Animal Farm
Apa jadinya kalau hewan di peternakan memberontak pada manusia, tapi setelah berhasil, mereka justru jadi penindas yang lebih kejam?
Itulah yang terjadi di Animal Farm!
Bayangkan..
Hewan-hewan di peternakan lelah diperas tenaganya, disuruh kerja keras, tapi hidup tetap pas-pasan.
Mereka marah, lalu berontak kepada manusia. Sekarang, peternakan udah jadi milik mereka.
Tapi...
Saat hewan berkuasa, mimpi akan kebebasan justru berubah jadi mimpi buruk. Kehidupan para hewan ternak nggak jadi lebih baik, justru jadi makin berat. ☹️
Yang lemah tetap diinjak, yang kuat makin rakus!! 😤
Si penguasa (para babi) mulai mengubah peraturan sesuka hati, manipulasi kebenaran, dan manfaatin hewan lain demi kepentingan sendiri. Mereka rela ngelakuin apa pun biar golongannya sejahtera, tanpa sedikit pun peduli sama nasib kelompok lain.
Meski ngerasain ketidakadilan, hewan yang lemah nggak punya daya untuk melawan. Akhirnya, mereka hanya bisa pasrah sampai tubuh mereka menua dan nggak sanggup lagi bekerja. 😔
Dari luar, Animal Farm kelihatan cuma cerita hewan yang memberontak karena bosan ditindas. Tapi makin dibaca, makin kerasa sindirannya: kekuasaan itu bikin hati jadi buta. Pihak yang lemah selalu jadi korban, sekeras apa pun mereka berjuang. 😢
Novel ini berhasil memotret realita kehidupan. Walau ditulis 70 tahun lalu, isinya masih relevan sampai sekarang. Kayaknya, cerita tentang penindasan nggak akan pernah benar-benar hilang.
***
Judul: #AnimalFarm Tebal: 140 halaman Penulis: George Orwell Penerbit: Bentang Pustaka

















