:’D
taylor price
YOU ARE THE REASON

izzy's playlists!

Kaledo Art

Kiana Khansmith
will byers stan first human second
hello vonnie
art blog(derogatory)
🪼

Origami Around
$LAYYYTER

titsay

if i look back, i am lost
Alisa U Zemlji Chuda
noise dept.

@theartofmadeline
One Nice Bug Per Day
wallacepolsom

★
Sweet Seals For You, Always
seen from Argentina
seen from Italy
seen from United Kingdom

seen from Germany
seen from United Kingdom
seen from Canada

seen from Netherlands
seen from United States
seen from Uzbekistan
seen from Uzbekistan
seen from Uzbekistan
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
@yasumeyukito
:’D
Ozymandias http://www.pixiv.net/member_illust.php?mode=medium&illust_id=58234256
Rant Hari-hari ini saya kesal, menjelang event, banyak sekali komitmen-komitmen yang dilanggar oleh pihak-pihak yang saya percaya sendiri Bagaimana tidak? Keputusan yang telah di “iya” kan oleh pihak - pihak yang bersangkutan malah mereka lupakan dalam waktu sekian detik saja Sebenarnya, apa sih artinya kekeluargaan kalau seperti ini? Menjadi Easy Going di negara ini sangat SUSAH karena beberapa malah memanfaatkannya daripada memakluminya Saya langsung terbuka saja Beberapa waktu ini, kami membuat sebuah project kecil dimana project tersebut akan di launch pada event bergengsi di Jakarta Yep, Comifuro
Tapi, belum juga dimulai, beberapa komitmen sudah dilanggar.... To the point, 1. Keputusan soal Bagi Hasil
Sebagai pihak yang singkat kata “masih baru terjun”, tentu tidak mungkin kita janjikan sebuah profit berlebih, apalagi dengan modal awal yang bisa dibilang pas-pas’an. Semua sudah paham akan hal ini di awal project ini dimulai, Tapi entah kenapa, mendekati event, beberapa seakan lupa dan mempertanyakan persoalan bagi hasil. Tidak dipungkiri, kita memang perlu uang. Rencana “Belum bisa menjanjikan keuntungan” ini semata-mata adalah agar tidak terjadi “harapan palsu” kelak jika terjadi kerugian saat mulai launch product. Tapi sepertinya, tidak banyak yang paham soal ini.
2. Persoalan Kerahasiaan isi
Dari sudut pandang penikmat produk, pastilah anda tidak menginginkan produk yang isinya sudah pernah anda lihat di internet. Ya, itulah yang tidak kami inginkan juga. Kami tentunya tidak melarang member yang ingin mempublikasikan karya mereka karena tetap saja itu karya milik mereka. Tapi jika dalam waktu yang bersamaan? Otomatis ini akan menjadi “SPOILER” besar bagi para pembeli. Apalagi jika karya tersebut dijual dalam waktu bersamaan dengan launch produk.
3. Persoalan Kesepakatan
Sebelum event, tentu saja ada yang namanya kesepakatan apalagi jika berhubungan dengan event yang sekiranya tidak bisa dihadiri oleh orang yang berada di luar kota. Cukup memilukan kalau kesepakatan sudah terjalin, namun ada pihak yang tiba-tiba mengubah kesepakatan itu sendiri. Dan mirisnya, ini malah pihak dalam. Langsung saja, dalam hal ini kami sudah berkoordinasi dengan salah satu circle dan sudah melakukan deal di awal. Dengan demikian, sudah kewajiban kami untuk ikut mempromosikan produk kami dan produk mereka dan hal ini pasti menyebabkan semua pihak tau letak produk kami. Akan tetapi, hal ini terjadi. Pihak kami tanpa memberikan keterangan jelas malah mengambil beberapa produk untuk dijual di booth lain. Saya tidak mempermasalahkan soal ini, tapi kontra dari tindakan ini sangatlah banyak. Pro : Kita dapat membuka pembeli lebih banyak karena banyaknya tempat untuk menjual produk
Kontra : - Sebagai pemilik booth kedua yang dititipi, tentu saja akan dirugikan karena mereka juga memiliki produk tersendiri DAN belum ada keputusan soal ini dari kami. Tentunya ini akan menyusahkan pihak booth yang kedua.
- Kesepakatan yang terjalin dengan pihak pertama tentunya sudah matang dan telah dilengkapi dengan berbagai deal. Salah satunya adalah membayar 50% harag booth. Jika hal di atas dilakukan, tentunya ini akan merugikan pihak sendiri karena tidak cukup produk yang dijual DI BOOTH YANG TELAH DIBAYAR SENDIRI.
- Dengan tindakan ini, tentunya masalah pendapatan akan menjadi rumit karena harus menghubungi kedua pihak. Hal ini menyebabkan makin rumitnya penghitungan pendapatan.
- Apalagi dijual bersamaan dengan karya yang menjadi spoiler besar di dalam booth. Ini jelas mematikan produk itu sendiri Saya kurang paham, kenapa ke-easygoing-an seseorang malah dimanfaatkan se-ekstrem ini hingga “tidak perlu tanya kepada mereka yang telah bersangkutan” adalah tindakan yang sangat lazim dilakukan. Budaya langsung serobot tanpa mengetahui medan ini jelas sangat merugikan perusahaan besar bukan? Untungnya masih kecil, kalau sudah besar, apa jadinya nanti?
みんなさん、がんばりましょう See on my pixiv
みんな、がんばって ねえ~
See on my pixiv
Happy Halloween owo)/ See on my pixiv
See on my DA
Negeri ini butuh cermin besar
Negeri ini butuh cermin besar Ketika sesuatu hal terjadi dan itu tidak sesuai dengan hati mereka mereka akan datang mereka akan mengecam mereka akan saling menebar kebencian Kita tau, siapapun yang “mayoritas”, mereka yang berada di atas, mereka yang merasa sudah terlalu tinggi pasti akan melakukan hal yang sama “Mengintimidasi” Bukan hanya soal agama, suku, ras, dan adat saja Tapi juga soal kedudukan Yang merasa mayor akan menindas yang merasa minor akan tertindas semua tidak akan berakhir jadi, buat apa menebar point kebencian terhadap mereka yang ada di tempat mayoritas dan membakar amarah orang di tempat mayoritas yang minoritasnya di tempat kaum mayoritas yang mengintimidasi tersebut tidak mendapat kebebasan? Ingat karma?
Idea
Bicara soal ide, aku udah bosen banget ma ide.... Bukan... bukan bosen nyari ide... tapi bosen mengemukakan ide Ada suatu masa dimana semua berkoar-koar padamu “Ndre, kita butuh idemu, bantuin ya~” “Ndre, kamu pasti bisa, ini giimana?” Dan saat itu, Andre yang polos dan tak bisa bilang tidak mengiyakan dengan cuma-cuma apa yang didapat? Sakit hati Well, kamu dimintai tolong dan itu berarti kamu dipasrahi “tanggung jawab” untuk itu tp apa? kamu malah ga pernah didengerin, dilihat, dipahami, dan malah mikir sendiri seakan-akan ideku itu busuk semua It’s okay, mungkin ideku memang busuk Tp apa sih yg bikin aku selalu ngambek? ya itu..... ketika kamu sudah nggak mau ngeyel ma idemu itu, terus temen-temenmu yang lain pada menggunakan idemu itu dengan “bahasa yang berbeda” Misal “Eh, ini enakan lomba cosplay deh” ga didengerin tapi ketika temenmu yang lain “Eh, gimana kalau lomba fashion, tapi fashionnya harus kaya Upin Ipin, atau tokoh-tokoh cartoon lainnya” TERUS LETAK BEDANYA DIMANA YA? Sama kaya “Eh, ayo bikin Special Order” ga digubris, dianggap jelek, menyusahkan, dkk Tp begitu kau out, langsung aja ada yg ngerencanain hal serupa, dan sekali lagi dengan bahasa yang beda... Wew Setinggi itukah bahasa yang aku gunakan hingga manusia tidak bisa memahaminya? atau terlalu rendahkah bahasa yang aku gunakan hingga manusia hina macam aku tak pantas berbicara bahkan bertatap muka dengan manusia seperti kalian? aku capek, serius capek Mencari ide itu ga mudah, perlu usaha Ada kasus juga dimana kamu mencari segala info tp yg tampil malah bukan kamu karena kamu nggak punya kesempatan untuk mengemukakannya ee? ada yang bilang itu salahku? Mungkin aja tapi ketika aku yg mengemukakannya, kembali lagi..... aku ga didenger, aku ga digubris itu udah sakit banget Capek ketika kamu harus susah payah mencari ide dan informasi tapi orang lain yang dikenal Capek ketika kamu harus susah susah sampe mulut berbusa tapi ga pernah didengerin, tapi begitu ada orang lain yang mengucapkan hal yang sama, malah didenger ga tau, aku ini salah dimana udah capek mas...mbak.....
AAAAAAAAAAAAAAAA Thanks God Finally got Umikaze on E-4 Thanks Haruna, you give your best shot there See Hi-Ress on my Pixiv
Dulu....
Dulu waktu aku pertama kali mencoba menggamabr Cuma Papa yang support tapi juga kebanyakan disuruh fokus ke pembelajaran pokoknya, must be the best walaupun tidak diminta yang terbaik, tapi jangan sampai jatuh Jadi, berkarya aku nomor sekian kan
Setelah mencoba berkarya lagi di akhir SMP, teman-teman pada suka Aku juga suka reaksi mereka Di awal SMA jg pada suka, tapi sayangnya waktu di SMA itu justru bikin aku dijadiin bahan ejekan Diejek “Naruto”, “Shaggy” atau apapun lah itu No prob... Ejekan cuma ejekan Berkarya ya berkarya KEEP TRYING Pertama kenal sama seseorang Adik kelas pula Skillnya jauh lebih tinggi dari aku Beruntung ketemu dia Bisa belajar bareng Terus ketemu ma temen2 yg bisa gegambaran di inet
Tentu aja makin sulit Kritikan itu banyak Sakit Kritikan yang baik itu memberikan solusi atas kesalahan yang ada tapi ini, justru lebih ke arah menjatuhkan tanpa solusi “Itu wajahnya kok kaya cowok ya, ahahahahah” dsb but no prob KEEP TRYING, KEEP LEARNING
Intinya, ga usah down ga usah nyerah KEEP TRYING COBALAH dan COBA TERUS jadikan tantangan diri sendiri buat melangkah lebih baik
when ducks are having a better summer than you
Duo Kaze owo) Shiratsuyu’s Imouto o<--<
See on my pixiv
Menjadi dubber Udah jadi impianku sejak umur 3 tahun Setap hari nyoba gimana sih caranya menjiwai tokoh yang beda2, tentunya lewat suara Memainkan drama dengan mainan yang telah tersedia pun sambil mencoba hal itu Mencoba mengisi jiwa dari mainan tersebut dengan nada suara yang pas.... Well, mungkin impian itu harus dikubur kali ya.... wkwkwkwkwk
NIGHT BATTLE!!!! /o/ //oi See on my pixiv
Perasaan ketika kamu menggambar OC dan kalah sama FAN-ART buatan orang dan ketika kamu nge-FAN-ART kamu masih kalah sama OC buatan orang itu..... sesuatu berasa nggak adil? Well, gimana juga sih Skill belum memadai
grizzly bear having a swim
I’ve been laughing for ten minutes straight
Bears are so weird I always forget they exist. They’re like dog humans
Translated by anonymous, typeset by me.