Saya di ajak teman Saya, untuk mengunjungi puskesmas Wolojita,tempat dinas yang Baru untuk kak Ima,, jarak dari Ende ke Wolojita lumayan jauh, menempuh jarak kurang lebih 40km lebih, dengan waktu tempuh kurang lebih Satu jam setengah. Jalan yang kami lalui lumayan parah khususnya dari wolowaru menuju Wolojita, karena jalan potong yang kami ambil sebelumnya tidak terpikir bhwa kondisi jalannya masih kurang baik, , jalannya pecah dan berbatu lepas, jika jalan menurun dan berlubang, Salah Satu dari kami harus turun dari motor, agar bisa melaju dengan Aman,, tapi itu bukan sebuah kendala karena kami tiba disana pada waktu yang tepat, Setelah sampai di Puskesmas kami beristirahat sedikit, minum teh hangat di rumah dinas, kemudian selesai dari sana kami melanjutkan perjalanan ke Danau Kelimutu tetapi pérut kami kosong jadi singgah di warung makan wolowaru, ketika pérut sudah terisi kami menghidupakan kembali motor, dan segera menuju danau kelimutu, ,, sesampai disana, kami mulai naik ke atas danau,, tapi sebelum itu, Ada yang minta di foto kan, dan mereka masih berdandan cantik dulu, Iya lah, ...setelah wajah berubah menjadi lebih cantik kami me lanjutkann perjalanan menuju Titik Utama.. Danau Kelimutu...
Setelah puas disana kami segera berge gas menuju desa Saga untuk pergi melihat AiR Terjun Saga... Kami menyusuri jalan yang cukup menguji adrenalin, karena melewati pinggir bukit, yang jika Mata kita melihat ke kiri Maka di bawah itu adalah jurang, tapi kami berhasil sampai kesana.
foto foto ini di ambil oleh teman Saya... Ini menjadi momen 2019 yg cukup menarik.. Karena memijakkan kaki di Obyek wisata di daerah sendiri yg belum pernah dilihat..
Di Lokasi Air Terjun Saga Terdapat Satu Gazebo Kecil, sebuah jembatan Bambu, sebuah Tenda di atas pohon yang bisa kita Naiki Dan foto diatasnya untuk mendapatkan view Alam nya, kemudian terdapat vegetasi Alam berupa tanaman semak, pakis, Dll disekitaran air Terjun... Cukup sejuk Dan nyaman suasananya, kita bisa berekreasi jika ingin menghabiskan waktu bersama..
Saat pulang, jalan yg kami lewati berupa Satu tanjakan naik , kami berjalan kaki... Ada kotoran sapi di sepanjang perjalanan, walau tidak banyak,, saya kadang harus menghindar dari itu.. Namun kaki saya tidak sengaja menyenggol sedikit semak belukar,dan semak belukar itu malah terikut di pergelangan kaki Saya... Spontan teman Saya tertawa melihat kejadian itu... Dan Saya pun tertawa, ketika melihat Ada yang nyantol di pergelangan kaki, seolah mereka ingin juga di ajak pergi..
Makasi teman untuk foto foto nya.. Kalau engkau tidak mengajak Saya waktu itu , mungkin Saya tidak akan pernah kesini.. Ini seperti sudah terencana di bawah alam sadar kita masing2... Selamat tinggal kenangan, perjalanan sederhana kita di bulan April 2019