Allah itu melihat pada setiap usaha hambaNya, Manakala manusia hanya melihat pada hasilnya. Itulah beza antara mulianya Allah dan fakirnya manusia.
Fai_Ryy
almost home
occasionally subtle
Today's Document
Sweet Seals For You, Always
noise dept.
Monterey Bay Aquarium
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

No title available

shark vs the universe

Andulka
Cosmic Funnies

pixel skylines
DEAR READER

Product Placement

PR's Tumblrdome
trying on a metaphor
wallacepolsom
No title available
Show & Tell
seen from United States
seen from Bosnia & Herzegovina
seen from Lithuania
seen from India

seen from Netherlands
seen from United States

seen from Bangladesh
seen from Bangladesh
seen from United States
seen from India
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@zirahnad
Allah itu melihat pada setiap usaha hambaNya, Manakala manusia hanya melihat pada hasilnya. Itulah beza antara mulianya Allah dan fakirnya manusia.
Aku yakin yang menenangkan dan membahagiakan setiap hati itu hanya Allah. Hanya Allah. Jika manusia itu boleh menenangkan dan membahagiakan, Tidak akan ada pasangan kekasih yang sering bergaduh, Tidak akan ada pasangan suami isteri yang bercerai berai, Tidak akan ada keluarga yang berantakan.
terlalu ramai yang membaiki diri agar dicintai manusia, namun sedikit yang membaiki diri agar dicintai Allah.
(via sederhana—–indah)
There are no sad endings for those who trust Allah.
(via islamicrays)
اللهم لا تُعلق قلبي الضَّعيف بِما ليسَ لِي. Oh God, don’t let my weak heart get attached with what’s not mine
Ameen. آمين (via m7madsmiry)
Bayangkan suatu hari, sedang kita sibuk membuat assignment ataupun sibuk dgn kerja2 dunia yg kena submit esok harinya. Dan tibanya masanya waktu solat, kita solat sekadarnya shj, baca al-fatihah selaju yg mungkin. Doa iftitah pun baca tak baca. Kepala asyik fikirkan kerja. Hati tak khusyuk. Asyik ingat masalah dunia. Dan selepas kita solat tu, kita zikir pun tak sempat, al-quran pun tak dpt baca satu muka surat. Kita terus tinggalkan sejadah dan cepat siapkan kerja dunia kita tadi. Tiba2 nyawa kita ditarik. Agak - agaknya masa tu kita akan sedih dan menyesal sebab apa? Adakah sedih sebab tak dpt hantar assignment/kerja atau sedih sbb solat terakhir kita hanya solat yang ala kadar? Bukan kata dunia ini tak penting. Dunia akhirat kena seimbang. Cuma kita lupa, yg memudahkan semua urusan itu Allah, yang memberi kita idea dan kekuatan semasa kita buat assignment/kerja itu Allah, kita lupa Dia yg kita hadap semasa kita solat ala kadar itu adalah Allah yg memberi, membuat, merancang semua yg kita lakukan. Kita lupa. Sebab terlalu fikirkan dunia. Allah tak minta harta, makanan atau hal2 dunia utk diberikan padaNya. Dia cuma inginkan kita memberi-Nya sedikit masa, hati, fikiran kita supaya sentiasa ingat, taat, cinta pada-Nya. InsyaAllah tak susah bila kita letakkan dunia ini hanya ditangan, bukan dihati. Yang mana bila kita kehilangannya, rasa sakitnya hny sekejap berbanding sesuatu yg kita simpan dihati. Tapi ia akan menjadi susah bila kita letakkan dunia ini dihati dan Allah, kita hanya letakkan-Nya ditangan. Wallahu'alam #muhasabahdiri #notetoself #selfreminder
relationship status: inshallah
Doa tidak selalu mampu mengubah keadaan. Tapi dengan berdoa mampu mengubah cara pandang kita.
Doa tidak selalu mampu mengembalikan mereka yang kita cintai. Tapi dengan berdoa mampu memberikan kebahagiaan bagi mereka.
Doa tidak selalu mampu memperbaiki hati yang hancur. Tapi dengan berdoa mampu mengubahnya menjadi sumber kekuatan & semangat.
Doa tidak selalu mampu mengubah penyesalan masa lalu. Tapi dengan berdoa mampu mengubahnya menjadi harapan.
Doa tidak selalu mampu memenuhi keperluan & keinginan kita. Tapi dengan berdoa mampu memberi jalan untuk kita mencapai keinginan dan keperluan.
Doa tidak selalu akan memberi jawapan. Tapi dengan berdoa mampu untuk menguji kesabaran dan Usaha kita.
Doa tidak mampu mengulang waktu. Tapi dengan berdoa akan mampu membuat kesempatan datang kembali.
Doa lah apa saja asalkan kita tidak lupa untuk taat kepada perintah Allah. Doa lah apa saja walau ia terlihat mustahil namun yakinkan hati ketika berdoa bahawa Allah jua Yang Maha Memungkinkan Kemustahilan.
Semoga Allah memelihara kita dalam mencari keredhaanNya. Wallahhu Ta'ala A'lam.
#thedaiegraphy #abuhanifah #doa #prayforummah #pray
when you suddenly miss a lot of things, make a du'a.
(via sederhana—–indah)
I miss when I dont have to think hard like now. Everything seems so clear, that i cannot accept the truths.
(via meandmyself-o)
Don’t be afraid of the opinions of men, those are just human beings. Do what is right with Allah (swt).
Imam al-Hussain ibn Ali (a.s.)
From a lecture by Ustadh Ali Ataei entitled “Love with the Family of the Prophet (sawa)”
(via za3tarwzet)
lautanrindu
Laut. Hidup ini penuh pancaroba.
One Hundred Ways to Say ‘I Love You’
“Pull over. Let me drive for awhile.”
“It reminded me of you.”
“No, no, it’s my treat.”
“Come here. Let me fix it.”
“I’ll walk you home.”
“Have a good day at work.”
“I dreamt about you last night.”
“Take my seat.”
“I saved a piece for you.”
“I’m sorry for your loss.”
“You can have half.”
“Take my jacket, it’s cold outside.”
“Sorry I’m late.”
“Can I have this dance?”
“I made your favourite.”
“It’s okay. I couldn’t sleep anyway.”
“Watch your step.”
“Here, drink this. You’ll feel better.”
“Can I hold your hand?”
“You can borrow mine.”
“You might like this.”
“It’s not heavy. I’m stronger than I look.”
“I’ll wait.”
“Just because.”
“Look both ways.”
“I’m sorry. I didn’t mean to.”
“Try some.”
“Drive safely.”
“Well, what do you want to do?”
“One more chapter.”
“Don’t worry about me.”
“It looks good on you.”
“Close your eyes and hold out your hands.”
“That’s okay, I bought two.”
“After you.”
“We’ll figure it out.”
“Can I kiss you?”
“I like your laugh.”
“Don’t cry.”
“I made this for you.”
“Go back to sleep.”
“Is this okay?”
“I picked these for you.”
“I’ll drive you to the hospital.”
“What do you want to watch?”
“You can go first.”
“Did you get my letter?”
“I’ll do it for you.”
“Call me when you get home.”
“I think you’re beautiful.”
“Are you sure?”
“Have fun.”
“Sit down, I’ll get it.”
“I made reservations.”
“I don’t mind.”
“It brings out your eyes.”
“There is enough room for both of us.”
“You don’t have to say anything.”
“Wow.”
“Happy birthday.”
“I’ll pick it up after work.”
“It can wait until tomorrow.”
“Cross my heart and hope to die.”
“It’s two sugars, right?”
“I’ll help you study.”
“Stay over.”
“I did the dishes.”
“You didn’t have to ask.”
“I bought you a ticket.”
“You’re warm.”
“No reason.”
“I’ll meet you halfway.”
“Take mine.”
“We can share.”
“I was just thinking about you.”
“I want you to have this.”
“Call me if you need anything.”
“Do you want to come too?”
“I’ll still be here when you’re ready.”
“Is your seatbelt on?”
“Sweet dreams.”
“I was in the neighbourhood.”
“Stay there. I’m coming to get you.”
“The key is under the mat.”
“It doesn’t bother me.”
“You’re important too.”
“I saved you a seat.”
“I’ll see you later.”
“I noticed.”
“You can tell me anything.”
“I hope you like it.”
“I want you to be happy.”
“I believe in you.”
“You can do it.”
“Good luck.”
“I brought you an umbrella.”
“I’ll pick you up at the airport.”
“Take a deep breath.”
“Be careful.”
And…
“I love you.”
What you see in other people is a reflection of yourself. A person of goodness sees goodness in others and a person of evil sees evil in others.
Omar Suleiman (via simplyhasanah)
And if God has willed you to be mine, you’ll find it in your heart to be mine.
Arsalan // find me (via 72chambers)
Being both soft and strong is a combination very few have mastered.
Yasmin Mogahed (via murmurrs)