Manusia modern mempertimbangkan untuk bekerja lebih fokus agar dapat menyelesaikan pekerjaan dengan waktu yang lebih singkat. Namun, masih banyak yang beranggapan bahwa bekerja dengan waktu yang lebih lama merupakan cara efektif untuk memperoleh hasil kerja yang lebih baik. Benarkah demikian?
Working smarter not harder. Anda mungkin sering mendengar kata-kata tersebut. Namun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana Anda bisa mendefinisikan maksud dari bekerja cerdas? Apakah bekerja cerdas berarti Anda sedikit melakukan pekerjaan dan dengan melakukan sedikit pekerjaan artinya Anda sudah cukup cerdas?
Apakah setiap orang yang cerdas tidak bekerja keras dalam melakukan pekerjaannya? Atau apakah setiap orang yang bekerja keras tidak bekerja cerdas? Pemahaman mengenai bekerja keras dan bekerja cerdas memang masih membingungkan.
Julian Birkinshaw profesor di London Business School dan Jordan Cohen ahli untuk produktivitas dari Management Innovation eXchange (MIX) dalam artikelnya di hbr.org mengatakan bahwa manusia modern yang sedang meniti karir seharusnya fokus pada tanggung jawab yang lebih penting dan melakukan pekerjaan yang memiliki nilai tambah.
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan selama hampir tiga tahun, Julian dan Jordan menemukan bahwa para pekerja, baik karyawan, manajer ataupun pengusaha dapat meningkatkan produktivitas mereka dengan cara yang sederhana, yaitu dengan mengeliminasi atau mendelegasikan pekerjaan yang kurang penting dan mengganti pekerjaan tersebut dengan pekerjaan yang lebih memiliki nilai tambah.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Anda dapat mengelola waktu kerja dengan fokus pada tanggung jawab atau pekerjaan yang lebih penting. Bagaimana caranya?
Secara tradisional, bekerja keras dianggap sebagai salah satu hal yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang Anda inginkan. Hal ini Anda rasakan mungkin saat Anda duduk di bangku sekolah menengah, melakukan pekerjaan untuk pertama kalinya atau saat Anda harus mempelajari pengetahuan dan keahlian baru.
Sebagai contoh, Anda bisa melihat seorang musisi. Mereka harus melakukan latihan 8-12 jam sehari agar kemampuan mereka dapat terus terasah. Begitupun yang dilakukan oleh pekerja profesional. Pekerja profesional, termasuk Anda mungkin telah menghabiskan banyak waktu untuk melatih dan meningkatkan kemampuan dalam melakukan pekerjaan saat ini.
Dalam proses mengasah kemampuan tersebut, tentu Anda pun tidak luput dari kesalahan dan kegagalan. Namun demikian, seiring berjalannya waktu dengan pengalaman dan pembelajaran yang Anda dapat, tentu kesalahan-kesalahan tersebut bisa Anda kurangi.
Dengan banyaknya waktu, tenaga dan energi yang telah Anda habiskan untuk mengasah kemampuan, maka kemungkinannya kemampuan dan wawasan Anda pun ikut berkembang sehingga membuat Anda memiliki pola pikir yang lebih baik dalam mengambil keputusan ataupun pintar dalam menentukan pilihan.
Menentukan Pilihan dan Membuat Keputusan yang Tepat
Semua orang pasti bekerja keras, seperti yang telah Anda lakukan sampai dengan saat ini. Anda bekerja keras untuk pekerjaan yang Anda lakukan. Sehingga hasil yang sudah Anda dapatkan saat ini merupakan salah satu dari hasil kerja keras yang Anda lakukan.
Tentu setelah bekerja keras dalam periode waktu tertentu, Anda mulai menyadari satu hal yang selama ini mungkin saja terlewatkan. Hal ini bukan berarti bekerja keras merupakan hal yang salah dan tidak penting untuk dilakukan, bekerja keras tentu menjadi salah satu faktor untuk mencapai tujuan yang Anda inginkan.
Akan tetapi ketika Anda memiliki waktu 24 jam – sama seperti yang lainnya, bekerja keras saja tidaklah cukup. Anda juga harus memiliki strategi untuk mengatur waktu Anda dengan lebih bijaksana, agar semua upaya dan waktu yang telah Anda keluarkan dapat memberikan hasil terbaik.
Tidak semua jenis pekerjaan Anda saat ini merupakan sesuatu yang penting untuk Anda kerjakan sendiri. Seperti yang dikatakan oleh Julian dan Jordan dalam hasil penelitiannya, Anda pun bisa mendelegasikan beberapa pekerjaan yang tidak terlalu penting.
Dapat memilih pekerjaan yang lebih penting merupakan salah satu cara Anda bekerja cerdas. Bekerja cerdas adalah tentang menentukan keputusan yang tepat, baik itu mengambil langkah ataupun pilihan yang benar untuk Anda lakukan.
Bekerja keras tentu akan memberikan hasil. Namun bukankah akan lebih baik jika Anda bisa bekerja keras dan bekerja cerdas dalam waktu bersamaan? Sehingga bukan hal yang tidak mungkin untuk Anda mendapatkan hasil terbaik dari pekerjaan yang Anda lakukan.
Bekerja keras dan bekerja cerdas merupakan hal yang bisa Anda lakukan bersamaan. Hal tersebut bukan soal berapa banyak waktu yang Anda habiskan tapi bagaimana Anda menghabiskan waktu Anda dengan lebih bijaksana dan bagaimana Anda bisa memaksimalkan hasil kerja Anda dengan waktu yang lebih singkat.
Misalnya, Anda bisa mencari tahu bagaimana Anda bisa bekerja cukup cerdas dengan memanfaatkan waktu kerja di awal hari. Manusia modern, tidak lagi menghitung berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk bekerja tapi berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk tidak melakukan pekerjaan dan melakukan hal-hal yang bermanfaat di waktu luang Anda.
Mulai mencoba untuk mendelegasikan beberapa tugas yang tidak terlalu penting bisa menjadi permulaan bagaimana Anda bisa meningkatkan hasil kerja Anda dengan lebih maksimal. Anda bisa memulainya dengan meminta bantuan kepada asisten pribadi dari YesBoss dan biarkan asisten pribadi Anda yang mengurus semua hal yang Anda butuhkan.
The post Bekerja Keras Versus Bekerja Cerdas appeared first on YesBoss Blog -.