Morning Sickness
# 03
“Hormonal, wajar ko” begitu rata-rata pendapat lawan bicara ketika menanyakan bagaimana kehamilannya.
Sebelum hamil, saya juga mindset nya sama. Muntah dan Mual itu biasa. Tapi tidak saat hamil, itu sangat menyiksa. Bukan berlebihan, tapi memang begitu yang dirasa.
Cuman oatmeals yang bisa dimakan sama susu coklat, selebihnya pasti tidak bisa dicerna. Apalagi masakan yang bumbunya ada bawang merah atau putih, itu baunya luar biasa, saat hamil. Setiap ibu yang hamil, memiliki ceritanya sendiri, termasuk ada ibu hamil yang sama sekali tidak merasa hamil, tidak muntah, tidak pusing mencium parfum, tidak susah makan. Beruntung sekali!
Tapi, rata-rata morning sickness berlangsung hanya sampe 3-4 bulan. Ada juga yang selama kehamilan sampe harus bedrest. Itu kenapa surga ada di telapak kaki Ibu.
Selama hamil ada beberapa cara buat ngatasin mual muntah, salah satunya saat itu tetap minum susu panas, banyak makan buah, oatmeal, dan cemilan agar sering terisi agar nutrisi untuk bayi tidak berkurang. Makin malas makan makin lemas dan kasian untuk bayi. Lagi-lagi, ini kenapa harus berbakti sama orang tua, khususnya Ibu. Karena pengorbanannya tak ternilai.
Selama hamil muda, aktivitas bukan dikurangi tapi disesuaikan, karena memang kondisi kandungan yang perlu dijaga. Ada ibu hamil yang kandungannya kuat, ada juga yang lemah. Itu sama sekali tidak bisa disamakan.
Bukan berarti yang kandungannya lemah itu adalah perempuan lemah dan manja. Cukup mendukung dan berempati kalau misal menemukan perempuan seperti itu, jangan membandingkan. Karena perasaaan perempuan hamil itu, mudah sensitif. Selain itu, support suami dan keluarga juga sangat penting. Baiknya suami juga diedukasi sebelum hamil, kondisi perempuan hamil itu akan seperti apa, supaya lebih memahami.
Jadi, bagi yang sedang mengalami morning sickness, tetap semangat, itu tanda cinta anak yang disampaikan ke Ibunya. Kebahagiaan selalu didapat dari pengorbanan.
















