Tak ada yang pernah mengatakan bahwa bersyukur itu mudah. Bukan hanya sekedar kata alhamdulillah, tetapi bagaimana hati kita benar-benar bisa menerima.
Apalagi dalam keadaan yang sempit, rasanya bersyukur akan menjadi begitu sulit.
Sepertinya dalam mulut mengatakan syukur, tetapi hati masih saja merasa kurang. Sepertinya mulut mengatakan syukur, tetapi pikiran masih saja terisi mengapa begini dan begitu.
Padahal, Allah telah menjanjikan kepada siapa saja yang bersyukur maka akan Ia tambahkan nikmatnya.
Sesungguhnya, semakin mendapatkan sesuatu, orang itu cenderung sulit untuk puas. Apabila telah melewati suatu tantangan, bukan bersyukur tetapi ia akan meminta lebih. Pada dasarnya sifat manusia memang diciptakan untuk tidak mudah puas. Dan semakin sering ia mendapat ujian, semakin sering ia lolos, sebenarnya ia telah naik level, dan semakin naik level itu ujiannya akan semakin berat. Ujian itu bukan hanya sekedar kemiskinan atau kesulitan, tetapi kekayaan dan kemudahan juga menjadi sebuah ujian.
Bersyukurlah yang hari ini mendapat ujian. Pertanda Allah masih menyayangi kita. Bersyukurlah yang hari ini belum mendapatkan apa yang diinginkan. Pertanda Allah ingin melatihmu supaya mudah bersyukur dn bersabar.
Semua butuh waktu.
Allah menciptakan bumi seindah sekarang pun memakan waktu. Karena semua butuh proses, supaya kamu mengetahui tanda-tanda kekuasaan-Nya.
Sementara kamu meminta hidupmu indah dalam sekejap?
Allah akan membuat hidupmu jauh lebih indah, bila kamu membuktikan bahwa kamu mencintai-Nya dan bersyukur atas semua yang telah diberikan kepadamu saat ini.
@shafiranoorlatifah | 12 Februari 2019
Dan pada saatnya kita akan menyadari bahwa mengharapkan kemewahan dunia hanya akan membuat kita kecewa.
Bismillah. Alhamdulillah..


















