapore

seen from United States

seen from Vietnam
seen from Thailand

seen from Sweden
seen from Vietnam

seen from India
seen from China
seen from Singapore
seen from United States

seen from Germany

seen from France
seen from T1

seen from United Kingdom

seen from Australia
seen from United Kingdom
seen from China

seen from T1
the strawberry farm owner would’ve loved working with miji because they share the same sense of humour and I think that’s why it’s perfect that mirae is the one helping him out (SOULMATISM)
I’ve liked you… for a long time
The promise of a tomorrow is not born from hope but from resolve
Our Unwritten Seoul
And… we love again
Anything you do to survive is brave
I’ll keep searching for a line of happiness and keep writing until I’ve filled every page
Han Sejin
Background story Han Sejin mulai diceritakan pada episode 6. Han Sejin adalah mantan CIO Ihan Asset Management. Tugas utamanya adalah mengelola, mengawasi, dan mengarahkan keputusan investasi untuk memastikan dana yang dikelola memberikan imbal hasil optimal sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi klien.
Usia Han Sejin 36 tahun, sedangkan Mirae 30 tahun. Ini adalah tahun kedua Han Sejin kembali ke desa, setelah kakeknya meninggal.
Kepergian Han Sejin secara mendadak dari perusahan membuat banyak rumor bermunculan, yang paling terkenal adalah dia jadi Mafia di Rusia, punya hutang judi di Makau, atau bahkan bahwa menggelapkan 50 miliar won. Satu rumor yang nggak di sebut Mirae adalah rumor Sejin dikhianati oleh CEO-nya.
"Jangan-jangan kamu percaya rumor yang itu (konflik dengan Lee CEO)? Itu semua nggak benar. Lee CEO nggak sejahat itu, ya dan juga nggak sebaik rekan kerja yang datang nolongin saat ada badai topan juga"
Mirae pasti penasaran juga kan apa penyebab sesungguhnya? "Lusa akan aku ceritakan"
Besoknya setelah topan, warga bekerja bakti untuk membersihkan kebun, sekaligus musim tanam sudah mencekati akhir. Di akhir, Sejin bilang "Goodbye, Mirae-ssi"
Sejak kapan Sejin tau kalau selama ini yang kerja sama dia adalah Mirae? Jawabannya adalah sejak awal. Sejak Mirae kasih Sejin Proposal rencana kerja mereka selama 1 tahun. Ya mana mungkin kan lulusan SMA bisa nulis proposal sedetil itu? Cuma Sejin belum tau siapa nama asli Mirae.
Saat Mirae tanya ke Sejin, "apa kamu ga takut melepaskan usaha yang kamu raih selama ini?"
"Takut pastinya. Tapi, kalau tangan kita terus berpegangan pada hal itu, kita ga akan bisa meraih apapun selain itu. Jadi ku lepas, agar bisa menggapai hal lain meskipun hanya sedikit kebahagiaan dan harapan. Aku juga berharap kamu gitu"
Saat Mirae kembali memastikan "kenapa kamu biarin aja rumor tentang kepergianmu gitu aja?"
Saat Mirae marah lagi karena Sejin seenaknya ngejudge Mirae "keluarga, hutang, mungkin jadi alasan klise bagimu. Tapi tiap-tiap orang ga bisa disamakan dengan kehidupanmu. Kenapa kamu gampang banget ngomong gitu?"
Ya karena aku juga mengalaminya.
Sejin yang 6 tahun lebih tua dibanding Mirae kemudian merasakah betapa relatenya dia sama Mirae.
"Aku juga pernah diminta belajar ke luar negeri saat setelah SMA. Tapi aku gamau, aku justru ikut akademi persiapan tes PNS, padahal aku tau aku akan gagal karena terlalu banyak istilah yang nggak aku mengerti. Suatu hari kakekku datang, sambil berteriak "Kamu ngapain disini?" Aku sambil tersedu-sedu bilang. Gimana kek, cuma aku yang ada di keluarga ini, keluarga kita punya hutang. Gimana kalau aku pergi dan saat kembali aku gagal?"
Keluarga dan hutang keluarga bukan alasan sesungguhnya. Alasanmu sebenarnya adalah karena kamu takut, Mirae.
Iya dan benar. Mirae takut gagal lagi. Semua orang, keluarganya menganggap bahwa Mirae adalah anak yang hebat, pintar dan bisa sukses dengan mudah. Padahal kesuksesan itu nggak ada yang pasti. Menurut Mirae, dia bisa berada di perusahaannya karena dia beruntung. Dia gagal masuk SNU, gagal di PNS, dan secara beruntung kerja di KMFC. Semua orang berekspektasi bahwa Mirae akan sukses, Miji juga punya harapan itu ke Mirae. Makanya, bagi Mirae melepas pekerjaannya di KMFC sama aja dia harus mulai dari awal lagi. Akhirnya dia memilih bertahan.
Tapi Sejin sendiri belum sembuh dari luka dan traumanya. "Gimana nanti kalo aku jatuh lagi?"
Sejin-pun memilih berhenti dari pekerjaannya, terlepas dari semua rumor tentangnya.
"Yang terpenting orang yang ada disisiku percaya"
Pada akhirnya, Sejin adalah sosok yang sangat bisa diandalkan oleh Mirae. Pertemuan dengan Sejin di semesta yang begitu luas adalah sebuah keberuntungan lain yang hadir dalam hidup Mirae.
Bagaimana mungkin 2 orang dengan latar belakang pendidikan dan interest bisa punya pengalaman yang sama dan bertemu di titik yang terlemah? Kehilangan pekerjaan, menjadi andalan keluarga, dihadapkan pada rumor negatif. Sejin dalam keadaan sudah menerima kelemahannya, sementara Mirae masih terus berusaha lari dari itu semua.