Allah menguji kita agar kita paham, siapa siapa yang akhirnya benar-benar mencintai-Nya.
Barangkali kita seringnya mendefinisikan cinta Allah hanya pada keberuntungan, pada segala sesuatu yang sesuai keinginan kita, pada banyak sekali yang begitu memanjakan kita.
Namun nyatanya, tidak selalu seperti itu. Allaah selalu hadir dengan cinta-Nya. Tidak selalu dalam bahagia. Namun bisa jadi ada dalam tangis yang rasanya tak sanggup lagi kita bendung, atas ujian-ujian yang begitu menyesakkan dada.
Jika bukan karena cinta-Nya, mana mungkin kita dibiarkan berjalan sejauh ini untuk mengambil hikmah baik yang Allah sampaikan dari pembelajaran yang berulang kali kita alami.
Atas sedih ini maka bersabarlah, Allah bersama kita. Surga menantimu :) - ucapnya kala itu.
























