[…]
24 Juni 2021
Taking dad to his hometown, for that is where he wanted to be💔
Al-Fatihah 😇

Product Placement
todays bird
Acquired Stardust
No title available
dirt enthusiast

Love Begins
Game of Thrones Daily

shark vs the universe
h

⁂
YOU ARE THE REASON
trying on a metaphor
TVSTRANGERTHINGS
ojovivo

roma★
Monterey Bay Aquarium
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
No title available
I'd rather be in outer space 🛸
d e v o n
seen from Italy

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from New Zealand
seen from United States
seen from United States

seen from Singapore
seen from Germany
seen from Malaysia
seen from United Kingdom
seen from India
seen from Greece
seen from United Kingdom

seen from Singapore
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Finland
seen from Malaysia
@adewindyh
[…]
24 Juni 2021
Taking dad to his hometown, for that is where he wanted to be💔
Al-Fatihah 😇
Fokuskan satu satu, karena yang penting tujuan terdekat harus dicapai dulu.
2014.
Well said, legend.
Janji terdiri dari kata. Sampai pada saatnya janji hanyalah janji dan kata hanyalah kata. Seraya bertanya waktunya janji menjadi peristiwa.
Peduliku keterlaluan, itulah sebab mengapa aku begitu terluka sedangkan kamu bisa bertingkah seperti tak terjadi apa apa.
Mungkin dia adalah pagi. Karena kepadanya rinduku senantiasa mengembun dan mengembun lagi. Mungkin juga dia rumah. Sebab kemana aku melangkah, kepadanyalah aku berpulang arah. Atau barangkali dia adalah puisi. Tempat aku menari dan melukiskan imajinasi hati. Yang pasti saat ini dia adalah sebelah jiwa. Tanpanya mungkin aku akan baik-baik saja, tapi perlahan menghampa. March 29, 2016.
[T A N P A N A M A]
Aku mencintaimu. Hingga tiba saatnya aku harus berhenti. Pergi. Sakit hati bukan tujuanku. Silahkan mencintai pacarmu sebanyak mungkin, tapi jangan bangun hidupmu diatasnya. Itu landasan yang tidak stabil. Percayalah, kamu akan menjadi pacar yang lebih baik jika kamu tidak terpusat padanya. Kemandirian itu lebih menarik ketimbang ketergantungan. Lagipula, memusatkan hidupmu pada oranglain bukan menunjukan kamu mengasihinya, melainkan tergantung kepadanya. Ironisnya, semakin kamu memusatkan hidupmu pada seseorang, semakin kamu tidak menarik lagi bagi orang itu. Kamu adalah jendela melalui mana kamu melihat dunia. Ubahlah paradigma mu, atau kacamata yang kamu pakai untuk melihat dunia. Ganti lensanya, maka segalanya pun akan berubah. "Kalau siapa saya tergantung pada apa yang saya punya, dan apa yang saya punya sudah hilang, lalu saya ini siapa?"
Jodoh Nggak Akan Ke Mana-mana. Atur dan ‘Miliki’ Dia Sekadarnya Saja
Menjalin sebuah hubungan apalagi hubungan yang dewasa dan serius memang tak semudah yang dibayangkan. Banyak problematika yang pasti ditemui, termasuk sikap posesif dari salah satu pihak. Memang, posesif selama ini diyakini sebagai bukti atau tanda sayang kepada pasangan.
Namun, tak sedikit dari pasangan-pasangan ini justru menyalahgunakan sikap posesif yang seharusnya berdampak positif ini, menjadi posesif yang membelenggu dan sangat mengganggu. Mengekang dan menguntit berlebihan segala aktivitas pasangan, misalnya.
Sudahlah, jika kalian berjodoh, takdir itu takkan lari kemana.
Di sini, akan dibagikan beberapa kriteria posesif yang baik dan berdampak positif bagi hubungan kalian, yang selama ini telah diusahakan dengan susah payah.
• Sadarkah kamu, tak ada pasangan yang mau dikekang dan diatur berlebihan. Biasa saja, namun pasti.
Jika kalian menyadari bahwa hubungan ini telah sampai pada taraf dewasa, seharusnya kalian juga tahu bahwa setiap pasangan memiliki peranan masing-masing termasuk privacy. Meskipun durasi pertemuan kalian sudah tak bisa dibilang sebentar, tak ada salahnya kalian juga memberikan kesempatan bagi pasangan untuk menikmati kehidupan yang seharusnya memang menjadi haknya.
• Mengecek handhpone atau mengetahui password email itu sah-sah saja, jika kalian tahu batasan di mana ia juga punya ruang terlapang untuk dirinya sendiri.
Terus menerus mengekang hanya akan menimbulkan rasa bosan, lama-kelamaan hubungan kalianlah yang dipertaruhkan.
• Dari banyaknya kriteria pasangan, kebanyakan dari mereka adalah sosok yang risih dengan berbagai aturan atau kekangan yang justru sangat mengganggu. Banyaknya larangan ini dan itu, tak jarang membuahkan amarah yang bisa juga berujung pada rasa dendam berlebihan pada pasangannya sendiri.
Bayangkan saja jika tabungan amarah itu terus berangsur-angsur tumbuh menjadi perasaan tak suka hingga mengakhiri hubunganlah yang menjadi solusinya.
Jika posesif berlebihan itu diharuskan, apakah kamu lupa kalau masing-masing tujuan hidup kalian berdua harus segera diwujudkan?
• Ingat, menjadi sepasang kekasih buka berarti kalian memiliki hak penuh atas hidup pasangan. Justru cita-cita dan tujuan hidup yang berbeda itulah sumber kekuatan hubungan kalian untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius dan meyakinkan.
Takdir hidup kalian pun sudah berbeda, yakni menjadi pria dan wanita yang tentunya memiliki peranan masing-masing dalam menjalani hidup. Tak perlu risau berlebihan, buatlah komitmen secara ‘bulat’ mengenai peran tadi, hingga kalian menemukan apa itu artinya saling menghargai.
• Merasa benar-benar memiliki itu memang membahagiakan, tapi apakah kamu tega melangkahi keluarga, sahabat dan lingkungannya demi keegoisan semata.
Kamu harusnya paham betul bahwa pasanganmu itu terlahir dari sebuah keluarga dan terbentuk dari lingkungannya yang lebih dulu ia temui, jauh sebelum bertemu denganmu. Dia juga punya kewajiban untuk menyambangi orang-orang tersayang selain kamu, membahagiakan teman dan lingkungannya dengan caranya sendiri serta memberikan yang terbaik bagi mereka yang telah berjasa sepanjang usianya.
Di sini, keharusan menjadi pasangan yang bijak akan menjadi pekerjaan rumah terberatmu, demi perjalanan hubungan yang masih panjang dan yang diharap-harapkan selama ini.
• Mulai sekarang, junjung tinggilah arti sebuah kepercayaan yang nantinya akan berujung manis pada kesetiaan.
Selain ketertarikan dan kecocokan satu sama lain, saling percaya adalah salah satu hal terpenting dalam menjalin sebuah hubungan. Tak perlu berlebihan untuk meminta pasanganmu terus percaya terhadapmu, cukup tunjukkan bahwa kamu pun mampu menanamkan sikap percaya padanya, pun saat semua orang berkata yang tidak-tidak tentang pasanganmu.
• Jika dia baik dan memang berjodoh denganmu, dengan sendirinya dia juga akan menjadikan kepercayaan sebagai singgasana tertinggi dalam hubungan kalian. Kalau sudah begini, kalian tak perlu repot-repot lagi untuk mengokohkan pondasi kesetiaan. Come on, jangan jadi manusia buta harapan hanya karena tak mampu menanam kepercayaan.
Tenang, saat ini dia belum mati rasa. Dia masih bisa merasakan kehadiranmu tanpa harus kamu gembor-gemborkan sebuah kekangan.
Pasangan yang baik adalah ia yang senantiasa memperlakukan pasangannya layaknya manusia, bukan sebagai sosok lain. Kamu juga pastinya tahu kalau pasanganmu telah dikaruniai mata, telinga dan hati sebagai indera terbaik dalam merasakan kehadiranmu di sisinya. Tanpa kamu berkoar-koar keras pun, dia akan tahu bahwa kamu peduli dan sayang kepadanya dengan cara-cara yang kamu terapkan sebagai sesama manusia.
• Kelak jika dia memang jodohmu, dia juga takkan lari kemana-mana. Terus perjuangkan dia dengan halus, sabar dan penuh perhatian.
Seperti yang kamu tahu, Tuhan itu tak pernah tidur bahkan Ia juga telah menyempatkan diri untuk menggariskan siapa jodohmu kelak. Kamu hanya perlu berusaha mendapatkan sosok yang tepat dan pas untuk mengisi relung hatimu. Kamu sama sekali tak perlu mati-matian mengekang seseorang yang justru akan menjauh dari pandangan jika terus-terusan kamu ‘dekap’ dengan aturan-aturan tak jelas. Aturlah dia sesuai porsimu, kekanglah dia tanpa mendustai takdir jodoh yang telah Tuhan gariskan. Akan lebih baik, jika semua aturan serta kekangan berlebihan tadi digantikan dengan manisnya sebuah kepercayaan.
Whatever you do, people always giving negative comments about you.
Aku bercerita kepada apapun segalanya tentangmu; kepada segelas kopi, kepada sepi... Aku bercerita kepada apapun segalanya tentangmu; Apapun yang menyerupaimu, yang menghangatkan sendiriku, yang menenangkan hati, yang mendekap nyeri, Aku bercerita kepada apapun segalanya tentangmu; tentang tunggu, tentang rindu, tentang hampa, tentang luka, tentang doa yang tak terbaca, tentang takdir yang lupa, tentang kita yang tak jadi ada. Aku bercerita kepada apapun segalanya tentangmu; masih di sini, tetap di sini, harus pergi, tapi tak pernah mati. Aku bercerita kepada apapun segalanya tentangmu; kepada apapun, segalanya tentangmu, tentangmu...
Sunday Morning⛅️ Semur Daging vs Semur Jengkol • • • Gak masalah beda selera makanan, yg penting perasaan kita sama. yailee. @juztiaaan #onyeantijengkol #semurjengkol #semurdaging
JUARA KEDUA
Berapa banyak lagi cemburu, berapa banyak bual? Terhanyut menepis realita, kau bukanlah milikku Aku pilihan, kaulah jawaban, jelaskan arti adil Tolong menetap utuh karena aku letih berbagi Mampukah kekasihmu setangguh aku? Menunggu tapi tak ditunggu, bertahan tapi tak ditahan Sampai kapan kau mau begini? Menjalani kisah rahasia Tak sadarkah di balik senyuman, sungguh aku terluka? Jika kau tidak bisa pastikan, sudahlah aku mengalah saja Kau adalah pemenang walaupun aku juara kedua Pada sebuah titik bifurkasi, sudikah kau mengerti? Aku ingin cuma ada kita tanpa dustai dia Aku memberimu yang terbaik mengapa dia mendapatkan apa yang terbaik darimu? Fiersa Besari
Ketika Tuhan telah menentukan saat yang tepat bagi seseorang dengan jodohnya, semua jalan seolah dibukakan dan diiringi dengan segala kemudahan. Aku takkan mengejar seseorang lagi ketika dia pergi, bukan karena dia tak penting, aku hanya percaya jika dia menginginkan aku ada di hidupnya, dia akan tetap tinggal. Percaya dan berserah akan semua skenario Tuhan. Ya, hal itu yang seharusnya selalu dilakukan.
Rasa sakit yang terburuk adalah ketika seseorang yang membuat mu merasa begitu istimewa kemarin. Dan membuat mu merasa begitu tidak diinginkan hari ini.
FENOMENA AWAM RELIJIUS DI NEGERIKU 1. Kemarin saya melihat postingan seorang muslimah di fb yang mengupload foto seorang wanita berjilbab mengenakan kalung salib. Setelah dia tanya ternyata wanita tersebut seorang Nasrani. Lalu si muslimah pengupload tersebut menyebutnya sebagai "penistaan terhadap islam." 2. Dulu juga ramai bersliweran di media sosial postingan beberapa wanita dan anak-anak Nasrani Orthodoks yang sedang beribadah mengenakan jilbab/kerudung, lalu mereka tulis "Berhati-hatilah telah muncul agama baru yang meniru-niru islam" 3. Bahkan yang terbaru kemarin, hanya karena Agnesmo memakai kostum panggung seksi dengan tulisan arab المتّحدة lalu sebagian muslim heboh menyebutnya sebagai penistaan terhadap islam, padahal tulisan tersebut hanya bermakna persatuan. Sebegitu 'mengerikan'-nya kah potret kejumudan umat islam di negeri ini? Saya sebagai muslim justru merasa sangat aneh jika melihat simbol-simbol seperti jilbab dan huruf arab diidentikkan hanya dengan agama islam saja. Pada zaman jahiliyah sebelum Rasulullah lahir, bahasa arab itu merupakan bahasa sehari-hari bangsa jahiliyah tersebut. Bahkan mereka menjadikan syair-syair arab sebagai ukuran intelektualitas. Kaum Kristiani di Mesir, Suriah, Palestina dan Iraq setiap hari menyanyikan lagu rohani mereka memuji Yesus dan Bunda Maria pun dengan berbahasa arab. Bahkan jauh sebelum datangnya Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW, para wanita Nasrani Orthodoks sudah mengenakan kain penutup rambut setiap beribadah. Bahkan para Biarawati pun mengenakannya sehari-hari. Lalu apa itu penistaan terhadap islam? Hellooow.. Banyak saudara kita disini yang cakrawala beragamanya masih sangat sempit. Mereka tidak sadar bahwa apa yang dijalankan agamamu belum tentu milik agamamu sendiri. Bisa jadi simbol-simbol agama yang kau sebut syar'i itu juga merupakan simbol-simbol agama samawi lainnya. Inilah fenomena awam religius di negeri kita. Dan sayangnya jumlah mereka sangat banyak di negeri ini. Kaum relijius dangkal dan sempit yang memahami agama hanya dari kulit dan simbol-simbol. Dan orang-orang seperti inilah sasaran potensial cuci otak intoleransi dan takfirisme. Kaum ini akan 'terhipnotis' begitu melihat para ustadz bersorban, bergamis dan berjenggot lalu mengikutinya tanpa kritis. Mendengar ustadz-ustadz dari kalangan intoleran yang pandai mengutip teks agama dan sepenggal kalimat berbahasa Arab, awam relijius ini akan tunduk rebah menelan semua ujaran kebenciannya. Apalagi mendengar buaian surga dan janji 72 bidadari, para awam relijius ini pun akan rela mati menjemput 'jihad' dimanapun mereka diarahkan untuk 'berjihad'. Proses pencarian agama mereka terhenti di ranah kulit. Dan tidak aneh orang-orang ini sangat menggandrungi para selebritis mendadak ustadz dan para muallaf mendadak ustadz (ahh you know lah siapa). Dalam kitab Al Wala' wal Bara' disampaikan sebuah kalimat singkat, "Waspadalah terhadap para ahli ibadah yang bodoh", mereka sungguh bersemangat dalam ghiroh agama. Namun sayangnya karena tanpa dibekali kecerdasan dan daya kritis, mereka justru menjadi duri dalam islam yang hakikatnya ajaran yang 'Hanifiyyatus Samhah' >> semangat mencari kebenaran dengan lapang dada & toleran tanpa fanatisme sempit. Entah apa yang ada dalam mindset islam para manusia simbol ini. Di satu sisi, mereka merasa dihinakan jika simbol-simbol agama mereka dipakai umat agama lain seraya mereka sebut itu "penistaan". Tapi anehnya mereka tidak pernah marah jika simbol agama mereka seperti kalimat Tauhid dipakai untuk berbuat barbar dan terorisme seperti yang dilakukan ISIS (padahal itu jelas-jelas merupakan simbol eksklusif islam). Mereka tidak pernah marah teriakan Takbir digunakan untuk mengebom masjid dan warga sipil. Mereka juga tidak marah simbol-simbol eksklusif islam tersebut digunakan para teroris untuk menyembelih tawanan hidup-hidup seraya dengan bangga menenteng kepala korbannya sembari pamer telunjuk ke atas lambang bertauhid. Dan tidak aneh, golongan muslim jumud seperti ini biasanya yang paling doyan memakan berita dari media-media 'sumbu pendek' berbau 'religius' macam arrahmah dot com, fimadani, islampos, eramuslim, jonru, pkspiyungan dan sejenisnya yang doyan mencitrakan agama ini dengan fanatisme sempit dan intoleransi. Ya, beginilah gambaran awam relijius di negeriku. Indonesia bukan negara Agama, tapi negara Beragama By : Ahmad Zainul Mutaqqin Yap, sedikit ingin berkomentar, akhirnya ada juga yang berani memposting tulisan ini. Pemikiran yang udah sejak lama berputar di otak tapi takut kalau akan menjadi kontroversi kalau diluapkan. Sejujurnya gue rindu dengan keIndonesiaan kita sebagai satu bangsa. Dulu hari Kartini di sekolah gue ada lomba cewek"menggunakan konde. Sekarang? Hanya beberapa yang masih menerapkan hal itu. Nowadays, bukan budaya Indonesia yang kita jaga tapi budaya dari bangsa lain. Bahkan kita menjunjung tinggi Budaya mereka yang menurut gue bukan Indonesia banget. Karena itu gue ga heran kalo budaya kita dicuri negara" lain karena kita dibutakan oleh budaya bangsa lain. I called "arabisasi". Bener apa yang kamu bilang,ada juga masukan untuk kita semua. tapi di sisi lain untuk kedepanya agar tidak ada lagi penyalah gunaan tulisan arab. Jaman sudah modern, jangan sampai kemodernan jaman membuat kita lupa dengan larangan2an tuhan,saya juga seorang muslim. Sangat di sayangkan saja jika tulisan arab di jadikan hiasan di tempat yg tidak sepantasnya. Dan 1 lagi masalah jilbab, bahkan saya bingung dengan jaman sekarang. salah 1 dampak buruk kemajuan jaman, pakaian jilbab tapi yang di bawah ketat. apa pantas kepala surga tubuh neraka? buat apa make jilbab tapi pakaian ketat? buat nutupin ketombe?kutu?atau colak? intinya itu semua tergantung pada diri kita masing masing, terutama wanita. maaf jika ada salah kata, hanya ingin memberi masukan untuk mengajak temen-temen semua agar lebih menggunakan akal pikiran yang sudah dikaruniai oleh Tuhan. Wassalam. #BhinekaTunggalIka bukan #BhinekaTunggalLetsGo #BeSmart #UseYourBrain #SetiapManusiaPunyaHak #HargaiHakYangBerbeda
Ada yang harus dilepaskan untuk tau rasanya lega. Ada yang harus menghilang untuk tau rasanya sesal.