Noah’s Ark
This is how precise God's made Noah's ark. If about an ark he made it that precise and detail, how much about our live. Nowadays i've been very burn out. Rasanya kesal dan usahaku banyak gagalnya. Rasa-rasanya semua yang kulakukan gagal, dan hidupku biasa saja, lempeng, flat, and all.
Hatiku bahkan sampai nyeplos bilang, "Tuhan bisa saja berbuat jahat ke aku, "
Oh how pitiful. I'm so desperate sama hidupku sendiri.
Tapi, kalau ditantang, "Yaudah hidup aja tanpa Tuhan. Lepas lepas sekalian dari Dia, "
Rasanya juga gak berani. Ya mana mungkin berani, selama ini aku hidup dalm kasih karunia aja lho.
Akhirnya, seperti firman Tuhan bilang, kasilihah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu.
Kalau hatimu tidak cinta Tuhan, ya biasakan, katanya cinta kebiasaan.
Kalau jiwamu tidak cinta Tuhan, ya usahakan, bukankah kita bertanggung jawab kasih makan jiwa kita!
Kalau akal budimu tidak cinta Tuhan, ya disiplinkan, bukankah pola pikir kita dibentuk oleh kita sendiri!
And here's simple practical things i try to do:
Kurang-kurangin dengerin musik yang bukan rohani. Music feed your soul, dude. Dengerin musik aja udah seneng banget, gimana kalo ditambah Roh Kudus, makin powerful bukan.
Dengerin khotbah. Iman timbul dari pendengaran, pendengaran akan Firman Tuhan.
Baca Firman, siapin buku catatan. Catat apa yang kita dapet. Simpelnya, pelajari firman Tuhan. Ini buat kasih makan pikiran, sih. Akal budi kita perlu ditransformasi nih, dari apa yang duniawi ke rohani. Caranya, ya dengan kasih makan akal budi kita pake Firman. Supaya persepsi kita tu dibaharui oleh perkataan Allah.
Berdoa. Paksakan. Roh penurut, tapi daging lemah. Ambil waktu untuk berdoa.. Meski sebentar. Paksa badan kita untuk nurut, karena tubuh kita hrus taat sama kita.










