tumblr dot com

bliss lane
🩵 avery cochrane 🩵
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
YOU ARE THE REASON

Kiana Khansmith
Keni
cherry valley forever
todays bird

No title available

#extradirty
taylor price
h
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

izzy's playlists!
No title available
No title available
macklin celebrini has autism
noise dept.

Game Changer & Make Some Noise
seen from United States
seen from United States

seen from Singapore
seen from Philippines
seen from United States

seen from Russia
seen from United States
seen from Switzerland
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Brazil
seen from Brazil
seen from Argentina

seen from United States
seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from Singapore
@tukangkebunkata
baca puisi dengan musik tingkilan
https://www.instagram.com/tv/BoseJ26APqL/?igshid=1qpdzcxpo8js7
Betta Patoti
Tiger Betta
Unimaculata Complex
Samboja, Kutai Kartanegara, Indonesia
Betta Balunga
Akarensis Complex
Samboja, Kutai Kartanegara, Indonesia
Betta Channoides
Snakehead betta
Albimarginata complex
Mahakam river system, East Kalimantan, Indonesia
photo by Dede.
Satu Kata
Akhir...
Imaji yang mewujud
Kadang fiksi sangat kuat mewujud,. Bagi beberapa orang, kekuatan pikiran jadi semacam jalur jalan menuju kenyataan. Imajinasi adalah gambaran seseorang yang melampaui nalar pikir. Lalu apa yang kita pikirkan terus menerus jadi semacam doa, tanpa sadar. Kita jarang membaca tanda alam, tanda dari Tuhan. Kadang doa terkabul tapi kita tak mengenalinya, karena kita merasa tak pernah berdoa semacam itu.
Ya, kita punya imajinasi masing-masing. Dari kecil. Kita menyebutnya cita-cita. Walau berganti - ganti menurut suasana hati. Tapi pada saat cara berpikir kita makin kuat, Kita mulai menuju ke sebuah imajinasi kita sendiri, asik dan kadang penuh keluh kesah. Tanpa sadar kita sedang mewujud dalam fiksi kita sendiri.
Ketika harus membaca puisi didepan para sahabat tuli, awalnya saya juga bingung. Tapi demi rasa berbagi, rasa kemanusiaan yang punya hak yang sama. Aku membacakan puisi seperti biasanya. Ah, betapa setelah selesai membacakan puisi aku menitikkan air mata.
Aku ditemani seorang penerjemah bahasa isyarat waktu itu. Satu puisi selesai, aku masuk ke alam mereka, walau tak seriuh suara tepuk tangan biasanya. Tapi dengan isyarat saja. Ah rasanya, aku ikut bahagia. Betapa, dalam sepi dunia mereka aku juga bisa meraskan keramaian dengan.isyarat.
Puisi ke 2 selesai. Kali ini puisi Chairil Anwar, sengaja memilih puisi "kerawang bekasi" dan sepertinya mereka seperti mendapat kesenangan lain. Mereka memberi isyarat dengan berdiri. Stnding uplause. Aku meneteskn air mata lagi. Haru dan.bahagia. bisa menghibur mereka dan tentu masih terasa sesuatu yng canggung dalam benak.
Kekasih
Kukira and kiraku.
Bornean Box Turtle.. new hatching in the pond backyard..
Kenapa akhirnya memilih menjadi petani?
Setelah perjalanan panjang secara fisik dan batiniah. Keputusan untuk bertani menjadi pilihan baik. Aku bukan tak mampu dan tak mau beradaftasi. Semua hal rasanya sudah pernah dan sudah telah kulakukan, kuperbuat dan jalankan. Sukses, gagal, jatuh, terkapar dan bangun lagi. Tanpa peduli.
Beberapa waktu jiwa (ruh) selalu berontak, tanda - tanda berkelebatan. Lintasan peristiwa kehidupan pribadi. Air mata seringkali menetes tanpa sebab secara teori apapun. Semacam sebuah pemberontakan dari dalam. Tubuh hanyalah sebuah media yang dititipi ruh oleh Allah.
Entahlah, hidupku seperti diarahkan oleh tanda, kadang jelas, kadang samar, kadang terlalu kupedulikan kadang juga sama sekali ku abaikan. Yang pada akhirnya muncul penyesalan atau sebuah rasa syukur.
Saat pulang ke kampung kelahiran, aku mulai berkenalan serius dengan dunia pertanian. Tak ada pilihan lain?... tentu banyak. Tapi sepertinya selalu ada kekuatan yang mendorong ke arah tersebut. Bertahun aku tenggelam dalam sebuah pencarian dalam dunia pertanian ini. Menggali sistem pertanian taradisional yang diwariskan turun temurun, berkenalan dengan banyak sistem pertanian dari yang tradisional hingga modern. Selama masa pencarian tersebut, banyak kejadian menimpa, ibu meninggal karena kanker darah, bapak yang kena tumor, sembuh, lalu beberapa tahun kemudian di nyatakan terkena kanker gaster (lambung). Pada masa - masa itu, aku banyak berkenalan dengan pengobatan herbal, pertanian organik dan semacamnya. Tanpa sadar, semuanya pada akhirnya aku lakukan dan makin mendalami.
Berkenalan dengan siatem permakultur, hegelkultur, permikultur yang pada kesimpulannya semuanya adalah sistem bertani kami secara turun temurun. Lalu akhirnya berkenalan dengan.kitab Al Filaha. Sebuah kitab pertanian yang memuliakan bumi.
Aku tersadar, bahwa kita manusia sering kali aniaya terhadap bumi yang kita tinggali. Kita sebagai halifatul fil ardhy seringkali mengeksploitasi bumi tanpa pernah memberi apapun terhadapnya.
Diatas sajadah, dihadapan Al Quran yang sedang kubaca. Air mata meleleh lagi, tenggorokan tercekat, nafas tersengal. "Tanda" lagi, aku bersyukur, Allah masih mencintaiku dengan.sentuhannya. setelah dzuhur itu, setelah sembuh dari sakit diare dan flu. Aku bergegas ke kebun. Menanam pohon yang sudah kulakukan sejak SMA disetiap bulan kelahiran. Aku barter nikmat Allah lewat bumi yang sebagian dari aku (tembuni) tertanam di perut bumi, dari perut ibuku, keperut bumi, dan kesana pula tubuh ini kembali, menyusul tembuni. Jiwaku nanti entah dilangit mana?..
Sungai Raden, juli 2019.
Kecombrang/ jaung, jaong / Etlingera elatior
#farmerculture #permaculture
Ikhlas.
Yang paling nikmat
Dalam mencinta,
Adalah mendoa;
Tanpa batas
Tak beralas
Tanpa balas
Tak berlandas
Tanpa cemas
Tak mata memanas.
Sungai Raden, 20 juni 2019