A NEW JOURNEY
It took a while to revert back to this dusty blog. Almost 2 or maybe 3 years to not touch a letter, enact the word nor complete a sentence. I have so much to convey. And here I am, coming back to start again. The new journey is begin.

Discoholic 🪩
Peter Solarz
One Nice Bug Per Day
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
NASA

pixel skylines
Noah Kahan
hello vonnie
h
wallacepolsom

blake kathryn
Lint Roller? I Barely Know Her
tumblr dot com

★
d e v o n
untitled
art blog(derogatory)

#extradirty

oozey mess

No title available

seen from Italy
seen from Brazil

seen from India
seen from Argentina

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Colombia
seen from Greece
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Japan

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@afrianisimanjuntak
A NEW JOURNEY
It took a while to revert back to this dusty blog. Almost 2 or maybe 3 years to not touch a letter, enact the word nor complete a sentence. I have so much to convey. And here I am, coming back to start again. The new journey is begin.
AHOK
Agak HOki sediKit... Agak menoHOK... Agak HOt Kog... Abis Hantam Oknum Korup... Abis Hajar Orang "Kotor''... Akan Hantar Orang Kurang mampu... Begitulah AHOK! semua kebakaran jenggot. Semua mulai mencari kesalahan. Saya bukan sahabat AHOK, tapi saya mendukung ahok. Komitmennya yang kuat untuk mengangkat DKI menjadi lebih baik dan siap menghadapi MEA seharusnya diacungi jempol kaki dan tangan.
Ahok gak cukup hanya menjadi headline news. Harusnya dia menjadi pria berdarah tionghoa kristen yang mencatat sejarah. Semenjak AHOK naik dan bersama-sama jajarannya (walaupun kebanyakan sudah didepak karena terbukti korup) mampu membuat DKI tahun ini tidak mengeluh kebanjiran dimana SEHARUSNYA banjir tahunan DKI itu datang, loh kog malah tidak ada ya? (demikian doa pihak-pihak yang mengharapkan musibah untuk mempersalahkan masa jabatan AHOK).
Seandainya Ahmad Dhani (cagub DKI yang diusung salah satu parpol tanah air yang meski entah kenapa saya tidak mengerti di mana letak kompetensi beliau) naik menjadi DKI 1, kemungkinan akan memusisikan seluruh warga DKI 1 karena menurut beliau politik adalah seni (demikian tanggapan beliau saat dilakukan wawancara di salah satu media televisi swasta indonesia beberapa waktu lalu) apakah beliau mampu menyelesaikan masalah DKI yang begitu komplikasi? Mari kita jawab di dalam hati masing-masing.
Jika ditarik dari seluruh aspirasi warga Jakarta yang sangat heterogen, mampukah si AGAK HOKI ini membangun Jakarta untuk siap mengahadapi MEA? Mampukah TEMAN AHOK mengangkatnya melalui jalur independen yang dipilihnya semata-mata meminimalisir biaya yang terhitung sangat besar jika parpol mengusung ahok ditambah parpol yang dianggap "belum" bekerja secara jujur karena banyak pihak "kotor" di dalamnya? AHOK terlihat tidak mau menjadi kaum yang harus "membalas jasa" kepada parpol jika dia naik menjadi DKI 1. KALAU!
Walaupun saya bukan sahabat AHOK (karena ktp bekasi), saya tetap yakin pada beliau karena saya bisa melihat progress nyata selama dia menjabat. Ahok mampu menghadirkan terobosan-terobosan baru demi kelayakan warganya dan membuat para "tikus" kepanasan. Si agak monohok ini juga mampu memberikan teguran media yang selalu menyiarkan berita "tidak benar" dan tidak segan membongkar segala ketidakbenaran yang sudah berakar turun-temurun dan terlihat dibiarkan selama ini.
Maju AHOK. Meski dirimu AGAK HOKI SEDIKIT, semoga kejujuranmu membangun individu-individu yang jujur pula sehingga rencana Jakarta bukan hanya impian belaka, namun masyarakat bisa percaya bahwa masih ada orang jujur yang benar-benar mau dan mampu membangun Jakarta!
LUCKY 7 LEONARDO DICAPRIO
Leo was started his career since nineties. Nominee Academy Awards for six times and never won a single nomination at all even “Titanic itself makes everybody cries over and over again. For the first time in his life, He got his first trophy at Academy Awards or well known as Oscar for “The Revenant” best actor beats other fourth nominees include my favorite one Eddie Redmayne (to remind you, he was succeeded acts as Stephen Hawking in “The Theory of Everything (one of my waiting list movies in 2014)”
Revert to my lovely Leo, I can confess that he really acts Hugh Glass as well. I am crying a river when I watched this movie. The other side of me still thinking about the scene when He must killed a wild bear and i got remember and compare to his real life as an environmentalist (yes i do following his instagram by the way - lol). Maybe I was too excessive to judge him, how dare even on a movie he killed that bear? should he portrayed as an animal’s killer? (ohhhh come on Annie, it just a movie after all) but I hope he rejected that role despite a strong emotional bounding from the story line. I felt disconcerting yet exciting and hold my breath during this movie. I rate 8/10 for The Revenant (click here for the trailer)
After waiting for too long, it is never overdue for his first Oscar. He becomes even more popular now - meme are everywhere and everybody just talks and laugh and happy and any other emotional reacts was showing through this moment. Remember Regina? The 7th Indonesian Idol winner. She really trying until her 7th audition and she won. Leonardo also nominee for 6 times and now, at his 7th times in addition - he won. I mean the number “7″ should be consider as a lucky number right?
As he didn’t take any granted for this achievement, then let us take the positive gist from Leo’s stories that every step we make will bring us to another level called experience. Congratulation is a deserve word to Leo eke another stories are waiting for him as we must create our own one - "try” is never enough.
MENIKAHLAH DENGAN KELUARGAKU (JUGA)
Beberapa kasus yang saya dengar dari cerita yang disampaikan oleh teman-teman saya cukup membuat saya menjadi semakin melek dan waspada. Mengingat kembali salah satu kasus yang sempat viral di media sosial bahwa ada seseorang yang menawarkan untuk menggunakan gedung beserta tetek bengeknya senilai Rp50juta (dibandingkan dengan total harga yang harus dibayar oleh dia kurang lebih senilai Rp150juta) memang terbilang cukup murah dan benar-benar nekat untuk menawarkan paket tersebut dalam tenggat waktu yang sangat singkat. Tapi siapa juga kandidat yang mau menikah se-mepet itu ya? Usut punya usut ternyata paket itu ditawarkan oleh pasangan yang batal menikah. Jika ditarik ke belakang, sungguh miris memang dari setiap detail perencanaan yang mereka buat, undangan disebar, paket pernikahan sudah dibayar harus menelan kesedihan dan kekecewaan karena membatalkan pernikahan (walau sesungguhnya tidak ada yang tau persis alasan apa yang menyebabkan pernikahan itu dibatalkan) sehingga menjadi isu hangat pada waktu itu. Kasus lain yang terbilang menurut saya sangat unik juga adalah ketika salah satu keluarga teman saya pun batal menikah. Pasangan dokter ganteng dan pramugari cantik yang berasal dari keluarga berada itu juga membatalkan pernikahan yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat, dan tidak ada yang mengetahui alasannya, tidak ada yang mampu menebak apa yang terjadi. Hanya satu kata - BATAL.
Saya termasuk salah satu wanita yang kritis dalam memilih pasangan. Artinya bukan semata-mata memiliki alasan klasik seperti dia haruslah pria tampan, pria mapan, pria pintar, dan lain sebagainya Hellow siapa gue?. Tapi saya lebih kritis memilih pribadi mana yang kelak akan mampu mempertahankan komitmen untuk bersama menjalani mahligai rumah tangga. Saya berasal dari keluarga suku batak yang terbilang cukup complicated apabila dikaitkan dengan pernikahan adat batak. Pernikahan adat batak merupakan salah satu pernikahan dengan persiapan yang cukup rumit. Pernikahan ini melibatkan keluarga dari kedua belah pihak ditambah dengan jajaran lain dari keluarga masing-masing yang mungkin nantinya akan menjadi rentetan keluarga sangat besar dan hadir pada saat acara pernikahan berlangsung namun sang pengantin tidak mengenal mereka, hanya bisa tersenyum dan bertanya dalam hati “ini siapa?”
Saya memetakan beberapa kasus pernikahan berdasarkan apa yang dialami oleh orang yang saya kenal dan bagaimana behavior atau kondisi psikis mereka setelah melangsungkan pernikahan:
Pernikahan berusia dini (0-365 hari) di mana kategori ini bisa disebut sebagai masa romantisme. Pasangan ini masih mengalami fase bahagia karena akhirnya telah menikah dan memiliki satu sama lain - kita sudah halal. Biasanya pasangan ini cenderung lebih sering share foto kebersamaan, check in place tempat makan malam berdua, tag foto habis masak menu favorite pasangan, dll. Artinya pasangan ini sepenuhnya masih bahagia dan mengucap syukur akan kebersamaan dan memutuskan untuk menikah adalah hal yang tepat. Grateful adalah kata yang cocok untuk mewakili fase ini.
Pernikahan berusia setengah matang (1 tahun - 5 tahun) di mana kategori pasangan ini mulai memasuki fase “i felt something” ditandai dengan mulai munculnya keluhan - keluhan. Pasangan yang belum maupun sudah dikaruniai anak ini masuk pada tahap baru. Adanya sedikit cek-cok karena hal kecil maupun hal yang cukup berat untuk dihadapi. Seringkali pasangan pada fase ini lupa bagaimana rasanya saat melewati pernikahan usia dini mereka yang dulunya kerap lebai mengintepretasikan kebersamaan. Pasangan mulai menunjukkan sifat “asli” dan romantisme mulai berkurang. Sibuk di kantor, tidak mampu menyelesaikan pekerjaan rumah yang menumpuk karena anak semakin rewel, dll. Mengeluh adalah kata yang tepat untuk mewakili fase ini.
Pernikahan berusia matang (5 tahun - 20 tahun) di mana pasangan ini memasuki kategori ada dan tiada. Artinya kadang kebersamaan masih bisa ditoleransi. Kedua pasangan sibuk dengan urusan masing-masing. Masalah bisa saja bertambah atau kadang diabaikan karena sudah terlalu rumit. Si istri sibuk mengurus anak sendiri, si ayah sibuk bekerja (terburuk bisa saja sibuk di luar dengan wanita lain). Pasangan mulai jenuh satu sama lain karena pernikahan hanyalah status di KTP saja. Prioritas utama pada tahap ini adalah membesarkan anak. Keep busy mungkin kata yang pas untuk fase ini.
Pasangan alot (20 tahun - up) di mana pasangan ini menghabiskan waktu karena kebersamaan yang sudah sangat lama dengan kadar cinta yang mulai pudar atau mungkin pudar. Pasangan sudah seperti teman baik, namun romantisme sesekali akan tercipta dan terasa dengan cara yang tidak terduga. Masalah yang terjadi sudah menjadi hal yang lumrah dan mampu dilewati walau tanpa penyelesaian. Afterall we have kids yang sudah siap menikah atau cucu (mungkin).
Keempat tahap di atas tentunya memiliki tingkat permasalahan yang berbeda. Setiap masa transisi akan dilewati dengan cara yang yang sama atau bisa saja berbeda tergantung dari tipe pribadi masing-masing pasangan dan usaha atau cara mereka dalam melewati setiap hari yang berlalu. Untuk itu saya tuliskan beberapa point penting yang mungkin bisa dipertimbangkan sebelum melangsungkan pernikahan (versi saya) sebagai berikut:
Mengenal pasangan. Hal ini tidak dideskripsikan dengan berapa lamanya anda mengenal satu sama lain. Namun mengacu pada seberapa besar anda mengenal pasangan anda. Saya beri contoh 2 kasus berbeda dalam tahap pengenalan. Kasus pertama adalah pasangan pacaran selama 6 tahun, merencanakan pernikahan, menikah, lalu bercerai. Kasus kedua adalah pasangan pacaran selama 4 bulan, menikah, bahagia. Nah, kedua kasus ini jelas sangat jauh berbeda jika dibandingan dari lamanya waktu mengenal pasangan yaitu 6 tahun dibandingkan dengan 4 bulan. Kualitas mengenal pasangan jauh lebih penting dibandingkan kuantitas waktu.
Kesiapan materi dan mental. Sebelum melangsungkan pernikahan, pastikan anda sudah siap dari sisi materi dan mental. Jangan terpaku pada pernikahan yang mewah. Jangan terpaku pada umur yang semakin tua. Jangan terpaku karena ingin memiliki anak yang lucu. Namun aspek terpenting adalah apa yang akan kalian lakukan setelah menikah. Sibuk memikirkan melunasi biaya pernikahan yang ternyata adalah uang pinjaman? Sibuk mengurangi stress karena tinggal serumah dengan mertua? atau sibuk menenangkan diri karena ternyata pasangan tidak seperti yang anda kenal sebelumnya? Itulah mengapa menjadi diri sendiri saat mengenal pasangan akan menjadi faktor yang sangat penting dan akan membantu anda terhindar dari hal yang tidak terduga. Menikah secara sederhana bukanlah dosa, jika anda memiliki dana yang terbatas, redamlah keinginan untuk memiliki impian “royal wedding” anda. Keuntungan setelah menikah sesuai budget anda salah satunya adalah anda tinggal memikirkan persiapan masa depan anak anda tentunya.
Menikah dengan keluarga pasangan. Di dalam sebuah hubungan, kelak anda akan menghadapi banyak karakter berbeda dari keluarga besar. Contohnya ipar, atau suami ipar, atau pamannya, atau keluarga dari pamannya. Semua adalah bagian dari keluarga. Untuk itu mengenal keluarga memang membutuhkan waktu yang lama, atau bahkan mungkin seumur hidup. Bersiaplah menikah dengan mereka. Karena hal yang harus kita sadari adalah hidup bukan hanya berdua. Manusia berbeda pun manusia tidak sempurna.
Menikah adalah hal yang sangat krusial sehingga menemukan pasangan yang memang nantinya diputuskan untuk hidup bersama tidaklah mudah. Menikah bukanlah resepsi. Menikah adalah masa dimana kedua belah pihak akan menjalani hidup bersama-sama dalam waktu yang panjang. Jangan takut jika sampai saat ini anda masuk ke dalam kategori wanita atau pria yang belum menikah, artinya anda masih memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan masa depan anda. Jadikan menikah sebagai hal terindah semasa hidup anda! Setiap kali anda terbentur dengan masalah didalam pernikahan anda, carilah solusi bersama-diskusi, ucapkan syukur dan ingatlah masa-masa di mana dunia adalah milik anda berdua. It may help :)
BECOME AN ENVIRONMENTALIST WITH A FOLDING BAG
Indonesia has been named the world’s second largest producer of rubbish found in the world’s ocean, with the figure standing at 187,2 million tonnes contributed by Indonesia alone after China (source). This issue must be consider for our lack of attention to save our home. As a citizen who live for 8 years in Jakarta, I do appreciate how our government works to provide the landfil to accommodate and process the trash (either coming from personal, household or industry) especially on Ahok’s period as governor.
Why to reduce the plastic consumption is important to us? why it becomes a prominent matter that we have to counting the adverse impact? It needs 80-100 years to unravel meanwhile styrofoam is material that can’t be parsed at all. For us to remains, the plastic and any other similar material that needs time to unravel will affect the environment such as:
With the high amount of plastics will cause harmful substances in the water, damage the aquatic ecosystem - water pollution
When the plastics are burning, it will generate dioxins, a very dangerous gas for human body - air pollution
The accumulated amount of trash in the river will cause the floods and that was happen in Jakarta and other cities in Indonesia for years.
Few days ago, i heard that our government has just decide to launch the trial for paid plastic in 17 big cities in Indonesia, I just chuckle but still optimistic for their effort. It will be not easy to do. I just looked back to the time when i was a little girl, every time my mom going to the traditional market, she always bring her shopping bag, i mean a big shopping bag. She always told me that it would be better to reduce the plastic in our home and only use the plastic for several condition while i thought that it would be simple to put everything in a big plastic and then chuck it after tidy up everything inside. At that time i always asked to my self “what exactly my mom was trying to do? I just don’t get it?”, it was like a formidable thing to do. I hate it. I remember on 2003, at the traditional market in my village Sidamanik, you have to pay Rp500,- each (today it may cost Rp1000,- for a shopping bag). Imagine if today the government only charge Rp200,- ? could it affect the people attention to not using the plastic? it just pennies and nobody will notice.
It is one of my concern to share with other. Why to have a folding bag must be listed as one of your lifestyle? lets sneak a peek to a folding bag.
Folding bag is Eco-friendly, reusable and a simple bag with cargo lots. The bag can be fold into a small piece and put it inside your bag. Besides that, everyone nowadays are need something which easy to carry, easy to place, and simple but helpful. Folding bags are ready with a lot of cute optional as your need. With only single purchase you can use it million times. Imagine how many plastics that you can go easy on in a month?
I admit that Indonesian people are smart for invented the plastic that easily decomposed by soil - another solution for us but we have to realize that we are not superman who can save the world with our superpower. We have to prevent the worse effect from the plastics hoard in the soil or water. We can start it from our self, our family and people around us and decrease our behaviour from using the plastics. Just do the simple thing by carry a small folding bag and use it when you want to buy things.You have to proud at your self if you are not only drink Starbucks as your lifestyle but also having and using the folding bag as your daily need. Unwitting, you become as environmentalist.
A BITE OF PORK TO THE LGBT MATTERS
Honestly I got shocked this morning by read the message that broadcast into one of my whatsapp group. Again and again it was about LGBT (Lesbian, Gay, Bi-sex, Transgender) phenomenal that everybody talking earlier and it is also one of the hottest issues in my country - Indonesia. It came up with different perspective either positive or negative thought and opinion with no solution (I guess). Here’s I quote the things that turns me into a pessimist mad girl: “... the cleric says: “That's why who eating pork is very easy get disease attack - free sex, the child is taken by unidentified, wife hugged and kiss another person but the husband are not angry, cheating origin consensual are common things, among you are easy to legalize the same-sex marriage, it is already like behavior of the prophet Lut is in doom”.
The person who eating pork entered into the person who (maybe) on a situation. Eating pork affected you to the bad habit, and I don’t even get the red strings on that two things - not related at all. For many years my big family consume pork and its other kinds processed but we are still life in peace and we are growing old far away from all those negative things that written above, despite between religion and eating pork matters, I can say that everyone who consume pork absolutely can’t categorized by anyone of us into a person who cause the negative things. The bad things are not come from your food nor your drink, but it comes from your mind.
They said pork is haram because they ate dirt and rubbish containing tapeworm, microbes and other bacteria. Even we can claim that it was no longer exists anymore because pigs bred in modern farms with guaranteed cleanliness, inadequate sterilization processes - then another reason are came out from the cleric by explained that although the pigs are considered sterile, pigs behavior would have an adverse impact on the eater. If i drawn the straight line based on their opinion, it could be like this : eat pork - negative behavior - legalize LGBT. Truthfully i don’t event get any relation between those things. And why nowadays people are trying to connect between religion and worldly?
Last but not least, there’s statement that PIG DNA are similar with HUMAN DNA. Even I can say that yes 90% or more that pigs and primates may actually share a hidden evolutionary relationship (read here). Pig skin tissues and heart valves can be used in medicine because of their compatibility with the human body, but that’s not the reason for someone to trying to conclude that pork consumer more and less are as “dirty” as pig itself. It is a mistake opinion because it only explain about how animal will be the next nonhuman donors and it could be save another life.
However, since it is a crucial res and it should not shares raw to the other before have any facts or supporting fact that strengthen the opinion. Don’t “sale” the religion on a frail information (we should consider the person who can’t distinguish between opinion and fact). It may cause the chaos between one to another. You can’t conclude pork consumers are easily attacked into bad things. I eat pork - doesn’t mean i had a dirty mind. I think clearly and so do i hope yours!
A TIME FOR EVERYTHING
I was born as exactly as who I am right now with a little difference actually I am getting older and sharper, not came from rich family which sometimes make me wonder how it feels like living a life abound with everything that you want to have in a time - a click for your wishes. I have struggling in my life. But it doesn’t matter anymore, I am too mature to rue it all. Too much time to grumble will make you unhappier and wasting your leeway to feels something that you worth to earn.
Look back from few years earlier, it seems like unfair if i said I am not lucky enough to have all these things.- chance. I have brother and sisters, I have nephews, I have my wonderful parent, and I have few of friends that fools around with me. I should grateful for that. Yes, why overbearing covered my mind just for one reason that I knew I can handle. Actually today I felt so desperate and this is not a mistake to have a desperate moment and the situation makes me wanna sit in a silence and think clearly, but suddenly i found these words from my daily pill of God pocket:
“A time for everything (Ecclesiastes 3:1-11)”
and my mood was coming back. This, in my back, lie down opportunity, not an assessment! Even at my age i dream to have something bigger in my life, maybe its time to groove with my ego. Everything that ride through my day must be gone for purpose. I can’t let my ego reign my mind. I have to make a clearance between needs and wants.
To have all those chances must be created as a special person who can share and transmit to another who need the same although you are in a bad situation that makes your smile fade away. When you feel desperate, recall your blessing. A time for everything. A time for a purpose.
WHEN YOU (READY) STOP TO FIND LOVE
At my age, i don’t have idea how much i have been failed on a relationship. I can’t remember and I don’t even care anymore. Like people said the hardest thing on that moment is not to find another guy, but to start it over from zero to zero (again - maybe). Why I think that to talk about love is important? And how love can affected all part of your plans.
When someone fall in love, the body will produce endorphine, the hormone will cause happiness. When happiness is coming, the person will be on his/her productive phase. Smile, laugh, excited and other feeling - you name it. So, the effects exactly that big. And thats the beginning of the opposite - the worse after sometime are waiting on the corner - heart break.
I was 19th when i started to hanging around with boy. I felt like the world was mine. I can’t count correctly, I was broke up about uncountable number with 7 men and yes it succeeded makes me feel nothing anymore, and that is the beginning of “find no love anymore”. Adrenaline+Norepineprine+Cortisol is merged by body into the best concoction that cause some of bad effects which one of them is desperate on things.
I am heading to Bandung, at 08.45 am and I am at 16km while too busy to writing this story (i don’t even know what point i want to mention on this session) and sometimes i peek a boo to my right side where a girl too busy with her mac. Pointless.
Refer to the main idea about love, let see from the other perspective. Few of them who really felt a heart break are the loop who actually success on their career and got married on the treshold age but face it all with mellowness. When they stop to find love, theres the odds for men to meddle thru grown-up things that woman can’t dissent to.
Things that happen when woman are on their concede verge situation of love: • Strive the future • Beativy his/her family • Having unlimited time for friends • Seize few of qualified best friend • Busy with hobbies and so on.
From my pov and concern about heart, it is not even a mistake to cuddle with sadness and sometimes anger and frustration reign your mind. Aside from that, just trying to keep busy with your self. I am on my almost 27 yo have just thru that phase. Afterall, life is still beautiful and colorful with or without someone in your life. When you are at my age, and to find love is now sluggish, then you know what I meant to… Cheers :)
SENYUM ANAK INDONESIA
———————————–
Foto di atas bukanlah foto terbaik yang pernah saya ambil berhubung karena saat ini saya menggunakan HP pinjaman dari saudara sepupu saya yang baik hati. Keterbatasan media jepret tidak membuat saya lantas mengabaikan salah satu momen berharga dalam hidup saya. Foto ini bercerita tentang banyak hal yang tak akan terulang sama untuk kedua kalinya. Mereka adalah adik-adik yang kami cintai. Kelompok anak-anak manis yang beberapa bulan terakhir mengisi kehidupan saya setiap minggunya. Kelompok anak-anak SKM Kolong Tomang adalah salah satu grup yang menghadiri acara panggung boneka bersama Senyum Anak Indonesia. Mereka layak mendapatkan sesuatu yang beda agar wawasan mereka semakin luas.
Hari itu, Minggu 24 Januari 2016 Di Gelanggang Olahraga Tanah Abang pukul 14.00 berlangsung acara panggung boneka bersama Hopps Puppets and friends yang diramaikan oleh adik-adik dari berbagai daerah, kalau diperkirakan sebanyak 600-an anak dan didampingi oleh kakak didik masing-masing.
Berlatar belakang seorang anak perempuan yang ingin menjadi putri tercantik namun memiliki kebiasaan buruk di dalam dirinya cerita ini dikemas dalam bentuk yang sangat menarik. Si anak perempuan yang terbiasa meminjam sesuatu namun merusaknya tanpa meminta maaf, tidak mengucapkan terimakasih, bahkan melupakan orang tua, merupakan kebiasaan buruk yang ada pada usia anak-anak dan remaja yang kadang dianggap wajar terjadi di masa pertumbuhan. Panggung boneka yang ditampilkan dalam keadaan gelap namun cahaya terpancar dari setiap karakter boneka merupakan hal baru dan menarik yang diperoleh oleh mereka bahkan oleh saya. Panggung boneka dikolaborasikan dengan tarian membuat anak-anak semakin exciting menonton dan sesekali terlihat mengedipkan mata seolah tak ingin melewatkan jalan ceritanya. Mereka tersenyum dan bertepuktangan. Panggung boneka Hops Puppet and friends ini menyelipkan pesan moral agar anak-anak bangsa belajar untuk mengucapkan terimakasih, menghargai sesama dan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar terutama kepada orang tua.
Acara tersebut juga sangat menguras keringat setiap peserta yang hadir karena diajak menggerakkan badan dan bernyanyi seraya bersorak membangun semangat. Senyum mereka polos, tawa mereka lepas, gerakan mereka lincah dan terlihat sesekali menghapus keringat yang bercucuran. Aroma nafas dan keringat membajiri GOR tersebut.
Mutiara ini adalah pemberian sederhana dari Yayasan Senyum Anak Indonesia, merupakan hal terindah yang pernah saya dapatkan selama hidup saya. Mutiara yang melambangkan bahwa kakak-kakak pengajar yang sudah rela meluangkan sedikit waktunya untuk berbagi bersama adik-adik yang membutuhkan adalah mutiara bangsa. Setiap ilmu yang dibagi kelak akan menjadi bekal mereka untuk keluar dari zona kemiskinan menuju impian mereka masing-masing.
“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” ~Bung Karno
Kami bertanggungjawab untuk membantu membentuk impian dan nantinya akan menjadi bekal menuju masa depan mereka. Mereka pun yang adalah mutiara bangsa yang mungkin kurang diperhatikan karena beberapa faktor adalah sosok yang layak mendapatkan pendidikan yang setara. Mereka sangat spesial. Saya mungkin belum pantas mendapatkan mutiara ini karena perjuangan saya belum sebesar perjuangan mereka yang telah mengajar anak-anak kolong jembatan belasan tahun lamanya dan disertai dengan air mata perjuangan dan pergumulan. Namun, saya yakin saya mampu memberikan kontribusi untuk bangsa dan negara ini melalui senyuman anak Indonesia - senyuman adik-adik kami ini. Setidaknya kelak mereka bisa merasakan manfaat dari ilmu yang mereka peroleh sekarang dan yang melahirkan optimisme dalam diri mereka untuk memulai sesuatu yang baru dan lebih baik dalam berkarakter.
BERBAGI ILMU KEPADA SIAPA SAJA & DI MANA SAJA
Flashback sekitar setengah tahun yang lalu atau mungkin lebih (saya lupa persisnya kapan) saya mendapat informasi tersebut dari salah seorang teman saya. Salah satu teman baik saya yang dipertemukan oleh Tuhan di ajang kreatifitas anak bangsa melalui CITRAPARIWARA. Pada waktu itu kami bersama-sama menjadi volunteer yang mendampingi juri Citrapariwara (Saya mendampingi juri dari Thailand dan dia dari Korea (Kalau tidak salah - lupa karena sudah 3 tahun yang lalu). Singkat cerita dia menjadi teman baik dan sama2 menjadi budak ahensi seperti saya. Hahaha.
Mengajar - adalah hal yang paling saya gemari walau kenyataannya otak saya juga pas-pasan. Somehow akhirnya saya diperkenalkan untuk berbagi ilmu dengan anak-anak yang menggemaskan. Mereka sangat luar biasa. Anak-anak tersebut harus diisi dengan ilmu dan kreatifitas. Mengutip salah satu quote favorit saya yaitu:
Science alone is not enough, we have to practice it .The intention is not enough, we must do it. (Johann Wolfgang von Goethe)
Berbagi adalah hal yang paling indah. Bahkan ketika kita di dalam kekurangan sekalipun, tidak ada larangan untuk berbagi. Dan segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan. Meski kadang kamu tak mengerti alasannya, tapi apapun yang terjadi akan selalu memberimu sebuah pelajaran. Berbagi dengan adik-adik, mengajar, dan tertawa walau di kolong jembatan adalah salah satu hal luar biasa di dalam hidup saya. Karena saya paham betul bagaimana hidup di dalam kekurangan. Saya paham betul bagaimana rasanya berjuang semi sesuap nasi. Saya merasakan sakitnya dibentak, sakitnya tidak makan, sakitnya berjuang demi segenggam ilmu. Tapi perjuangan itu yang akhirnya mengantarkan saya kepada impian untuk bisa berbagi kepada mereka yang tidak mampu. Harta yang sesungguhnya kita miliki adalah harta yang telah kita bagikan kepada sesama. Melihat mereka tertawa adalah harta. Melihat mereka menerima pendidikan dan ilmu yang layak adalah harta.
Kebiasaan mengajar adik-adik kolong rutin dilakukan pada hari minggu di kolong jembatan tomang. Puji Tuhan tanggal 20 Desember 2015 sebelum tahun 2015 berakhir, mereka bisa diajak untuk makan bersama dan menikmati suasana Mall yang terpampang nyata di depan mata saat belajar namun mungkin diantara mereka masih banyak yang belum pernah ke sana. Semoga kakak-kakak pengajar SKM Kolong Tomang yang mendukung adik-adik diberikan kesehatan, kesempatan dan rejeki agar selalu mampu dan mau berbagi dengan adik-adik tercinta. Dan semua mendoakan semoga adik-adik bisa terbebas dari kemiskinan, mampu berkembang serta menjadi garam dan terang dunia. Amin
Eid al adha (Hari Raya Qurban) is festival of sacrifice in Moslem. Base on Islamic tradition, they must be sacrifice animal (either goats or cows in Indonesia). The meat from the sacrificed animal is preferred to be divided into three parts. The family retains one third of the share; another third is given to relatives, friends and neighbors; and the remaining third is given to the poor and needy. Though the division is purely optional wherein either all the meat may be kept with oneself or may be given away to poor or needy, the preferred method as per sunnah of Muhammad is dividing it in three parts. The regular charitable practices of the Muslim community are demonstrated during Eid al-Adha by concerted efforts to see that no impoverished person is left without an opportunity to partake in the sacrificial meal during these days. Hajj is also performed in Saudi Arabia before Eid ul Adha and millions of Muslims perform Hajj. On the event of Hajj lots of Muslims slaughter animals and divide major part of the meat in the poor people. During Eid al-Adha, distributing meat amongst the people, chanting the Takbir out loud before the Eid prayers on the first day and after prayers throughout the four days of Eid, are considered essential parts of this important Islamic festival. In some countries, families that do not own livestock can make a contribution to a charity that will provide meat to those who are in need. Happy eid al adha 1436 H. #iduladha #potd #mataponsel #kamerahpgw #djakartadalamkamera #idwps
Keseruan bareng bucketlist.id dan jakartavenue, Minggu 20 Sept 2015. Paragliding, bikin pizza dan bikin komik.
SET YOUR BUCKET LIST NOW!
Pernahkah kamu bermimpi dan kemudian semua mimpi kamu menjadi kenyataan? Ya, bucketlist.id dan jakartavenue.com hadir bak ibu peri yang telah mengabulkan 3 permintaan sekaligus. Berawal dari coba-coba ikut kontes di instagram, saya (yang belum pernah memenangkan hadiah kontes) dan partner in crime saya rikkisi menjadi salah dua pemenang yang mendapatkan kesempatan yang mungkin adalah kesempatan sekali dalam seumur hidup untuk menikmati paragliding, belajar bikin pizza dan belajar bikin komik. Dua kata untuk kesempatan ini adalah Unbelievable dan Exciting.
Tanpa diduga ternyata salah satu pemenang kontes tersebut (ada 2 orang pemenang yang berhak membawa 1 orang teman dari masing-masing pemenang, sehingga total peserta ada 4 orang pada saat itu) adalah teman saya Indah Jelita dengan temannya Ladrina. Wow, suatu kebetulan yang luar biasa bukan? dan ini menjadi awal yang baik untuk memulai hari ini. Tepat pada hari minggu tanggal 20 September 2015, jam 08.00 am seluruh kru dan peserta berangkat menuju puncak Bogor – Indonesia. Berangkat menggunakan 3 mobil, dengan kurang lebih 2 jam perjalanan akhirnya sampai juga di puncak paragliding. Sembari melihat para pengunjung yang sudah mulai beterbangan di atas sana, saya semakin exciting tak sabar menunggu giliran untuk menghempaskan wajah di atas sana. Degdeg’an dan penasaran menjadi sepaket komplit.
“Mba, nanti jalan tiga langkah, habis itu lari ya… jangan duduk apalagi tidur” teriak sang pemandu dan diamini oleh instruktur paragliding yang membuat saya semakin degdeg’an berasa lagi jatuh cinta. Dan… wohooooooo “this is my bucketlist” teriakku kencang sambil melihat ke arah bawah dan tersenyum. This is it, i am so small and all the things seems like freezing for a while. 1 menit pertama masih shock karena saya masih mencari keseimbangan dengan menarik nafas dalam-dalam dan mencoba untuk tenang hingga akhirnya saya memberanikan diri untuk take a selfie and record muka yang jelas sekali mirip nenek gayung di atas awan. It was not a dream anymore. Saya ada di sini, terbang di ketinggian 1300 m di atas permukaan mengucap syukur buat nikmat melihat alam nan indah. Kalau mengingat pernyataan mbak A sewaktu register cukup serem sih. “Mbak tenang aja, semua yang ikut paragliding sudah diasuransikan kog”. Entah mengapa saya berharap dia mendingan ngomong “mbak, hati-hati ya nanti jatuh cinta sama instrukturnya”. Hahahaha. Awkward!
Sebelum landing, saya kembali shock, karena tekanan mendadak turun dan instruktur mencoba menghindari pohon. Ihhhh berasa lagi jadi aktris di film holiwut ah. Walaupun sang instruktur mengingatkan saya untuk mengangkat bokong tinggi-tinggi pada saat pendaratan guna menghindari kecelakaan yang sering terjadi, akhirnya pendaratan kami cukup sukses, mulus dan pas. Setelah semua peserta selesai ber-paragliding-ria, kami melipir makan jagung bakar, sekedar menjadi bekal untuk perjalanan menuju Pisa Kafe Mahakam - Jakarta, tempat kedua yang akan kami kunjungi untuk belajar membuat pizza. Selama 3 jam perjalanan saya mengantuk parah (maklum habis nonton Jakarta Jazz Fest dan terbuai oleh pacar khayalan saya Teza Sumendra yang jelas-jelas terlihat sangat “HOT” malam sebelumnya) mengakibatkan saya tertidur dengan posisi yang sangat aneh. Saya rasa mas supir pasti illfeel melihat mulut saya yang kadang menganga selebar karung. Ahhhh yang penting saya bisa tidur - untung saya jelek, jadi gak jaim. Hahaha
Tak terasa jam 17.00 pm kami sampai di Pisa Kafe dan yang kami cari pertama kali adalah toilet + makan. Laper nya udah gak asik banget. Akhirnya nasi goreng seafood yang terhidang lezat kami santap sampai lupa kalau piring tidak boleh dimakan. Hehehe. After a very tired trip, this is it, bikin pizza pun tiba. Hmmm ternyata membuar pizza tidak semudah yang kita lihat, proses pemipihan dough butuh kesabaran dan keahlian khusus. Dengan dibantu oleh Chef Pisa Kafe yang sangat ramah, akhirnya adonan dough yang sudah diolesi dengan saos berbekyu siap dihiasi dengan toping mozarela, tomato, bawang dan daging. Pizza pun siap dibakar selama kurang lebih 5 menit. Panas bara kayu membuat aroma pizza menusuk hidung. Keju yang melted plus renyahnya pinggiran pizza membuat seluruh tim terdiam menikmati potongan demi potongan.
Aktivitas hari ini ditutup dengan belajar bikin komik. 4 orang absurd dengan ide absurd dan menggambar dengan sangat absurd akhirnya menyadari bahwa setiap manusia punya potensi untuk menggambar. Yang dibutuhkan hanyalah kemauan untuk belajar. Cukup puas dengan hasil gambaran komik, kami dipersilahkan membawa pulang komik masing-masing yang sudah dibingkai indah oleh sang komikus. Wah…. tak terasa sudah jam 8 malam. Seharian penuh canda tawa dengan seluruh tim membuat enggan untuk pulang. Namun percayalah, kegiatan hari ini membuat merencanakan another bucketlist untuk kedepannya. Special thanks untuk semua tim yang terlibat dalamnmerealisasikan bucketlist kami kali ini. Kalian semua luar biasa! Next time we will rock the sky and the underwater. Skydive and Scubadive is on my bucketlist!
Bagi yang tertarik dan berencana mewujudkan bucketlist anda, silahkan intip instagram dan website www.bucketlist.co.id dan www.jakartavenue.com ya. Cheers!
SEMARAK GOJEK
Teringat sewaktu temen deket menyarankan untuk menginstal aplikasi GOJEK, dan saya cuman bilang “ahhhhh gak perlu. Sudah terbiasa naik angkot”. Dan begitulah sampe beberapa waktu kemudian entah mengapa saya malah tertarik untuk menginstal aplikasi tersebut. Singkat cerita akhirnya saya resmi menjadi pengguna GOJEK dan menyebarkan kode GOJEK ke temen2 saya. Yang membuat saya cukup terpana adalah, ketika salah satu teman saya menggunakan kode tersebut, otomatis saldo dompet saya juga bertambah. Amazing bukan?
Selama diboncengin oleh driver GOJEK, saya cukup takjub dikarenakan semua driver yang pernah menghantarkan saya ke tujuan adalah mereka yang tertib lalu lintas. Sungguh luar biasa di Jakarta masih menemukan hal seperti ini. Kemudian saya juga mencari-cari informasi mengapa pada akhirnya mereka mau bergabung dengan GOJEK. Driver mulai bercerita, mereka sebagai mitra bisnis GOJEK tetap melamar layaknya karyawan yang lain. Mereka memberikan jaminan dan yang terpenting memiliki motor sendiri dan persyaratan lainnya harus terpenuhi. Nadiem Makarim selaku CEO juga memberikan keuntungan lain yaitu asuransi kepada para driver GOJEK. Wow, saya semakin terpukau.
Pak Agus selaku salah satu driver yang pernah mengantar saya bercerita bagaimana GOJEK sudah sangat membantunya dalam mengatasi masalah ekonomi keluarga. “Mbak, selama ini saya hanya ngojek seputaran tempat tinggal saya dan menunggu bola. Dengan adanya GOJEK, penghasilan saya jauh lebih baik dan kita juga proaktif dalam menjemput bola” curhatnya singkat. Dan dalam hati saya tetap bertanya, lantas bagaimana duit hasil mereka mengojek keliling jakarta didapatkan? Apakah layaknya karyawan dengan penghasilan perbulan? Akhirnya terjawab sudah. Para driver juga memiliki dompet deposit dimana setiap kali menghantarkan penumpang, saldo debit otomatis bertambah. Yang mereka lakukan hanyalah menagihkan total deposit harian mereka kepada GOJEK dan akan di transfer ke rekening mereka.
Saya sangat bangga dengan kemajuan yang cukup signifikan ini. Saya rasa, jika Indonesia memiliki fasilitas yang menyediakan jasa untuk membantu para konsumennya, berada di bawah naungan hukum atau legal adanya dan semakin terstruktur, maka dengan sangat bangga sekali Indonesia akan menuju tahap kemajuan positif pada sektor transportasi dan sangat jelas sekali saya dan penduduk lainnya pun akan sangat mendukung hal tersebut. Bangga Indonesia punya GOJEK.
#gojek #transportasi @gojekindonesia
Intelligence beats the beauty. Wise beats the imperfection and Heart beats everything.
Afriani L Simanjuntak
Do nothing? Get nothing!
Afriani L Simanjuntak
If you always worried about the things, you will never get those chances at another time.
Afriani L Simanjuntak