Menjadi dewasa, adalah tentang tidak terjebaknya diri dari biasnya pemaknaan 'nyenengin diri'
Today's Document
Mike Driver
official daine visual archive
he wasn't even looking at me and he found me
will byers stan first human second
hello vonnie

Andulka
ojovivo
Noah Kahan
taylor price

titsay
we're not kids anymore.

if i look back, i am lost

No title available
No title available

No title available
$LAYYYTER
Three Goblin Art
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

shark vs the universe

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Taiwan

seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Türkiye

seen from United States

seen from United States

seen from Sweden

seen from Singapore

seen from United States
seen from United States
seen from Germany

seen from United States

seen from Canada

seen from Sweden

seen from United States
seen from United States

seen from United States
@zadhtoro
Menjadi dewasa, adalah tentang tidak terjebaknya diri dari biasnya pemaknaan 'nyenengin diri'
Embrace the yearning between cool morning dew 🌿
Really, these days are not like the days of the last year. Though heavy, let us embrace this yearning with grace, with all hope for the earth that is soon healed. Spirits improve, for myself, for yourself, and for our earth!
—
Sungguh, hari-hari ini tidak seperti hari-hari di tahun lalu. Meskipun berat, mari kita peluk segala kerinduan ini dengan penuh keikhlasan, dengan segenap harapan untuk bumi yang semoga segera pulih. Semangat membaik, untuk diriku, untuk dirimu, dan untuk bumi kita!
Jadikan pagi ini tetap berwarna, sebab kita yang benar-benar memulainya dengan sebaik-baiknya karena-Nya.
Get well soon, Earth! For me, for everyone :")
Taqabballahu Minna wa Minkum🙏🏻
Sejuknya embun — Day two of eid, 09.00 | 26 Mei 2020
FIGHTING!
Dik, mulailah belajar, tentang menghadapi keadaan dan menerima kenyataan.
Karena sungguh, hal itu tidak akan pernah bisa terjadi, bila tanpa kita pahami.
Radhiya Tara
Yes, You Can Do It!
Ya, kamu bisa melakukannya!
Sayang sungguh sayang. Meremehkan ternyata juga jadi urusan pada amalan yang kita kerjakan.
Bahkan, bisa-bisanya kita remehkan doa-doa yang selama ini kita panjatkan.
Heran. Padahal Yang Maha Mendengarkan tak akan pernah luput walau hanya sejumput. Malu harusnya kita. Bercuap-cuap harap tapi tak menaruh percaya selepas bersedekap.
Tapi, semoga asa tetap kita rawat untuk selalu ada. Karena untuk berjuang menggapai rahmatNya tidak boleh ada berputus asa.
Besok-besok, sebaiknya kita jangan perhitungan dengan peluang ibadah dan kebaikan. Sekalipun dari sebagian belum mampu untuk dikerjakan, berdoalah semoga nanti Allah memampukan.
Karena kita gak tau, sepulang ke negeri akhirat nanti, apakah amalan kita kan berterbangan bagai debu? Jangan-jangan amalan yang Allah terima adalah amal kecil yang tak kita anggap bernilai selama ini.
Jadi, jangan pernah pula meremehkan kebaikan. Karena kebaikan tidak pernah berteman dengan kerugian. Ia tetap dihitung walau kita tidak pernah menghitung.
Dan kebaikan tentu akan menjadi bekal, dalam perjalanan kita menuju hidup yang mengekal.
Setiap kita yang waras sejatinya tengah mengumpulkan keping demi keping keberanian demi menyongsong segala yang ada di hadapan, berdirilah dan jadilah bagian dari barisan orang² yang mau saling support, sebab tuk bisa kukuh mengumpulkan keberanian, melawan keraguan bukanlah hal yang mudah
Dua Kemungkinan
Saat kita memutuskan untuk berjuang, ada dua kemungkinan yang akan terjadi. Dan keduanya baik, meski tak selalu menyenangkan.
Kemungkinan pertama, kita meraih keberhasilan. Kemungkinan kedua, kita mendapat pelajaran.
Tak pernah ada upaya yang sia-sia—kecuali kita tak belajar dari kegagalan.