
romaโ
AnasAbdin
Lint Roller? I Barely Know Her
I'd rather be in outer space ๐ธ

No title available

@theartofmadeline

Kaledo Art
Alisa U Zemlji Chuda
todays bird
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

JVL
d e v o n

Love Begins
No title available
KIROKAZE

Discoholic ๐ชฉ
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

็ฅๆฅ / Permanent Vacation

Janaina Medeiros
Aqua Utopia๏ฝๆตทใฎๅบใง่จๆถใ็ดกใ

seen from Austria

seen from United States
seen from United States
seen from India
seen from Malaysia
seen from T1
seen from United States
seen from United States

seen from Tรผrkiye
seen from Austria

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Pakistan

seen from Cameroon
seen from Brazil
seen from Tรผrkiye

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
@violara91
Jangan berharap apa pun dari siapa pun
Kalimat yang mungkin sedikit kejam, tapi justru di situlah keselamatanmu bersembunyi. Sebab setiap kali kamu menaruh harapan pada manusia, kamu sedang diam-diam menyerahkan pisau yang suatu hari bisa mereka gunakan untuk melukaimu.
Dan kau sadar? dunia sudah cukup penuh dengan luka tanpa perlu ditambah dari tangan yang sama-sama rapuh. Jadi belajarlah menutup pintu pelan-pelan: bukan karena membenci, tapi karena terlalu sering dibiarkan menunggu di depan rumah yang bahkan tidak menyalakan lampu untukmu.
Lalu suatu hari kamu berhenti, berhenti meminta, berhenti menagih, dan anehnyaโitulah hari ketika kamu memilih untuk berhenti hancur. Kamu mungkin mulai menyadari bahwa orang-orang hanya datang sejauh yang mereka mau, bukan sejauh yang kau butuhkan.
Dan tidak ada yang lebih menusuk daripada mengetahui bahwa selama ini kamu menaruh jantungmu di tempat yang bahkan tak peduli apakah ia masih berdetak. Jadi kamu terpaksa menariknya kembali, menyimpannya erat, dan akhirnya kamu mengerti: ketenangan tidak datang dari dicintai, tetapi dari berhenti menagih cinta dari siapa pun selain dari dirimu sendiri.
Af.
๐ฌ๐ญ๐ข๐ซ ๐ฑ๐ฅ๐ข ๐ด๐ฆ๐ซ๐ก๐ฌ๐ด, ๐ฉ๐ข๐ฑ ๐ฑ๐ฅ๐ข ๐ฉ๐ฆ๐ค๐ฅ๐ฑ ๐ฆ๐ซ
Hunian impian aku
Rasa yang Gagu
Setiap bait yang ku tulis adalah rasa. Tangis yang pecah tanpa suara. Marah yang meraung tanpa kata. Kecewa yang hanya terbaca lewat mata. Tawa yang ternyata fatamorgana. Melebur dalam aksara yang kian bernanah.