occasionally subtle
No title available
Lint Roller? I Barely Know Her
tumblr dot com
Jules of Nature
NASA

No title available
sheepfilms
styofa doing anything
Stranger Things
No title available

⁂

ellievsbear
DEAR READER
$LAYYYTER

No title available
hello vonnie

@theartofmadeline

shark vs the universe
Cosimo Galluzzi
seen from Germany
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Kenya
seen from Albania
seen from United States

seen from United States
seen from Albania
seen from Albania
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Russia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@therusfandi
Time will show everything.
“You are nothing but a number of days. And whenever a day passes away a part of you passes away.”
— Hasan al-Basri
Don’t compare your life to others
لا تقارن حياتك بحياة الآخرين
There’s no comparison between the sun and the moon
ليس هناك مقارنة بين الشمس والقمر
They shine when it’s their time
قكل منهما يتألق في وقته المناسب
Cita-cita yang mustahil, dicapai melalui kerja-kerja kecil yang diselesaikan.
Perihal masa lalu, kita punya banyak hal untuk disesali.
Perihal masa depan, kita punya banyak rencana untuk dieksekusi.
Perihal hari ini, kita punya banyak waktu untuk dibuang percuma.
Setidaknya itulah penjelasan singkat mengapa di usia ini kita terasa seperti tak beranjak kemana-mana.
Taufik Aulia
If you are to find someone else, you must find someone who cherishes you inside and out.
Absolutely unconditionally.
Completely and without a doubt.
You must find someone who loves you not only on the outside, but from your very core. Not only for the shape or your body or the touch of your skin, but for the magnificent beauty that exists within you.
You deserve to be treasured, for there is far more to you than what lies on the surface.
Principles
God first.
Self care, no matter how small or how hard.
He matters—to the extent he doesn’t hurt you.
Family matters—to the extent they don’t hurt you.
Boundaries. Always.
Don’t hurt anyone knowingly.
Don’t cheat.
Integrity is everything.
Humility. Gratitude. Belief.
Whatever harms your health is off limits.
Do everything with the intention of helping someone.
Build. Build. Build.
Rest. Don’t give up.
Remember: today is the last day.
(Addendum because, you know, we talk...)
If I can’t help anyone, at the very least, my actions shouldn’t harm them either.
That’s a good one... quotable.
سيحفظ الله علاقتك بمن هو خير لك.
God will save your relationship with who is good for you.
Kecerdasan yang Membunuh
@edgarhamas
Selamat datang di zaman yang menuhankan kecerdasan. Walaupun secara tersurat kita tak benar-benar mengatakannya, nyatanya dunia ini begitu memuja gelar; dibeli dan diburu. Kalau demi ilmu yang dipakai untuk berkhidmat maka ia mulia, tapi kalau untuk berkhidmat pada egonya, itu yang jadi problema.
Cerdas itu anugerah. Ia bisa memudahkan yang susah, menguraikan yang rumit, dan membantu yang sulit. Tapi jadi bencana kalau cerdas untuk membohongi, memperalat dan memperdaya. Itulah mengapa banyak Ulama bilang, bahwa kecerdasan bisa masuk dalam kategori "fitnah" yang menyesatkan manusia.
Fitnah? Ya. Jika penggunanya bertambah ilmu, tapi dengan ilmunya ia bermain-main dengan aturan-Nya. Fenomenanya seperti ini; orang yang beriman utuh dengan akal dan hatinya bernarasi Sami'na wa atha'na; "kami mendengar dan kami taat", tapi orang yang cerdasnya untuk membangkang akan bernarasi, sami'na wa nazharna; "kami mendengar tapi kami timbang-timbang dulu."
Barangkali inilah salah satu jawaban dari tanda tanya besar saya yang seringkali berpikir, mengapa Rasulullah berdoa dengan lugasnya,
"Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu dan dari doa yang tidak dikabulkan."
Karena ilmu itu ada yang menghidupkan dan ada yang membunuh. Dalam salah satu dars-nya, Syaikh Ratib An Nablusy berkata, "tanda ilmu bermanfaat adalah ilmu yang mendekatkan pada Allah, dan tanda ilmu yang membahayakan adalah yang membuat pemiliknya mencari celah untuk menghindari aturan Allah."
Ada juga sebuah ungkapan Ulama —ada yang menisbatkannya pada Rasulullah walaupun tidak kuat— bahwa "siapa yang bertambah ilmunya, tapi tak bertambah dekat dengan Allah, maka sebenarnya tidak bertambah kecuali bertambah jauh (dari Allah)"
Itulah mengapa, dalam literatur Islam, seorang 'Alim' bukanlah tentang orang yang banyak tahu saja. Orang digelari sebagai 'Alim' jika ia mengilmui kebenaran dan dia mengamalkannya. Adapun jika banyak tahunya, ia hanya masih sebatas 'naqil' atau sang pelaku copy paste saja.
Fitnah orang berilmu juga besar. Al Qur'an menyimbolkannya dengan sosok Haman, arsitek Fir'aun yang berjanji mempersembahkan pada rajanya sebuah menara tinggi untuk bisa menengok Tuhannya Musa. Dengan ilmunya, ia mampu membuat bangunan yang tak tertandingi secara teknologi kala itu, tapi tujuannya membuat murka langit.
Pernah melihat yang seperti itu di zaman ini? Ya. Saya pun nggak kaget lagi. Sejarah selalu mengulang dirinya sendiri. Fenomenanya sama, walau pelakunya berbeda. Itulah mengapa kita perlu jadikan Al Qur'an sebagai imam kita, logika sebagai makmumnya. Jangan dibalik, nanti jadinya seperti orang keblinger yang menghalalkan hubungan di luar nikah.